Menu
×

Category Archives: Wisata Kuliner

2 months ago Wisata Kuliner

Mencicipi nikmatnya Jogja di Gudeg Sagan

Rasanya belum lengkap jika jalan-jalan di kota Jogja tapi belum merasakan nikmatnya gudeg. Masakan khas Jogja yang dibuat dari nangka muda ini memang menggoda sekali di lidah. Jika Anda sudah memutuskan untuk mencoba masakan khas kota pelajar ini tapi bingung mau makan dimana, Gudeg Sagan bisa jadi pilihan untuk Anda yang tidak hanya ingin menimati gudeg, tapi juga merasakan asiknya suasana Jogja. Berlokasi di Jl. Professor Dr Herman Yohanes No. 53 Yogyakarta, tempat makan ini bangunannya terlihat modern dengan banyak didominasi oleh warna orange.

Untuk Anda yang suka lesehan maupun duduk di kursi tidak jadi masalah, karena gudeg sagan menyediakan tempat duduk baik lesehan maupun menggunakan kursi. Tempat makan ini akan makin ramai di malam hari karena disini semakin malam suasananya akan semakin romantis. Bahkan akan ada live music yang banyak menampilkan lagu-lagu jadul untuk menemani Anda menikmati hidangan yang sedap. Cocok untuk anak muda maupun keluarga yang sedang berkumpul-kumpul.

Gudeg Sagan

Sumber Gambar : Akun Instagram @andres_clariss_audioworks_led

Masakan gudeg yang disajikan disini juga istimewa dan beda dengan gudeg yang lainnya. Ciri khas gudeg disini adalah gudeg basah. Gudeg basah ini disajikan dengan areh (kuah santan kelapa) yang banyak, membuat gudeg menjadi berkuah. Gudeg disini juga anti MSG sehingga rasanya lebih alami. Dengan lauk ayam kampung yang gurih dan krecek yang pedasnya pas sebagai pelengkapnya gudeg sagan disajikan diatas piring yang sudah dilapisi daun pisang. Menu utamanya adalah nasi, gudeg, dan krecek. Lauk tambahannya antara lain tahu, tempe, telur bebek, ayam, rempelo ati, dll. Kalau sedang tidak berselera makan nasi, disini juga disediakan bubur sebagai makanan pengganti nasi. Selain gudeg disini juga menyediakan siomay sebagai salah satu menunya. Perpaduan antara manisnya gudeg dengan gurihnya ayam juga pedasnya krecek selalu benar di lidah

Minuman yang disediakan disini juga beragam, mulai dari yang biasa-biasa saja sampai yang istimewa. Ragam minumannya antara lain es teh, es jeruk, soda gembira, wedhang, saparella, dan masih banyak lagi lainnya. Harga yang harus dibayar untuk seporsi nasi gudeg bisa beragam tergantung lauk apa yang Anda pilih. Harga mulai sekitar Rp 8.000,- hingga Rp 30.000,- an per orang. Untuk minumannya sendiri hanya dipatok sekitar Rp 3.000,- hingga Rp 12.500,-.

Gudeg Sagan

Sumber Gambar : Akun Instagram @afnersyafril

Memang belum 100% rasanya kalau hanya jalan-jalan tanpa mencicipi makanan khas daerah kota pelajar ini. Apa yang indah dimata, nyaman di rasa pastinya juga enak dilidah. Jogja yang dikenal romantis, jogja yang kental budayanya, jogja yang manis dan sedap dicampur dan disajikan dalam satu piring. Gudeg sagan yang komplit rasa didalamnya membuat kita merasakan nikmatnya Jogja dalam 1 porsi yang sedap. Selamat mencicipi gudeg lezat ini!

Artikel Kuliner Sebelumnya :
Nikmatnya Kulineran Elegan di Canting Restaurant Yogyakarta
Nikmati Kelezatan Bakpia Kurnia Sari yang Lumer di Mulut

3 months ago Wisata Kuliner

Nikmati Kelezatan Bakpia Kurnia Sari yang Lumer di Mulut

Kota Yogyakarta kaya akan beragam cerita. Mulai dari masyarakat yang ramah, tata kota yang khas, objek wisata yang menawan, dan tentu saja kekayaan kulinernya yang tak terlupakan. Berkunjung ke kota Yogyakarta, kurang lengkap rasanya jika tidak “berburu” oleh-oleh khasnya. Bakpia Kurnia Sari sangat recommended untuk buah tangan bagi keluarga dan sahabat di kota asal saat Anda kembali dari kota Yogyakarta. Dirintis tahun 1996, bakpia ini semakin dikenal oleh wisatawan hingga saat ini.

