Menu
×

Category Archives: Wisata Alam

Eksotisme Kebudayaan Multikultural Pantai Ngobaran Patut Anda Kunjungi

Berbagai wisata banyak ditawarkan di wilayah Gunungkidul Yogyakarta. Apalagi di sana banyak sekali lokasi wisata alam yang bisa Anda jumpai, mengingat daerah Gunungkidul lebih dikenal dengan keindahan alamnya membuat di sana banyak dikembangkan dan dilestarikan tempat wisata untuk wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta. Pantai Ngobaran adalah salah satu pantai eksotis yang ditawarkan Gunungkidul untuk dikunjungi.

Dimana Anda bisa Menemukan Pantai Ngobaran?

Jika Anda sudah tahu dimana posisi Pantai Ngrenehan, maka Anda bisa sangat mudah menemukan pantai Ngobaran. Apalagi Anda hanya perlu membayar satu saja tiket masuk untuk bisa mencapainya. Lokasi Pantai Ngobaran tidak jauh dari pantai Ngrenehan yaitu hanya 2 km membuat wisatawan gemar mengunjunginya bahkan menjadi destinasi yang cukup sering dikunjungi.

Pesona yang Ditawarkan Pantai Ngobaran

Pantai yang dijuluki sebagai salah satu pantai yang eksotis ini memang memiliki keindahan yang tidak ada taranya. Jika Anda termasuk orang beruntung maka ketika Anda berkunjung dan berwisata ke pantai ini Anda bisa menikmati hamparan rumput laut di sepanjang pantai pada saat air sedang surut.


Saat itulah, Anda bisa melihat betapa indahnya ciptaan Sang Maha Kuasa. Berbagai jenis binatang laut yang cantik juga akan sangat mudah Anda jumpai tanpa perlu menyelam. Keindahan inilah yang perlu untuk Anda buktikan kebenarannya.

Multikultural Masyarakat yang Kental

Satu lagi yang menjadi julukan pantai Ngobaran, ia dikenal sebagai salah satu pantai yang memiliki kekhasan budaya membuatnya cukup dikagumi. Di pantai ini Anda bisa menemukan keakraban dan kerukunan antarumat beragama. Layaknya di pulau Dewata, di sini Anda juga akan menemukan tempat-tempat ibadah yang memiliki letak berdampingan. Tentunya inilah yang membuat Pantai Ngobaran sebagai pantai eksotis dan unik. Indonesia bisa tergambar dari lingkungan pantai Ngobaran.

Hasil Laut Yang Melimpah juga Bisa Anda Rasakan

Masyarakat di sekitar Pantai Ngobaran memang banyak yang menjadikan nelayan sebagai mata pencaharian utamanya. Maka dari itu, ketika Anda berkunjung ke pantai ini Anda bisa membawakan oleh-oleh kepada saudara-saudara Anda dengan hasil laut. Tentunya harga yang bisa Anda dapatkan setelah penangkapan ikan di laut akan jauh lebih terjangkau daripada membelinya di pasar.

Sumber video : IG @djogjawisata

Anda tidak perlu merogoh kocek dalam untuk bisa merasakan hasil laut yang ada di pantai ini. Atau jika Anda enggan untuk memasaknya sendiri, banyak penjual makanan khas dan makanan dari hasil melaut nelayan yang ada di sini, pastinya rasa masakan juga tidak akan mengecewakan Anda. Salah satu yang menjadi favorit bagi wisatawan Pantai Ngobaran adalah masakan dari landak laut yang bisa sangat mudah Anda temukan di tepi Pantai Ngobaran. Jadi tulis dalam daftar destinasi wisata Anda ya!

Baca Juga :

Pantai Nglambor, Pantai Dua Kura-Kura Raksasa

Pantai Watunene, Pantai Dreamlandnya Jogja yang Tak Boleh Terlewatkan

2 months ago Tempat Wisata , Wisata Alam

Pantai Watunene, Pantai Dreamlandnya Jogja yang Tak Boleh Terlewatkan

Masihkah mencari pantai yang masih belum terjamah banyak orang? Mungkin salah satu pantai di Gunungkidul ini bisa menjadi pilihan Anda. Pantai ini disebut Pantai Watunene. Di Gunungkidul sudah dikenal sebagai surganya pantai terindah di Yogyakarta. Begitu juga Pantai Watunene menyuguhkan pemandangan yang eksotis karena masih bisa dikatakan ‘perawan’.

Beberapa pengunjung yang telah berlibur di tempat ini mengatakan bahwa pantai Watunene hampir mirip dengan Dreamland-nya Bali. Artinya pantai ini sangatlah indah bukan? Apakah Anda akan memastikan keindahan pantai ini dengan mata kepala Anda sendiri?

