Menu
×

Category Archives: Wisata Kuliner

Nongkrong Ndeso namun Mewah di Wedangan Kampoeng

Mengeksplorasi Yogyakarta memang seolah tak ada habisnya. Terkenal sebagai daerah wisata, Yogyakarta tak henti-henti menyuguhkan inovasi, baik dari segi wisata alam maupun wisata kuliner. Anda yang sedang melancong ke Yogyakarta dan sedang mencari tempat nongkrong dengan suasana ala pedesaan, Wedangan Kampoeng bisa Anda coba. Mengambil konsep ndeso  dengan kesejukan khas pedesaan namun tetap mewah, tempat ini akan membuat Anda merasa nyaman dan betah berlama-lama nongkrong disini. Konsep Jawa kuno yang diusung dengan menyediakan beberapa furniture vintage khas pedesaan berupa kursi-kursi dari kayu yang masih alami. Ada pula beberapa gazebo dan gubuk-gubuk yang disediakan untuk nongkrong para pengunjung yang datang.

Terletak di Jl. Kaliurang Km 12,5, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Wedangan Kampoeng tak pernah sepi dari pengunjung. Rata-rata pengunjung tempat ini adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta dan beberapa wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Yang lebih unik lagi dari tempat yang buka mulai pukul 07.00 WIB ini adalah adanya menu-menu yang dijual sesuai waktunya.

Wedangan Kampung

Sumber Gambar : Akun Instagram @wilfrida_niken

Ada 2 versi menu yang ditawarkan oleh tempat ini, yaitu menu pagi dan menu malam. Menu pagi disediakan pada jam 07.00 hingga 16.00. Menu yang disediakan adalah makanan utama khas Jawa dengan sistem prasmanan. Ada nasi putih dan nasi merah dengan berbagai pilihan lauk mulai dari rica-rica, opor, ayam goreng, ikan, tempe dan tahu goreng, ayam dan ikan bakar dan masih banyak lagi menu yang bisa Anda coba. Sedangkan menu yang disediakan dari jam 16.30 hingga jam 24.00 adalah menu-menu khas angkringan seperti nasi kucing, berbagai jenis sate khas Yogyakarta dan berbagai jenis gorengan. Jangan bayangkan angkringan yang biasa Anda lihat di pinggir jalan itu, karena angkringan disini dijamin kebersihannya.

Wedangan Kampoeng

Sumber Gambar : Akun Instagram @beyourselfwoman

Diantara menu-menu yang disediakan, ada beberapa menu Andalan yang wajib Anda coba saat berkunjung ke Wedangan Kampoeng. Menu-menu itu adalah minuman tradisional, seperti namanya Wedangan yang berarti minuman. Ada minuman tradisional hangat dan dingin yang bisa Anda pilih sesuai selera Anda. Minuman khas yang terkenal seperti wedang secang, wedang ronde, wedang uwuh, wedang asle dan bandrek serta beberapa jenis kopi dan teh adalah minuman tradisional wajib yang harus Anda coba saat berkunjung ke tempat ini.

Peta Wedangan Kampoeng di Google Map:

Dengan konsep tradisional nan mewah dan segala menu khas yang disediakan, Anda pasti bertanya tanya berapa harga yang harus dibayar untuk setiap menu yang Anda pesan kan? Anda tak perlu khawatir karena semua menu yang disediakan memiliki harga yang bersahabat, mulai dari harga termurah Rp 2.500 hingga belasan ribu rupiah. Harga ini sudah merata untuk semua jenis menu yang ada di Wedangan Kampoeng. Bagaimana? Berminat mengajak sahabat-sahabat Anda nongkrong disini?

Artikel yang berkaitan :
Mencicipi Cita Rasa Gurih dan Pedas dari Tongseng Ayam Moro Seneng
Serunya Berwisata Keluarga di Tlogo Putri Kaliurang

Mencicipi Cita Rasa Gurih dan Pedas dari Tongseng Ayam Moro Seneng

Sebagai salah satu kota tujuan wisata di Indonesia, Yogyakarta menawarkan paket wisata lengkap. Mulai dari wisata budaya, wisata alam hingga wisata kuliner. Dikenal sebagai provinsi yang menjaga kebudayaan aslinya, setiap unsur kehidupan di Yogyakarta juga kental akan budaya asli, tak terkecuali kulinernya. Tongseng ayam Moro Seneng salah satu diantaranya. Sajian tongseng satu ini sangat unik dan istimewa, karena tidak terbuat dari daging kambing seperti tongseng pada umumnya melainkan ayam. Ayam yang digunakan pun khusus ayam kampung. Istimewa bukan?