Pada awal mula dirintisnya, pemilik Bakpia Kurnia Sari menjajakan bakpianya dengan cara yang sangat sederhana dan dipasarkan ke toko kecil atau pasar. Berkat kegigihannya, akhirnya formula rasa yang lebih lebih khas dan menjual ia temukan. Akhirnya, sejak tahun 2000, merk bakpia ini mulai menjadi merk favorit sebagai oleh-oleh khas kota Yogyakarta. Yang membedakannya dengan merk lain adalah kelembutannya. Dengan kulit yang lebih tipis, bakpia yang satu ini lebih lumer di mulut. Selain itu, yang menjadi nilai tambah untuk merk oleh-oleh yang kian melejit ini adalah tingkat keawetannya, yakni hingga 20 hari setelah dibuat meskipun tidak dalam kondisi tersimpan di lemari es. Hal ini dikarenakan metode pengolahan yang tepat.

Bakpia Kurnia Sari

Sumber Gambar Akun Instagram @andrilengkong

Soal rasa, jangan ditanya. Bakpia Kurnia Sari memiliki banyak varian  rasa yang lezat, yakni rasa durian, greentea, coklat, kacang hijau, keju, kumbu hitam, dan mocachino. Saat ini, varian rasa yang ditawarkan semakin banyak, karena ada beberapa varian rasa baru, yaitu durian susu, tiramisu, dan mete coklat. Untuk meningkatkan kualitas rasa, isian bakpia ini dibuat dari bahan-bahan impor. Sebagai contoh, untuk varian rasa keju, pemilik menggunakan produk keju ternama dan berkualitas, serta telah dikenal di luar negeri. Tidak hanya keju, bahan-bahan lain seperti kumbu hitam dan kacang hijau juga berkualitas.

Untuk membelinya, ada tiga outlet di Yogyakarta, diantaranya dua outlet di Jalan Glagahsari 91 C dan 112 serta satu outlet di Pogung, Ringroad Utara. Outlet-outlet ini buka sejak pukul 9.00 hingga 20.30. Namun, outlet utama tutup pukul 17.30. Jika Anda berminat untuk membeli bakpia premium lezat ini sebagai oleh-oleh, ada dua ukuran kemasan yang bisa Anda pilih. Yaitu kemasan isi 15 atau 20. Harga tiap kemasan memang agak lebih mahal dari merk lainnya, namun masih terjangkau. Pada saat tulisan ini dibuat, varian rasa mete coklat dan durian susu, harganya Rp 59.000 per kemasan isi 15. Untuk varian lain, harganya Rp 47.000 per kemasan isi 15.

Bakpia Kurnia Sari

Sumber Gambar Akun Instagram @ittie_sweet

Karena banyak sekali peminatnya, terkadang customer harus memesan 3 hari sebelum membeli karena bakpia yang dijual di outlet selalu laris diserbu. Tidak jarang banyak customer kecewa karena tidak mendapat bakpia yang sudah mereka idamkan karena kehabisan, padahal sudah jauh-jauh datang ke outlet. Oleh karena itu, pihak manajemen outlet membuka layanan pemesanan via telpon. Tertarik mencoba kelezatan Bakpia Kurnia Sari? Varian rasa apa yang jadi favorit Anda?

Kuliner Rekomendasi Sebelumnya :
Nanamia Pizzeria, Lezatnya Makanan Italia di Yogyakarta
Nikmatnya Kulineran Elegan di Canting Restaurant Yogyakarta

3 months ago Wisata Kuliner

Nikmatnya Kulineran Elegan di Canting Restaurant Yogyakarta

Mencari tempat kuliner yang elegant dan cozy di Yogyakarta sangat tidak sulit. Salah satunya adalah Canting Restaurant, yang bisa Anda temukan di Jalan Jendral Sudirman, Galeria Mall. Berlokasi di Rooftop Galeria Mall, resto ini telah banyak melakukan renovasi sejak pertama kali menggelar Grand Opening di tahun 2015. Beberapa spot dan variasi menu telah ditambahkan untuk memikat hati konsumen. Selain itu, cara penyajian juga semakin elegan dan modern. Lalu, apa lagi yang unik dari tempat kuliner favorit ini? Salah satu keunikannya adalah konsep Bistro dengan desain interior classic elegant yang memukau. Tak hanya interior yang eye-catching, resto ini juga memiliki area outdoor yang nyaman dengan vertical garden yang cantik. Nuansa yang hijau dan sejuk menjadi daya tarik untuk pengunjung yang ingin menikmati menu lezat sambil memandang sunset di sore hari. Untuk makan malam bersama pasangan, tentu saja juga sangat cocok karena suasananya yang romantis.