Lokasi Pantai Watunene

Pantai Watunene berada di Ds Tepus, Tepus, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika dilihat dari titik koordinat GPS yakni -8. 159241.110.628579. Jarak yang ditempuh dari kota Yogyakarta sekitar 50 km selama 2 hingga 3 jam menggunakan motor atau mobil. Sebagai tips, saat berkunjung ke Pantai Watunene, lebih baik menggunakan kendaraan bermotor karena jalan cukup sulit dijangkau.

Rute Menuju Lokasi

Dari Yogyakarta menuju arah Piyungan melalui Patuk-Bukit Bintang sampai Playen menuju jalan Baron kemudian lanjut ke arah pantai Kukup, Sepanjang, Krakal, Sundak, Indrayanti, Pok Tunggal Dan Pantai Seruni. Sampai di pantai Seruni lewat jalan sebelah baratnya menyusuri jalan setapak yang cukup sempit, sehingga harus dilalui dengan jalan kaki.

Baca Juga :

Jangan Lewatkan Suasana Sindu Kusuma Edu Park di Malam Hari Bersama Keluarga

Pantai Nglambor, Pantai Dua Kura-Kura Raksasa

Pantai Dreamland Nya Jogja

Jika Bali sudah sangat terkenal dengan pantai Dreamland-nya, Dreamland-nya Jogja adalah pantai Watunene. Pantai ini memiliki tebing-tebing yang menjulang tinggi nan gagah. Panorama yang dihasilkan sangatlah memukau nan elok. Tetapi sayangnya, pantai ini tidak bisa dijadikan tempat untuk menikmati sunrise maupun sunset karena terhalang oleh tebing-tebing tinggi tersebut.

Gambar dari ig @rhmsri_k

Bukit karst di sekeliling pantai membuat pemandangan sekitar lebih memukau, menakjubkan nan eksotis. Disini, para pengunjung bisa berswafoto dan banyaknyaspot foto yang menarik dengan keindahan alam yang ditawarkan. Hamparan pasir putih yang luas juga menjadi daya tariknya.

Pantai Yang Menentramkan

Dengan lokasi yang cukup tersembunyi membuat pantai Watunene menjadi destinasi yang sangat disarankan untuk para traveler yang membutuhkan keheningan, ketenangan dan kenyamanan yang didukung dengan suasana pantai yang masih alami, ditambah dengan tiupan angin yang sepoi-sepoi  menambah kesejukan yang menentramkan.

Pantai yang menentramkan (IG @rhmsri_k)

Tiket Masuk

Bagi para pengunjung yang hendak berwisata hanya membayar Rp.10.000/orang ketika melewati TPR, namun ketika masuk di lokasi Pantai Watunene tidak perlu membayar tiket masuk lagi. Untuk kendaraannya bisa diparkir di sekitar pantai dengan tarif Rp 2.000,00.

Tips-Tips Saat Berkunjung Di Pantai Watunene

  1. Pastikan baterai kamera dan handphone Anda terisi penuh
  2. Gunakan baju dan alas kaki yang nyaman
  3. Cek kondisi kendaraan Anda sebelum bepergian
  4. Ajaklah orang-orang tersayang Anda agar liburan semakin menyenangkan.

Pantai Nglambor, Pantai Dua Kura-Kura Raksasa

Gunungkidul tidak akan pernah habis dengan wisata pantainya. Kali ini terdapat pantai yang unik yang dinamakan Pantai Nglambor. Pantai ini berbentuk teluk mungil dengan diapit 2 bukit yang seakan-akan berbentuk kura-kura raksasa.  Hal inilah yang membuat Pantai Nglambor sangat cantik untuk dijadikan objek foto.

Pada umumnya wisata pantai dijadikan untuk berenang maupun sekedar menikmati kekayaan alamciptaan Tuhan. Berbeda halnya jika dapat menikmati kekayaan alam tersebut dengan melihat langsung keindahan biota laut atau lebih sering disebut snorkeling.

Pantai Nglambor

Pantai Nglambor, IG @pantai_nglambor

Asal- Muasal Pantai Nglambor

Pantai ini awalnya tidak begitu dikenal apalagi digemari oleh para wisatawan karena tempatnya terpencil dan cukup sulit dijangkau. Di lokasi ini hanya tinggal satu keluarga saja yakni Mbah Kartomo beserta istrinya, Mbah Tukiyem. Keluarga ini memilih pesisir pantai Nglambor sebagai tempat tinggalnya karena untuk menjaga hasil ladang mereka dari serangan monyet ekor panjang (macaca fascicularis) yang sering merusak dan memakannya.