Warung makan sederhana bernama warung Moro Seneng yang menyajikan menu unik tongseng ayam Moro Seneng ini terletak di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Warung yang sederhana tidak bisa menyembunyikan cita rasa istimewa menu tongseng ayam ini. Terbukti dari menu tongseng ayam kampungnya yang sudah tersohor ke seluruh penjuru Yogyakarta. Hingga kini warung tongseng ayam ini sudah tersebar di seluruh penjuru Kabupaten Bantul seperti di Pasar Bantul, Imogiri, Cepit, Manding dan yang terakhir di kawasan kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Bantul.

Tongseng Ayam Moro Seneng Bantul

Sumber Gambar : Akun Instagram @annisdiann

Keunikan dari tongseng ayam ini adalah perpaduan cita rasa gurih dan pedas khas tongseng ditambah cita rasa manis khas masakan Yogyakarta dijamin akan membuat lidah Anda menari-nari karena kenikmatannya. Rasa gurih yang tercipta pada tongseng berasal dari paduan bumbu-bumbu seperti kunyit, kencur, jahe, cengkeh, sunti dan kunci ditambah dengan santan yang tidak terlalu kental. Inilah yang membuat rasa guruh tongseng ayam ini berbeda. Cara memasaknya pun berbeda karena masih mempertahankan cara tradisional yaitu menggunakan arang dan dimasak di atas tungku.

Ilustrasi Tongseng Ayam

Sumber Gambar : Akun Instagram @anggikusumawardhani

Penggunaan dagingnya pun spesial, karena daging yang digunakan untuk tongseng ayam ini hanya daging ayam kampung. Lebih spesifik lagi, pemilik warung menyebutkan ayam kampung jantan sebagai bahan utama pembuatan tongseng ayam Moro Seneng ini. Alasan pemilihan ayam kampung adalah karena tekstur dagingnya yang tidak terlalu lembut tidak seperti daging ayam potong. Sedangkan alasan kenapa memilih ayam jantan adalah karena lemak ayam jantan tidak sebanyak lemak pada ayam betina. Lemak berlebih yang ada pada ayam kampung betina bisa menyebabkan santan menjadi kental dan tentu saja akan mengubah cita rasa tongseng ayam kampung ini.

Baca Sebelumnya :
Raja Jengkol, Citarasa Khas Kuliner Andalan
Desa Wisata Dome / Teletubies: Destinasi Wisata Unik untuk Traveller Sejati

Raja Jengkol, Citarasa Khas Kuliner Andalan

Jengkol adalah salah satu makanan yang sangat familiar terdengar di telinga masyarakat. Tentu saja, hampir setiap orang mengetahui makanan tersebut karena baunya yang menyengat. Bagi Anda yang berdomisili di kota Yogyakarta jengkol adalah salah satu makanan yang sulit untuk ditemui. Sehingga Anda harus masak sendiri jika memang menginginkannya. Namun, saat ini sudah ada warung raja jengkol yang menyediakan beragam jenis menu dari bahan makanan yang memiliki aroma yang khas. Warung ini dibuat karena terinspirasi untuk membangun tempat makan yang menyediakan menu makanan yang langka di kota tersebut. Ide tersebut muncul karena pemilik adalah salah seorang yang menyukai kudapan yang jarang ditemui, berhubung ibu dari pemilik jago memasak maka ide tersebut dikembangkan dengan membuka restoran yang menyediakan banyak menu.

Menu yang disediakan di tempat ini ada empat macam, yaitu semur, balado, rendang, dan juga gulai jengkol. Pastinya Anda sebagai pecinta makanan tersebut sangat tertarik untuk mencoba setiap menunya, bukan? Tentu saja, karena setiap menu dibuat dengan bahan rempah-rempah khusus dan dicampur dengan beberapa bumbu tambahan untuk menambah citarasa dari setiap menunya. Rasa pedas dari tiap varian juga bisa diatur sesuai selera, jadi jika Anda tidak suka dengan pedas maka jangan memilih varian rasa yang pedas, ya. untuk bisa merasakan masakan itu juga Anda tidak diharuskan membayar dengan mahal, karena harga di raja jengkol’s dibandrol berdasarkan jumlah yang dipesan.