Canting Restaurant

Sumber Gambar : Akun Instagram @cantingjogja

Bicara soal menu, Canting Restaurant menyajikan banyak variasi menu yang menggoda, mulai dari American Style menu, Asian, hingga Western. Salah satu poin plus dari makanan yang disajikan di resto ini adalah tanpa MSG, sehingga lebih aman dan sehat untuk dikonsumsi. Semua jenis makanan dibuat dari bahan-bahan alami yang segar, yang langsung diolah oleh chef-chef handal. Jika Anda penyuka makanan asli Indonesia, cobalah menu nasi goreng petai dengan daging wagyu. Harumya aroma bumbu khas jawa tercium semerbak begitu nasi goreng ini disajikan. Dibuat dengan sentuhan premium, daging wagyu sebagai pelengkapnya sangat empuk dan lezat. Selain itu, Anda juga bisa memesan menu ringan tradisional Indonesia dengan kombinasi western seperti Tempe Mendoan dengan dipping sauce dan melted cheese. Hmm…sungguh kelezatan yang unik, bukan?

Canting Restaurant

Sumber Gambar : Akun Instagram @cantingjogja

Selain nasi goreng petai daging wagyu, ada juga mi letek, yang menjadi salah satu menu khas Yogyakarta. Mi letek ini disajikan dengan irisan daging ikan salmon yang lezat. Untuk menambah kenikmatannya, santaplah mi letek khas Canting Restaurant ini dengan kerupuk warna-warni. Setelah kenyang dengan menu utama, jangan lupa coba juga dessertnya. Salah satu dessert yang recommended untuk dicoba adalah apple tart. Apple tart yang disajikan di sini cukup unik, karena bercitarasa Asia. Rasa asam, manis dan gurih menjadi satu di mulut dengan sensasi kelezatan yang tak tertandingi.

Lokasi Canting Resto di Google Map:

Berwisata kuliner ke Yogyakarta belum lengkap rasanya jika belum berkunjung ke rooftop resto yang cantik dan elegan ini. Jika  Anda tertarik untuk menikmati kelezatan menu di Canting Restaurant, datang saja ke Galeria Mall Lt 4 Rooftop, Jalan Sudirman 99-101, Gondokusuman, Yogyakarta. Dijamin Anda pasti ingin kembali lagi untuk mencoba semua menunya. Selamat mencoba, ya!

Tulisan Kuliner Sebelumnya :
Re-charge di Bale Bengong, Makanan Enak dan Suasana Nyaman!
Nanamia Pizzeria, Lezatnya Makanan Italia di Yogyakarta

3 months ago Wisata Kuliner

Nanamia Pizzeria, Lezatnya Makanan Italia di Yogyakarta

Sensasi kelezatan makanan khas Italia memang tak ada duanya. Citarasanya yang khas membuat makanan tersebut diadopsi di sebagian besar negara di dunia. Siapa yang tidak mengenal Pizza, spageti, fettucini, dan lasagna? Menu-menu lezat tersebut telah populer dan banyak diminati masyarakat Indonesia. Tahukah Anda, Nanamia Pizzeria, sebuah resto cozy di Yogyakarta, telah hadir dengan beragam menu khas Italia dengan rasa yang original dan membuat pengunjung jatuh cinta.  Mulai dari Pizza, Fettucini, salad, dan berbagai menu Italia lainnya di restoran ini akan memanjakan lidah Anda. Tidak heran, tempat ini selalu ramai pengunjung, mulai dari masyarakat sekitar, mahasiswa, wisatawan lokal bahkan mancanegara.

Nanamia Pizzeria

Sumber Gambar : Akun Instagram @nanamiapizzeria

Resto Nanamia Pizzeria ini terdapat di dua lokasi strategis di Yogyakarta, yaitu di Tirtodipuran dan Moses Gatotkaca. Resto ini buka setiap hari, dari pukul 11 siang hingga 11 malam, kecuali Jumat, buka pukul 1 siang. Resto pizza yang satu ini cukup terkenal di Yogyakarta dengan ciri khas pizza kulit tipis yang cruncy khas Italia, berbeda dengan pizza-pizza di resto lain. Di Moses Gatotkaca, resto ini lebih terkenal, bahkan menjadi salah satu pioner kuliner Pizza di Yogyakarta, meskipun di sekitarnya sudah ada beberapa resto pizza yang lain.

Nanamia Pizzeria

Sumber Gambar : Akun Instagram @nanamiapizzeria

Selain pizza, sebagai menu utama, salah satu menu favorit di resto ini adalah Salad. Salad di sini namanya Insalata Di Tonno. Salat ini sangat segar dengan dilengkapi dengan ikan tuna sebagai topingnya. Selain itu, dressingnya juga berbeda dengan dressing salad pada umumnya yang cenderung mengurangi citarasa salad yang original. Porsinya juga cukup banyak, satu porsi bisa dinikmati untuk 2 orang.

Lokasi 1

Lokasi 2

Setelah menikmati appetizer berupa salad, waktunya menikmati hidangan utama. Karena konsep resto ini adalah resto khas pizza, so, mari kita “kupas” pizzanya. Salah satu menu Andalan di Nanamia Pizzeria adalah Quatro Stagioni Pizza. Kerenyahan kulit tipisnya sangat menggoda. Begitu digigit, sensasi kriuk-kiruknya benar-benar bikin ketagihan. Topping pizzanya terdiri dari smoked beef, jamur, mozzarella, saus tomat, dan Bolognese. Mozarellanya benar benar lumer. Pizza ini rasanya perpaduan asam, manis, dan sedikit pedas. Banyangkan saja, perpaduan semua toppingnya,ditambah Bolognese yang “banjir” daging cincang dan “diselimuti” si lumer mozzarella, siapa yang tahan dengan godaan kelezatannya. Varian pizza ini wajib dimasukkan ke dalam list menu yang akan Anda coba jika berkunjung ke sini.

Sayang sekali rasanya jika ke Yogyakarta tanpa berwisata kuliner ke resto favorit ini. Soal harga, jangan khawatir, karena cukup ramah di kantong Anda. Selain itu, suasanya yang nyaman membuat Anda betah untuk berlama-lama bersantai dan mengobrol. Baik Nanamia Pizzeria di Tirtodipuran maupun di Moses Gatotkaca, keduanya sama-sama recommended untuk dikunjungi.

Artikel Sebelumnya :
Keindahan Bukit Mojo Gumelem Dlingo Bantul
Re-charge di Bale Bengong, Makanan Enak dan Suasana Nyaman!

3 months ago Wisata Kuliner

Re-charge di Bale Bengong, Makanan Enak dan Suasana Nyaman!

Lelah sehabis jalan-jalan di sekitar Candi Prambanan, Monjali atau Kaliurang? Anda musti mengisi perut dulu sebelum lanjut mengunjungi tempat-tempat apik lainnya. Sambil ber-wisata kuliner, Anda bisa mampir ke Bale Bengong, restoran yang berlokasi di Jl. Solo KM 12 Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Restoran ini mudah dicari, dari pom bensin Kalasan, disitu ada papan petunjuk besar yang menunjukkan lokasi restoran.

Bale Bengong ini unik, meski berlokasi di Jogja, design restoran ini bergaya Bali. Selain bergaya Bali, restoran ini juga dikelilingi oleh suasana hijau sawah dan pepohonan, cocok sekali untuk refresh otak dan tubuh setelah diajak berkeliling seharian di Jogja yang makin padat. Saat datang, Anda akan disambut dengan gazebo-gazebo cantik, ada juga large restaurant area, dan ruang VVIP yang tetap dikelilingi pemandangan hijau segar.

Bale Bengong Jogja

Sumber Gambar : Akun Instagram @balebengongjogja

Untuk menu makanannya, restoran bersuasana Bali ini menyediakan berbagai macam seafood dan beraneka ragam minuman. Meskipun letaknya tidak terlalu dekat dari kawasan pantai, Bale Bengong selalu menyajikan makanan dengan bahan baku yang selalu dipastikan kesegaran dan kualitasnya. Menu makanan yang disediakan antara lain  Udang Bambu Bakar, Ikan Bakar Bale, Cumi Bakar Bale, Kepiting Lada Hitam, dan masih banyak lagi. Menu minumannya juga unik-unik dan pastinya nikmat seperti Kelapa Bakar, Mimosa Lime Squash, Flaminggo Mix Juice, dll.

Bale Bengong Jogja

Sumber Gambar : Akun Instagram @balebengongjogja

Salah satu menu Andalan disini adalah Udang Bakar Bambu. Rasanya kurang afdol jika Anda berkunjung kesini tanpa mencicipi si Udang Bakar Bambu nan lezat ini. Udang galah segar dicampur dengan bumbu-bumbu tumis yang ditambah air ini dimasukkan dalam tabung bambu yang disumpal dengan daun pisang. Udang dalam bambu itu kemudian dibakar hingga matang. Hasilnya? rasa segar udang ditambah bumbu dan kuahnya yang sedap juga ditemani aroma daun pisang dan bambu ini pastinya bisa bikin kita makin ngiler. Namun selain si Udang Bakar Bambu masih banyak lagi menu makanan lain yang sayang kalau dilewatkan. Banyak olehan ikan bawal, kakap putih, cumi-cumi, udang, dan kepiting yang semuanya maknyus!

Google Map Bale Bengong

Dengan harga yang cukup murah untuk ukuran restoran seafood di kawasan Jogja, disini juga disediakan berbagai macam paket untuk keluarga. 1 paket keluarga berisi porsi untuk 5 orang, harganya mulai dari 125 ribu hingga 200 ribu-an saja. Ada juga paket keluarga untuk 10 orang dengan harga 350 ribu hingga 550 ribu-an. Restoran yang buka dari jam 11.00 WIB sampai dengan jam 22.00 WIB ini juga ada free wifinya lho! Makan makanan lezat, sehat dan segar di Bale Bengong, ditemani sejuk dan teduhnya suasana sawah plus free wifi benar-benar bisa me re-charge Anda untuk meng-explore Jogja lebih dalam lagi. Selamat makan!