Raja Jengkol's

Sumber Gambar : Akun Instagram @jengkol_mpokleha

Harga per 100 hingga 200 gram dibandrol sekitar 10.000 rupiah. Benar-benar murah, bukan? Jadi, jika Anda jauh-jauh datang ke Yogya dan ingin merasakan jengkol, janga takut karena sudah ada warung khusus yang menyediakannya dengan beragam masakan. Anda cukup datang ke Jalan Kabupaten di KM 2, trihanggono, Sleman Yogyakarta.

Raja jengkol buka dari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Tetapi, jangan kaget jika Anda datang sore hari dan tidak bisa merasakan kelezatannya karena biasanya setiap menu bisa habis sebelum pukul 16.00. bukan hal yang aneh jika hal tersebut sering terjadi, sebab warung ini adalah salah satunya warung makan yang menyediakan menu dari jengkol sehingga banyak para pecinta jengkol yang datang untuk mencicipi dan melepas rindu dengan makanan kesukaannya itu.

Memang jengkol adalah salah satu makanan yang dapat menciptakan bau khas yang menurut sebagian orang aromanya tidak enak. Tetapi, di raja jengkol ini setiap kudapan dibuat dengan menggunakan bumbu khusus yang bisa mengurangi aroma tidak enak tersebut, sehingga biasanya orang yang tidak suka pun menjadi suka dan ketagihan untuk terus mencobanya sampai habis. Bumbu yang berbeda dengan yang lain menjadi ciri khas dari warung makan itu, karena memang tidak sedikit orang yang merasa puas dengan kelezatan yang ditawarkan.

Keistimewaan Soto Kadipiro Khas Yogyakarta
Panen Salak di Desa Wisata Pulesari

Keistimewaan Soto Kadipiro Khas Yogyakarta

Berwisata ke kota yang terkenal dengan sejarah yang banyak ini tidak lengkap jika tidak diisi dengan menikmati kuliner khas daerah tersebut. Tentu saja, karena ada banyak makanan yang dijual di daerah itu dengan rasa yang enak dan juga berbeda dengan yang lain. Salah satu makanan khas tersebut adalah soto kadipiro. Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Yogyakarta untuk menikmati keindahan alam dan juga berbelanja souvenir yang unik dan menarik. Setelah melakukan perjalanan pastinya perut Anda butuh diisi nutrisi dari berbagai makanan atau minuman yang sudah tersedia di sepanjang jalan. Kualitas rasa yang enak tersebut bisa Anda dapatkan hanya dengan membayar dengan budget yang cukup murah, sehingga tidak akan menguras kantong. Jika Anda bertanya-tanya mengenai keistimewaan dari soto ini, inilah informasinya untuk Anda.

Soto Kadipiro

Sumber Gambar : Akun Instagram @visilorenz

  1. Dibuat dari bahan-bahan yang alami

Soto kadipiro dibuat dari komposisi bahan-bahan yang alami seperti rempah-rempah, sayuran yang menyehatkan dan juga ada daging ayam. Bahannya tidak mengandung pengawet sedikitpun sehingga kualitas kebersihan dan juga kesehatan dari makanan bisa sangat terjamin. Seperti yang Anda ketahui bahwa saat ini memang banyak orang yang menjual makanan dicampur dengan bahan yang tidak terjamin kualitasnya, tetapi ketika Anda mengkonsumsi makanan berkuah ini tidak ada hal yang perlu ditakutkan.

  1. Memiliki citarasa yang enak dan sedap

Komposisi bahan alami menjadikan rasa dan aroma yang didapatkan menjadi lebih enak dan juga sedap. Citarasa ini menjadikan makanan yang dijual menjadi lebih enak dan juga berbeda dengan soto-soto seperti biasanya. Kaldu ayam yang dipakai juga ditambahkan dengan bumbu-bumbu yang sedap sehingga bisa menjadikan soto kadipiro memiliki rasa yang khas. Rasa yang enak pada makanan ini menjadikan banyak pengunjung yang berbondong-bondong untuk merasakan kesedapan makanan.

  1. Dijual dengan harga yang murah

Harga yang murah menjadikan soto yang memiliki citarasa yang khas ini banyak diminati oleh banyak orang. Tempat makan ini sebenarnya tidak membuka cabang lain, tetapi ada banyak warung makan yang menggunakan nama kadipiro untuk menarik minat pengunjung untuk mampir ke rumah makannya. Tentu saja harganya tidak jauh berbeda, mungkin hanya rasanya saja yang sedikit berbeda meskipun menggunakan bumbu yang sama. Sebenarnya ini juga cukup menguntungkan bagi pengunjung, karena tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan makanan yang ingin dirasakannya.