Rekomendasi Kuliner di Jogja :
Peyek Mbok Tumpuk: Oleh-oleh Gurih Khas Yogyakarta
Mang Engking Dengan Menu Bercita Rasa Tinggi

3 months ago Wisata Kuliner

Peyek Mbok Tumpuk: Oleh-oleh Gurih Khas Yogyakarta

Berlibur di Yogyakarta tidak lengkap tanpa membeli beberapa oleh-oleh. Peyek Mbok Tumpuk adalah salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta yang banyak diburu pengunjung dari luar kota. Berbeda dengan bakpia, oleh-oleh menawarkan rasa gurih ketimbang manis, sehingga sangat cocok untuk dinikmati ketika perjalanan pulang maupun saat sampai di kota tujuan.

Pusat oleh-oleh yang beralamat di jalan Wakhid Hasyim No. 104 Bantul, Yogyakarta ini tidak hanya menjual peyek, tetapi juga geplak. Berangkat dari resep turun-temurun milik keluarga, Bu Tumpuk mulai memberanikan diri untuk membuka usaha ini sejak tahun 1975 demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Kini, Peyek Mbok Tumpuk tidak hanya dikenal luas di Yogyakarta saja, tetapi juga di kota-kota besar lainnya karena rasanya yang sangat khas. Meskipun demikian, tidak ditemukan cabang lain yang menjual peyek dan geplak buatan Bu Tumpuk, baik di Yogyakarta sendiri maupun di kota-kota lainnya. Satu-satunya tempat jualan oleh-oleh ini hanya berada di kabupaten Bantul.

Ciri khas peyek kacang di sini adalah cara peletakan di dalam kemasan yang dibuat bertumpuk-tumpuk dan memiliki bentuk yang tidak beraturan. Rahasia kelezatan Peyek Mbok Tumpuk terletak pada bahan baku dan cara pemasakannya. Bahan baku utama pembuatan peyek kacang adalah tepung beras dan kacang tanah dengan takaran 2:1. Untuk 1 kg tepung beras, dibutuhkan 2kg kacang tanah sehingga terdapat banyak kacang di setiap remahan peyek. Inilah yang membuat peyek kacang di sini sangat di gemari pengunjung.

Peyek Mbok Tumpuk

Sumber Gambar : bukalapak dot com

Selain itu, tepung beras yang digunakan juga tidak sembarangan. Beras yang digunakan untuk dijadikan tepung adalah jenis IR 33. Sebelum masuk ke penggilingan, beras terlebih dahulu direndam selama semalam. Setelah tepung beras siap, kemudian beberapa bumbu seperti kemiri, kencur, ketumbar dicampurkan ke dalamnya. Tak lupa ditambahkan santan serta beberapa butir telur agar adonan menjadi gurih ketika selesai digoreng. Setelah adonan siap, kacang tanah kemudian dimasukkan.

Untuk proses penggorengan peyek, setidaknya ada tiga tahapan. Pertama, peyek terlebih dahulu dibentuk kemudian digoreng hingga kering. Setelah itu, peyek didinginkan hingga satu malam. Esoknya, peyek digoreng lagi untuk kedua kalinya hingga kering. Ada dua wajan yang disediakan untuk menggoreng dengan suhu berbeda satu dengan lainnya. Wajan pertama minyaknya lebih panas daripada wajan kedua. Hal ini dimaksudkan agar peyek tidak mudah gosong walaupun digoreng hingga kering.

Karena rasa gurih peyek kacang yang telah melegenda, tak heran jika pusat oleh-oleh Peyek Mbok Tumpuk selalu ramai pengunjung, terutama saat musim liburan. Untuk satu porsi peyek, harga yang ditawarkan adalah Rp. 44.000,-. Mengingat proses pembuatannya yang lama serta hanya menggunakan bahan-bahan pilihan buatan sendiri, harga ini tergolong wajar. Selain itu, rasanya yang gurih akan membuat pengunjung kembali membeli peyek di sini.