Soto Kadipiro

Sumber Gambar : Akun Instagram @rika_dinarjanti

Itulah beberapa keistimewaan dari soto kadipiro yang merupakan makanan khas dari kota Yogyakarta. Meskipun bahan pembuatannya sama dengan soto yang lain, tetapi masing-masing penjual pastinya memiliki rempah-rempah yang diolah dengan komposisi dan juga cara yang berbeda. Jadi, hal tersebut pastinya akan menghasilkan kualitas rasa yang berbeda juga. Tunggu apalagi? Jika Anda penasaran, segera kunjungi outletnya yang banyak terdapat di Jalan Wates.

Warung Omah Bu Ageng, Cita Rasa Seluruh Indonesia dalam Satu Rumah Makan
Tempat Wisata Terbaru Jogja: The World Landmark Merapi Park

Warung Omah Bu Ageng, Cita Rasa Seluruh Indonesia dalam Satu Rumah Makan

Mendengar nama Warung Omah Bu Ageng, bagi Anda yang tidak tahu mungkin mengira warung makan ini hanya menyediakan masakan jawa biasa. Namun ternyata, warung ini dimiliki oleh bapak Butet Kertaredjasa, ya, sang seniman terkenal Indonesia itulah pemiliknya. Maka, bagi Anda yang penasaran akan ‘keanehan’ apa yang ditawarkan Bapak Butet dalam penyajian di warung makannya, bisa datang ke Jalan Tirtodipuran No.13, Mantrijeron, Yogyakarta. Rumah makan ini bernuansa Jawa, seperti yang sudah diduga. Namun masakannya? Ternyata merupakan peleburan dari dua ide yang tidak terduga.

Konsep yang ditawarkan Warung Omah Bu Ageng adalah perpaduan masakan Jawa, dengan masakah Kutai. Bagi yang lupa, Kutai merupakan nama kerajaan dan sekarang menjadi nama daerah di Kalimantan Timur. Jadi, perpaduan di sini merupakan perpaduan antara masakan Jawa dan Kalimantan yang bersatu padu menjadi menu-menu unik yang mencerahkan pandangan Anda tentang kuliner Indonesia. Satu lagi keunikan yang akan Anda temukan di sini, yaitu jam buka. Hari Senin, Anda tidak perlu repot-repot datang ke sini karena tempat ini tutup. Selain hari tersebut, tempat ini buka setiap Selasa hingga Minggu jam 11 siang hingga jam 11 malam, Waktu Indonesia Barat.

Warung Omah Bu Ageng

Sumber Gambar : Akun Instagram @alodita

Saat memesan, Anda akan menemukan ‘keedanan’ seorang seniman yang diselipkan pada satu paragraf pembuka menu. Yaitu plesetan syair Zaman Edan (zaman gila) yang menjadi Zaman Luwe (zaman lapar). Selain itu, ada cukup banyak pilihan dalam menunya. Mulai dari snack atau makanan ringan, makanan utama yang berat, hingga minuman yang tidak kalah tradisionalnya. Karena konsep warung makan yang bersih dan terlihat cukup ‘wah’ harga yang ditawarkan pun cukup tinggi namun masih terbilang terjangkau oleh kalangan masyarakat kelas menengah. Makanan unik yang ditawarkan Warung Omah Bu Ageng ini adalah oseng-oseng dor, yang merupakan oseng-oseng cabai dengan daging yang pedasnya cocok untuk para penggemar pedas. Kemudian ada baceman kambing, yaitu daging kambing yang diungkep atau dibacem (istilah Jawa) yang kemudian digoreng seperti empal. Ada juga lidah masak semur, dan makanan paket yang sudah termasuk nasi plus lauk berupa nasi pecel dan nasi campur dengan berbagai pilihan lauk.

Lokasi Warung Bu Ageng di Google Map:

Sedangkan untuk minuman yang ada di Warung Omah Bu Ageng juga cukup unik. Sebut saja teh tubruk khas Jawa, tapi lalu ada setup jambu yang terbuat dari jambu biji yang dimasukkan begitu saja ke dalam air, dengan gula, kayu manis, dan rempah. Tidak lupa, es kopyor khas Indonesia, cincau, dan es lidah buaya.

Warung Omah Bu Ageng ini benar-benar memanjakan lidah Anda yang ingin kemana-mana mencicipi kuliner Indonesia namun tidak ada waktu maupun tenaga. Jadi, jika sempat, datang dan nikmatilah berbagai macam kuliner di rumah makan ini untuk menambah wawasan Anda tentang makanan khas Indonesia.

Baca Artikel Lainnya :
Saoto Bathok Mbah Katro, Soto Segar Khas Solo di Pedalaman Yogyakarta
Pusat Wisata Bukit Klangon untuk Para Bikers

Saoto Bathok Mbah Katro, Soto Segar Khas Solo di Pedalaman Yogyakarta

Jika ingin berwisata kuliner ke Jalan Sambisari, Kalasan, Provinsi D.I. Yogyakarta, maka tujuan Anda pastilah Saoto Bathok Mbah Katro yang terkenal akan kelezatannya. Sangat mudah menemukan tempat ini. Anda yang menuju situs Candi Sambisari hanya perlu mengikuti jalan bersemen di sampingnya menuju ke utara, dan sampailah di warung makan yang bertemakan bambu di pinggir sawah. Wuih, makan saoto bathok yang unik, lezat, dan masih panas, ditemani suasana sejuk daerah persawahan yang subur. Sedaaaap.

Saoto ini dinamakan saoto bathok karena pemakaian mangkoknya yang terbuat dari bathok kelapa. Dengan konsep tradisional yang diusungnya, sekilas Anda mungkin khawatir, apakah harga yang ditawarkan akan mahal mengingat tempat didirikannya rumah makan ini? Ternyata tidak. Harga satu porsi saoto ini hanya Rp 5.000 saja per porsinya. Akan dikenai biaya tambahan ketika Anda memesan minuman dan mengambil makanan pendamping seperti tempe dan pelengkap lainnya, yang akan disajikan ketika pesanan datang. Ya, sekali memesan, paket lengkap akan berdatangan memenuhi lantai bambu di hadapan Anda. tinggal memilih dan denagn jujur membayar apa yang sudah Anda ambil. Tidak lupa, disediakan juga pelengkap ala orang Indonesia, sambal pedas dan jeruk nipis.

Saoto Batok Mbah Katro

Sumber Gambar : Akun Instagram @chelalaful

Saoto adalah nama lain atau bisa dikatakan nama asli dari penyebutan makanan yang kita kenal dengan soto sekarang ini. Penyebutan asli ini berasal dari Solo, dan Saoto Bathok Mbah Katro menghidupkannya lagi dengan kuliner unik nan lezat ini. Dalam semangkuk bathok saoto, ada potongan daging sapi, kuah, nasi, dan kecambah. Kuahnya bening dan segar, berbeda dengan saoto berbahan dasar santan, saoto khas Solo yang anehnya sangat populer di Yogyakarta ini mengedepankan rasa segar dengan kuah minim lemak dan minyak. Jangan lupa, saoto tidak lengkap tanpa makanan pelengkap. Anda ingin telur? Ada sate telur puyuh yang dimasak manis gurih, sate usus, tempe goreng, dan masih banyak lagi pelengkap yang disediakan di sini.

Untuk melahap saoto ini, akan sangat nikmat jika didatangi pagi hari. Apalagi ketika baru buka dan masih sepi. Dengan pemandangan alam yang masih hijau dan asri, Anda akan menemukan berbagai keunikan seperti selain area persawahan ada juga rawa buatan dan tempat bermain kecil di area tersebut. Ayunan bambu dan jungkat-jungkit yang juga terbuat dari bambu menghiasi latar belakang saat anda menyantap panasnya Saoto Bathok Mbah Katro.

Selain pemandangan tersebut, Anda akan sagat, sangat  beruntung jika menemukan ada burung bangau yang mampir ke persawahan. Warung bambu Saoto Bathok Mbah Katro ini buka mulai 06.00 WIB sampai selesai. Sampai selesai di sini maksudnya adalah sampai saoto habis terjual. Dan karena sangat terkenal, warung ini cepat sekali menjadi ramai setelah buka. Silahkan berlomba-lomba untuk menikmati kelezatan saoto segar yang disajikan di tempat ini.

Baca Juga :
Lesehan Pari Gogo Warung Tradisional dari Gunung Kidul
Rute Jalan Menuju Air Terjun Kedung Pedut