Kuliner Gudeg Populer yang Lezat khas Yogyakarta:
Keunikan dan Keistimewaan Gudeg Yu Djum
Menelusuri Rahasia Terkenal Gudeg Bu Amad

3 months ago Wisata Kuliner

Menelusuri Rahasia Terkenal Gudeg Bu Amad

Sebagai kota “gudeg”, Yogyakarta memiliki beberapa pilihan rumah makan terbaik yang menyediakan gudeg sebagai menu utama. Salah satunya adalah Gudeg Bu Amad. Rumah makan ini berlokasi di jalan Kaliurang KM 4,5 Blok CT3 No. 5, Caturtunggal, kecamatan Depok, kabupaten Sleman, Yogyakarta. Untuk mencapai lokasi ini tidaklah sulit. Dari jalan Laksda Adisutjipto, lokasi ini dapat ditempuh dengan melakukan perjalanan terus ke arah barat menuju perempatan jalan Afandi atau jalan Gejayan. Selanjutnya, belok kanan (atau ke arah utara) lalu belok kiri (ke barat) menuju Selokan Mataram. Sampai di sini, lanjutkan perjalanan ke barat hingga sampai di pertigaan Bulak Sumur. Silahkan menuju ke arah barat lalu putar balik di bundaran depan gedung pasca sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah itu lurus saja ke timur hingga melewati lampu lalu lintas di Bulak Sumur. Kira-kira 50 KM, rumah makan ini berada di kiri jalan.

Gudeg Bu Amad

Sumber Gambar : Akun Instagram @aninflorentia

Pertama kali berdiri pada tahun 1965, Gudeg Bu Amad tidak pernah sepi pengunjung, mulai dari kalangan biasa hingga public figure seperti artis. Berawal dari berjualan di pasar Beringharjo di tahun 1950an, sang pemilik, Bu Amad, kemudian dipercaya untuk menyediakan konsumsi bagi para pekerja bangunan gedung pusat Universitas Gadjah Mada. Karena rasa gudegnya yang cocok dan disukai oleh para pekerja, Bu Amad kemudian memutuskan untuk membuka warung bambu di sekitaran kampus UGM pada tahun 1960. Dengan jumlah pengunjung yang semakin banyak, rumah makan gudeg milik bu Amad akhirnya dipindah ke lokasi yang sekarang.

Gudeg Bu Hj Amad

Sumber Gambar : Akun Instagram @gudegbuhjamad_official

Harga yang ditawarkan di Gudeg Bu Amad sangat variatif, tergantung dari jenis menu dan paket yang dipilih. Saat tulisan ini dibuat, harga yang termurah adalah Rp. 12.000,- dengan menu nasi gudeg, telur dan krecek. Sedangkan paket termahal mencapai harga Rp. 230.000,- dengan menu gudeg, 5 telur, ayam utuh, serta krecek. Selain dapat dimakan langsung di tempat, pengunjung juga dapat memesan menu gudeg untuk dibawa pulang dengan menu gudeg kendil.

Lokasi Gudeg Gudeg Bu Hj. Amad di Google Map :

Satu hal yang membuat gudeg ini terkenal dan memiliki banyak pengunjung setia adalah resep turun-temurun yang telah diwariskan hingga tiga generasi. Cita rasanya yang tidak berubah seiring perkembangan jaman membuat gudeg di rumah makan ini dikunjungi oleh orang-orang dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Oleh karena itu, rumah makan gudeg ini kerap dijadikan lokasi untuk berkumpul bersama keluarga.

Selain itu, untuk menikmati satu porsi gudeg di sini tidak membutuhkan waktu yang lama. Setelah memesan menu atau paket gudeg, tak lama kemudian pelayan akan mengantar pesanan ke meja. Karena beberapa keunggulannya itulah, tak mengherankan jika Gudeg Bu Amad dikenal luas dan disukai banyak orang.

Wisata Kuliner Rekomendasi Jogja Empat Roda :
Mencicipi Cita Rasa Gurih dan Pedas dari Tongseng Ayam Moro Seneng
Keunikan dan Keistimewaan Gudeg Yu Djum

3 months ago Wisata Kuliner

Keunikan dan Keistimewaan Gudeg Yu Djum

Berwisata ke luar daerah pasti menyenangkan, tak hanya melihat tempat-tempat wisata menarik namun dari wisata kuliner juga wajib dicicipi. Satu kota yang terkenal dengan wisata kulinernya yakni Yogyakarta telah memberi banyak tempat unik terutama dari menu makanan favoritnya. Gudeg Yu Djum mungkin pernah Anda dengar dan selama ini telah menjadi satu spot wisata kuliner menarik di Kota Gudeg.

Mencicipi kenikmatan dari masakan gudeg khas Yogyakarta sangatlah unik sebab dari gerai Yu Djum tersebut memiliki cita rasa berbeda dibandingkan gerai makanan gudeg lainnya. Jadi tak heran bila wisatawan lokal maupun luar daerah mencari menu gudeg untuk menjadi santapan menarik selama liburan. Ciri khas dari tempat makan tersebut tentu saja bermula dari sejarahnya yang sudah lama ada di Yogyakarta.