Lesehan Pari Gogo Warung Tradisional dari Gunung Kidul

Gunung Kidul merupakan tempat wisata Yogyakarta paling banyak pengunjungnya. Tidak hanya di lengkapi dengan tempat-tempat wisata yang indah dan menarik ternyata wisata kuliner yang ada tidak mau kalah. Lesehan Pari Gogo adalah salah satu wisata kuliner Gunung Kidul yang tidak boleh Anda lewatkan. Tempat makan tradisional ini memiliki menu makanan beragam dengan nasi merah sebagai menu utamanya. Selain itu, tempat makan ini cukup legendaris karena telah dibuka sejak sebelum kemerdekaan. Dengan mempertahankan kualitas rasa Anda dapat menikmati nasi merah yang baik untuk kesehatan ini dengan lauk lezat dari rumah makan satu ini. Lokasi tepatnya berada di Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Seperti namanya tempat makan ini disajikan dalam bentuk lesehan dengan alas tikar yang tersusun rapih. Anda dapat menikmati menu makanan bersama keluarga atau teman sejawat dengan duduk santai seperti di rumah sendiri. Saat memasuki warung makan Lesehan Pari Gogo Anda dapat segera memilih tempat duduk yang Anda inginkan. Kemudian pelayan akan menghampiri Anda dengan bertanya pesan makanan untuk berapa orang dan ingin pesan minuman apa. Anda tidak akan di tanya ingin memesan menu makanan apa, karena menu makanan tidak tertulis di warung makan ini. Hal ini karena saat pesanan Anda datang maka semua menu makanan yang ada akan dihidangkan di hadapan Anda dengan berbagai macam lauk.

Lesehan Pari Gogo

Sumber Gambar : Akun Instagram @christanty_

Menu lauk yang biasa dihidangkan adalah nasi merah dengan lauk seperti sayur lombok ijo (cabai hijau), trancam, ayam goreng, sayur daun kates (pepaya) dan lain sebagainya. Semua menu makanan tersebut dapat Anda habiskan jika mau dan sanggup. Habis maupun tidaknya untuk bayaran akan dihitung dalam satu porsi. Oleh sebab itu, langsung saja habiskan atau bahkan Anda boleh pesan makanan tambahan jika dirasa kurang. Sedangkan untuk nasi merah akan disediakan dalam baskom nasi sehingga tidak membatasi Anda ingin makan dalam porsi besar atau sebaliknya. Dengan cara ini Anda tidak perlu memesan makanan apa yang Anda inginkan dan tidak perlu menunggu waktu lama untuk segera menikmati semua menu yang ada dari Lesehan Pari Gogo.

Lokasi Lesehan Pari Gogo

Soal waktu warung makan ini buka dari pagi hari yaitu pukul 06.00 WIB sampai 16.00 WIB. Jadi jangan sampai tertinggal segera kunjungi warung makan tradisional yang melegendaris ini pada saat sedang beroperasi. Sedangkan untuk harga Anda tidak perlu khawatir, dengan cita rasa yang nikmat Anda tidak akan khawatir pada harga yang perlu Anda bayar. Anda hanya perlu membayar sesuai dengan makanan yang Anda makan jadi untuk makanan yang tidak Anda sentuh maka tidak perlu membayarnya. Tunggu apalagi segera kunjungi warung makan tradisional dari Gunung Kidul, Lesehan Pari Gogo.

Artikel Sebelumnya :
Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat untuk Menikmati Kopi Nuansa Tradisional
Oseng-Oseng Mercon Bu Narti untuk Pecinta Pedas

Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat untuk Menikmati Kopi Nuansa Tradisional

Kopi adalah salah satu minuman yang sangat populer. Anda dapat minum kopi dari kedai, coffee shop, atau membuat sendiri. Jika ingin memburu wisata kopi secara khusus, kedai kopi menoreh pak rohmat adalah pilihan terbaik untuk dikunjungi. Apa yang membuat kedai kopi ini berbeda? Ini bukan kedai pinggir jalan yang Anda temui untuk beristirahat. Ini juga bukan kedai kopi siap saji bernuansa modern. Kelebihan dari kedai kopi ini adalah nuansa alami dan tentu saja cita rasa kopi yang nikmat.

Lokasinya berada di sekitar perbukitan menoreh Kulon Progo. Jika mendengar kata Menoreh, sebuah cerita populer pasti terngiang di benak Anda. Pemilik kedai kopi adalah Pak Rohmat yang memulai bisnis sejak tahun 2010. Kedai kopi menoreh pak rohmat memang bukan kedai yang sudah ada puluhan tahun, tetapi Anda dapat merasakan kenyamanan yang berbeda ketika menginjakkan kaki ke tempat lainnya. Pak Rohmat menanam beberapa pohon kopi kemudian diolahnya sendiri. Ia menawarkan kepada teman-temannya dan menyatakan kalau kopi tersebut sangat nikmat. Hasilnya, Pak Rohmat memutuskan untuk membuat kedai sendiri yang kini terletak di areal perkebunan miliknya sendiri. Inilah sejarah singkat asal mulai kedai kopi ini.

Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat

Sumber Gambar : Akun Instagram @ristiarto

Ada dua jenis kopi yang ditawarkan yaitu robusta dan Arabica. Anda mungkin tidak akan menemukan sajian kopi bertipe modern karena sebagian besar merupakan kopi hitam dengan pilihan pemanis dari gula aren asli. Pengunjung dapat memilih untuk mencoba gula aren batu atau cair sesuai preferensinya. Di tempat ini, kopi merupakan menu utama tetapi jangan lupakan sajian pelengkapnya. Anda akan disuguhi makanan ringan ala Jawa seperti kacang rebus, bakwan, mendoan, dan geblek. Untuk makanan terakhir, pengunjung hanya akan mendapatkannya disini.

Jika makanan ringan belum cukup, Anda dapat memesan makanan lain seperti nasi beserta lauk-pauknya. Ada beberapa pilihan menu yang tersedia dan pengunjung tetap mendapatkan makanan ala tradisional di kedai kopi menoreh pak rohmat. Selain makanan, beberapa buah-buahan juga tersedia untuk dinikmati.

Lokasi Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat di Google Map:

Yang menarik dari kedai kopi ini adalah pemilik yang selalu menyambut sendiri tamu yang datang. Anda seolah bertamu ke rumah teman, bukan berkunjung ke sebuah restoran. Tempat yang tersedia sangat beragam khusus untuk tamu yang datang sendiri atau rombongan. Ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan bagi pengunjung dan tentu saja membuat Anda akan kembali berkunjung di kemudian hari.

Lokasinya di perbukitan membuat suasana kedai kopi sangat asri. Ketika menuju ke tempat ini, pastikan kendaraan dalam keadaan baik. Jalan-jalan sudah rapi dan lancar sehingga mudah dilalui. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mencoba cita rasa kopi baru dengan sajian tradisional di kedai kopi menoreh pak rohmat.

Baca Sebelumnya :
Ayam Goreng Suharti Nikmat Meresap Sampai Tulang
Goa Kebon Air Terjun Cantik yang Tak Pernah Kering

Ayam Goreng Suharti Nikmat Meresap Sampai Tulang

Ayam goreng memang bukan makanan yang baru bagi masyarakat Indonesia. Banyak rumah makan atau restoran yang menyediakan ayam goreng sebagai menu utamanya dan salah satunya adalah Ayam Goreng Suharti. Jika berbicara mengenai rumah makan ini, Anda pasti sudah tidak asing lagi karena memiliki cabang hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia, terutama Jawa. Apakah yang menarik dari rumah makan ini? Simak ulasannya di bawah ini.

Anda mudah menemukan menu ayam goreng dari kedai pinggir jalan hingga restoran. Namun, bisnis kuliner bukan sekedar kuantitas atau harga murah. Bisnis ini mengedepankan cita rasa sehingga konsumen akan selalu datang. Inilah yang menjadi inti dari kesuksesan ayam goreng Suharti untuk terus eksis. Perlu Anda ketahui, rumah makan atau restoran ini mulai muncul pertama kali di Yogyakarta. Jadi, jika Anda mengunjungi Yogyakarta, mampirlah ke restoran ini.

Banyak pengunjung datang ke restoran karena satu hal yaitu rasa. Ayam goreng yang dibuat masih memakai bumbu tradisional. Tentu saja, rasanya akan berbeda dengan ayam goreng yang biasa Anda temui di mayoritas kedai fast food. Selain itu, tekstur ayam goreng sangat renyah dan empuk serta tidak banyak lemak. Resep yang digunakan merupakan resep turun temurun dan rahasia. Banyak resep beredar di internet, tetapi masih jauh dengan resep aslinya. Anda harus mencoba sendiri datang ke restoran ini untuk menjustifikasi kelezatan resep ayam goreng tradisional.

Ayam Goreng Nyonya Suharti

Sumber Gambar : Akun Instagram @mag_h88

Ayam goreng Suharti memiliki sejarah panjang karena sudah berdiri sebelum tahun 1990an. Bahkan pada tahun 1991, restoran ini sudah memiliki beberapa cabang di banyak kota, terutama di daerah sekitar Yogyakarta dan Jawa tengah. Perkembangan yang meluas menyebabkan restoran ini mengalami masa pasang surut. Namun, hal tersebut bukan menjadi halangan karena seperti yang Anda lihat, restoran tetap berdiri hingga saat ini dan masih dengan menu yang sama.