Gudeg Yu Djum

Sumber Gambar : Akun Instagram @cemildulu

Gerai makanan bernuansa menu gudeg di Yogyakarta sudah semakin banyak, akan tetapi gerai makan tetap menjadi pilihan terbaik. Gerai makanan khas Yogyakarta tersebut sudah berdiri sejak tahun 1942 dan lokasinya berada di Jalan Wijilan Nomor 167 Selatan Plengkung, Yogyakarta. Sejak dibuka pertama kali gerai makanan gudeg tersebut sudah ramai dikunjungi karena rasanya yang menarik dan berbeda dari gerai makan gudeg lainnya. Hingga saat ini telah ada berbagai cabang menu Gudeg Yu Djum yang memberi banyak keunikan salah satunya tetap buka selama 24 jam.

Sosok Yu Djum sebagai landmark juga memiliki kisah menarik dimana sudah berjualan gudeg sejak umur 17 tahun. Saat ini beliau sudah wafat di usia 81 tahun kemudian usahanya masih terus dilanjutkan oleh anak-anaknya. Eksistensi dari satu gerai ternama di Yogyakarta tersebut ternyata memiliki berbagai faktor salah satunya dari kualitas masakan gudeg yang terbilang sempurna. Benar saja, selama ini nangka muda sebagai bahan utama masakan gudeg yang digunakan berjenis paling baik atau berasal dari daerah Prembun. Terdapat ciri khas dari nangka muda asal Prembun yakni tidak cepat lumat saat dimasak dalam durasi lama sehingga menjadikannya spesial dibandingkan nangka muda lainnya.

Gudeg Yu Djum

Sumber Gambar : Akun Instagram @thomas_sastrowardoyo

Memesan satu porsi menu gudeg sudah terbilang spesial karena terdapat beberapa toping mulai dari sambal krecek, lauk bervariasi terdiri dari tempe, tahu, ampela ati, paha ayam, dada ayam, kepala ayam, hingga telur rebus. Kualitas daging ayamnya pun terbilang baik karena memakai jenis ayam kampung ditambah lagi kualitas telur bebek yang dipakai juga sempurna. Gudeg Yu Djum juga memiliki satu keunggulan yakni bisa dipesan memakai kendil ataupun besek sebagai oleh-oleh.

Pada saat tulisan ini diterbitkan, harga dari seporsi nasi gudeg dibanderol cukup murah yakni sekitar Rp 9.000 sedangkan untuk menu gudek besek dibanderol Rp 45.000 serta dari menu kendil cukup mahal yakni Rp 115.000. Menikmati santapan Gudeg Yu Djum sudah pasti nikmat, apalagi bersama keluarga ataupun teman. Jadi tunggu apalagi segera cicipi menu gudeg sebagai ciri khas Kota Yogyakarta beserta menu kuliner lainnya.

Klik disini untuk Wisata Kuliner Menarik Lainnya

 

3 months ago Wisata Kuliner

Nongkrong Ndeso namun Mewah di Wedangan Kampoeng

Mengeksplorasi Yogyakarta memang seolah tak ada habisnya. Terkenal sebagai daerah wisata, Yogyakarta tak henti-henti menyuguhkan inovasi, baik dari segi wisata alam maupun wisata kuliner. Anda yang sedang melancong ke Yogyakarta dan sedang mencari tempat nongkrong dengan suasana ala pedesaan, Wedangan Kampoeng bisa Anda coba. Mengambil konsep ndeso  dengan kesejukan khas pedesaan namun tetap mewah, tempat ini akan membuat Anda merasa nyaman dan betah berlama-lama nongkrong disini. Konsep Jawa kuno yang diusung dengan menyediakan beberapa furniture vintage khas pedesaan berupa kursi-kursi dari kayu yang masih alami. Ada pula beberapa gazebo dan gubuk-gubuk yang disediakan untuk nongkrong para pengunjung yang datang.

Terletak di Jl. Kaliurang Km 12,5, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Wedangan Kampoeng tak pernah sepi dari pengunjung. Rata-rata pengunjung tempat ini adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta dan beberapa wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Yang lebih unik lagi dari tempat yang buka mulai pukul 07.00 WIB ini adalah adanya menu-menu yang dijual sesuai waktunya.

Wedangan Kampung

Sumber Gambar : Akun Instagram @wilfrida_niken

Ada 2 versi menu yang ditawarkan oleh tempat ini, yaitu menu pagi dan menu malam. Menu pagi disediakan pada jam 07.00 hingga 16.00. Menu yang disediakan adalah makanan utama khas Jawa dengan sistem prasmanan. Ada nasi putih dan nasi merah dengan berbagai pilihan lauk mulai dari rica-rica, opor, ayam goreng, ikan, tempe dan tahu goreng, ayam dan ikan bakar dan masih banyak lagi menu yang bisa Anda coba. Sedangkan menu yang disediakan dari jam 16.30 hingga jam 24.00 adalah menu-menu khas angkringan seperti nasi kucing, berbagai jenis sate khas Yogyakarta dan berbagai jenis gorengan. Jangan bayangkan angkringan yang biasa Anda lihat di pinggir jalan itu, karena angkringan disini dijamin kebersihannya.