Kita singgung sedikit sejarah restoran hingga dari awal hingga menjadi besar. Di Yogyakarta, ayam goreng mbok Berek sangat terkenal hingga digemari keluarga keraton dan presiden Indonesia. Bumbu dan bahan yang digunakan masih alami sehingga cita rasanya masih asli. Ny Suharti belajar dari mbok Berek kemudian ikut menjual ayam goreng. Pada awalnya, ia menggunakan nama mbok Berek untuk menarik pelanggan. Seiring berjalan waktu, Ny Suharti memiliki cukup modal untuk membuka usahanya sendiri bersama suami. Dengan resep yang sama, restoran yang telah berdiri kemudian berkembang pesat. Perkembangan ini tidak mengubah rasa yang telah menjadi ikon dari restoran.

Ada banyak restoran ayam goreng Suharti, namun cabang Yogya dianggap sebagai yang terbaik. Tempat ini adalah yang pertama kali didirikan dan Anda akan merasakan cita rasa tradisional asli. Selain itu, Yogyakarta adalah kota dengan banyak wisata kuliner dan Anda tentu tidak akan melewatkan untuk mencoba ayam goreng buatan Ny Suharti.

Lihat Artikel Sebelumnya : 
Sop Ayam Pak Min Klaten yang Tersohor
Pule Payung, Alternatif Wisata Pengganti Kali Biru

Sop Ayam Pak Min Klaten yang Tersohor

Banyak orang mungkin telah mendengar nama rumah makan Sop Ayam Pak Min Klaten atau bahkan pernah menyambangi warung makan ini sebelumnya. Bukan hal yang mengherankan mengingat warung makan ini telah memiliki cabang di banyak kota di luar Klaten. Dengan banyaknya cabang yang tersebar, warung makan ini menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi Anda untuk menjadi tempat Anda menyantap hidangan apabila Anda berada di suatu kota, termasuk Yogyakarta.

Selain memiliki cabang di banyak tempat, warung makan  ini juga telah dikenal oleh banyak orang yang tinggal di berbagai daerah, bahkan hingga ke luar Yogyakarta dan Klaten. Tidak heran warung makan ini telah dipercaya oleh banyak orang hingga sekarang.

Sop Ayam Pak Min Klaten

sumber gambar : Akun Instagram @rikha_indriaswari

Seperti namanya, Sop Ayam Pak Min Klaten menyediakan sop ayam sebagai menu utama dan andalan yang ditawarkan kepada pengunjung. Namun, sop ayam yang dijual di warung makan ini berbeda dengan sop ayam yang dijual di warung makan lainnya. Di rumah makan ini, sop ayam yang dijual pada dasarnya sudah disediakan di dalam mangkuk. Hal yang harus Anda lakukan adalah memilih sop yang tersedia di konter depan warung makan. Jangan khawatir Anda akan disuguhi sop yang sudah dingin. Pesanan Anda akan dibuat secara langsung di tempat setelah memesan untuk menjaga kehangatan makanan yang disajikan kepada pelanggan.

Hal kedua yang menjadi keunggulan tersendiri bagi warung makan Sop Ayam Pak Min Klaten adalah banyaknya variasi daging yang dapat Anda pilih untuk sop Anda. Tidak hanya bagian jeroan ayam yang dapat Anda temui di warung makan lainnya, seperti ati, ampela, babat, dsb. Anda dapat menemukan daging ayam “sungguhan” yang memiliki banyak daging, seperti dada, paha, dan sayap. Selain dari banyaknya pilihan daging yang tersedia, warung makan ini juga menyajikan sop ayam dengan cita rasa yang tidak ada bandingannya. Kombinasi bumbu dan semua bahannya menyatu dengan sempurna. Anda tidak akan tahu bagaimana lezatnya sop ayam Pak Min apabila Anda tidak mencicipinya sendiri.

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh warung makan mana pun untuk menarik pelanggan adalah lokasi dan aksesibilitas. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Sop Ayam Pak Min Klaten telah tersebar di banyak kota; bahkan satu kota memiliki lebih dari satu cabang yang sama. Dalam hal ini, Anda tidak akan mengalami kesulitan untuk menemukan dan mencicipi sop ayam buatan Pak Min. Untuk di wilayah Yogyakarta sendiri, Anda akan menemukan warung makan ini di wilayah Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul. Jadi bagi Anda yang sedang melakukan wisata di Yogyakarta, Anda dapat memilih salah satu cabang yang paling dekat dengan wilayah Anda.

Baca Juga :

Bakmi Jawa Mbah Gito yang Sangat “Jawa”
Warung Gudeg Tradisional Gudeg Mercon Bu Tinah

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^