Wedangan Kampoeng

Sumber Gambar : Akun Instagram @beyourselfwoman

Diantara menu-menu yang disediakan, ada beberapa menu Andalan yang wajib Anda coba saat berkunjung ke Wedangan Kampoeng. Menu-menu itu adalah minuman tradisional, seperti namanya Wedangan yang berarti minuman. Ada minuman tradisional hangat dan dingin yang bisa Anda pilih sesuai selera Anda. Minuman khas yang terkenal seperti wedang secang, wedang ronde, wedang uwuh, wedang asle dan bandrek serta beberapa jenis kopi dan teh adalah minuman tradisional wajib yang harus Anda coba saat berkunjung ke tempat ini.

Peta Wedangan Kampoeng di Google Map:

Dengan konsep tradisional nan mewah dan segala menu khas yang disediakan, Anda pasti bertanya tanya berapa harga yang harus dibayar untuk setiap menu yang Anda pesan kan? Anda tak perlu khawatir karena semua menu yang disediakan memiliki harga yang bersahabat, mulai dari harga termurah Rp 2.500 hingga belasan ribu rupiah. Harga ini sudah merata untuk semua jenis menu yang ada di Wedangan Kampoeng. Bagaimana? Berminat mengajak sahabat-sahabat Anda nongkrong disini?

Artikel yang berkaitan :
Mencicipi Cita Rasa Gurih dan Pedas dari Tongseng Ayam Moro Seneng
Serunya Berwisata Keluarga di Tlogo Putri Kaliurang

3 months ago Wisata Kuliner

Mencicipi Cita Rasa Gurih dan Pedas dari Tongseng Ayam Moro Seneng

Sebagai salah satu kota tujuan wisata di Indonesia, Yogyakarta menawarkan paket wisata lengkap. Mulai dari wisata budaya, wisata alam hingga wisata kuliner. Dikenal sebagai provinsi yang menjaga kebudayaan aslinya, setiap unsur kehidupan di Yogyakarta juga kental akan budaya asli, tak terkecuali kulinernya. Tongseng ayam Moro Seneng salah satu diantaranya. Sajian tongseng satu ini sangat unik dan istimewa, karena tidak terbuat dari daging kambing seperti tongseng pada umumnya melainkan ayam. Ayam yang digunakan pun khusus ayam kampung. Istimewa bukan?

Warung makan sederhana bernama warung Moro Seneng yang menyajikan menu unik tongseng ayam Moro Seneng ini terletak di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Warung yang sederhana tidak bisa menyembunyikan cita rasa istimewa menu tongseng ayam ini. Terbukti dari menu tongseng ayam kampungnya yang sudah tersohor ke seluruh penjuru Yogyakarta. Hingga kini warung tongseng ayam ini sudah tersebar di seluruh penjuru Kabupaten Bantul seperti di Pasar Bantul, Imogiri, Cepit, Manding dan yang terakhir di kawasan kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Bantul.

Tongseng Ayam Moro Seneng Bantul

Sumber Gambar : Akun Instagram @annisdiann

Keunikan dari tongseng ayam ini adalah perpaduan cita rasa gurih dan pedas khas tongseng ditambah cita rasa manis khas masakan Yogyakarta dijamin akan membuat lidah Anda menari-nari karena kenikmatannya. Rasa gurih yang tercipta pada tongseng berasal dari paduan bumbu-bumbu seperti kunyit, kencur, jahe, cengkeh, sunti dan kunci ditambah dengan santan yang tidak terlalu kental. Inilah yang membuat rasa guruh tongseng ayam ini berbeda. Cara memasaknya pun berbeda karena masih mempertahankan cara tradisional yaitu menggunakan arang dan dimasak di atas tungku.

Ilustrasi Tongseng Ayam

Sumber Gambar : Akun Instagram @anggikusumawardhani

Penggunaan dagingnya pun spesial, karena daging yang digunakan untuk tongseng ayam ini hanya daging ayam kampung. Lebih spesifik lagi, pemilik warung menyebutkan ayam kampung jantan sebagai bahan utama pembuatan tongseng ayam Moro Seneng ini. Alasan pemilihan ayam kampung adalah karena tekstur dagingnya yang tidak terlalu lembut tidak seperti daging ayam potong. Sedangkan alasan kenapa memilih ayam jantan adalah karena lemak ayam jantan tidak sebanyak lemak pada ayam betina. Lemak berlebih yang ada pada ayam kampung betina bisa menyebabkan santan menjadi kental dan tentu saja akan mengubah cita rasa tongseng ayam kampung ini.

Baca Sebelumnya :
Raja Jengkol, Citarasa Khas Kuliner Andalan
Desa Wisata Dome / Teletubies: Destinasi Wisata Unik untuk Traveller Sejati

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja | Sewa Mobil Harian Lepas Kunci. All rights reserved.

^