Nglambor Beach, IG @ragam_indonesia7

Ketika pantai Nglambor mulai dikenal, sekelompok orang menyadari potensi yang dimiliki pantai Dua Kura-kura ini berbeda dengan pantai lainnya, sehingga mereka mengembangkan dan menjadikannya sebagai destinasi wisata pilihan masyarakat.

Lokasi Pantai Nglambor

Lokasi Pantai Nglambor terletak di desa Purwodadi, kecamatan Tepus, kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak dari kota Yogyakarta +/- 70 km yang dapat ditempuh selama 2-3 jam. Pantai ini berada diantara pantai Siung dan pantai Jogan. Meskipun akses menuju tempat ini cukup sulit, namun anda tidak akan kecewa dengan pemandangan dan keunikan yang dimilikinya.

Surganya Snorkeling Di Yogyakarta 

Para wisatawan yang mencintai dunia snorkeling bisa memasukkan pantai Nglambor dalam  daftar destinasi wisata pantai untuk dikunjungi. Pasalnya keberagaman biota bawah lautnya masih sangat indah dan alami. Mungkin saja bisa menjadi pilihan snorkeling bagi yang belum bisa berkunjung ke Raja Ampat. Terumbu karang, rumput laut, berbagai jenis ikan yang berwarna-wani dan juga air laut yang sangat jernih akan menambah takjub bagi siapapun yang memandangnya. Selama ber-snorkeling  para wisatawan bisa berswafoto di dalam air.  Hasil foto underwaterpastinya akan memberikan kesan berbeda daripada biasanya.

Gambar by : IG @nramory

Tiket Masuk Pantai Nglambor 

Untuk dapat mengunjungi pantai yang unik ini, para pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp 5.000,00/orang. Harga yang sudah cukup terjangkau bukan ?

Fasilitas Yang Tersedia 

Ada berbagai macam fasilitas yang disediakan pengelola Pantai Nglambor seperti: 

  1. Toilet/ ruang ganti
  2. Tempat penitipan barang
  3. Mushola
  4. Warung makan sederhana
  5. Jasa ojek (dikarenakan akses yang cukup sulit)
  6. Menyewakan alat snorkeling (masker, snorkel, sepatu karet)
  7. Disediakan guide selama snorkeling

Saat ini pantai Nglambor sudah terkenal dan sangat ramai pengunjung tetapi pesona dan kealamiahannya masih sangat terjaga dengan baik. Masihkah ragu untuk ber-snorkeling disini ?

Baca Juga :

Pesona Kebun Teh Nglinggo: Sensasi Minum Teh Hasil Petikan Sendiri

Jangan Lewatkan Suasana Sindu Kusuma Edu Park di Malam Hari Bersama Keluarga

Pesona Kebun Teh Nglinggo: Sensasi Minum Teh Hasil Petikan Sendiri

Yogyakarta tidak diragukan lagi menjadi salah satu kota sejuta pesona. Bagaimana tidak, banyak sekali tempat-tempat indah yang tak akan ada habisnya untuk dikunjungi para wisatawan. Salah satu tempat wisata yang menyejukkan dan memanjakan mata adalah Kebun Teh Nglinggo Kulon Progo ini. Kita akan mengulas sedikit mengenai pesona serta keindahan yang ada di Kebun Teh Nglinggo ini.

Lokasi

Kebun Teh Nglinggo ini terletak di Dsn Nglinggo Ds Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta. Rute tercepat untuk mengunjungi kebun teh tersebut yakni melewati Jalan Godean. Anda bisa mengambil arah dari Tugu Jogja ke barat sejauh kurang lebih 18 km menuju Kulon Progo. Kemudian Anda akan melewati jembatan Kali Progo dan akan terlihat lampu merah, belok kanan sekitar 18 km dan akan terlihat lampu merah berikutnya. Lampu merah tersebut adalah perempatan Dekso, belok kiri sekitar 10 km sampai menemukan Pasar Plono. Nah setelah itu Anda hanya perlu mengikuti penunjuk jalan menuju area retribusi Kebun Teh Nglinggo.

Sumber foto IG @goten444

Harga tiket masuk

Harga tiket masuk untuk dari jalur area retribusi dikenakan biaya 3 ribu rupiah aja. Cukup murah untuk menikmati pesona Kebun Teh Nglinggo ini. Apalagi wisatawan disuguhi hamparan teh hijau yang menyejukkan.

Hal menarik

Jika memiliki hobi minum teh, akan sangat menyenangkan saat berkunjung ke Kebun Teh Nglinggo ini karena Anda dapat memetik sendiri teh yang akan diseduh. Tentunya akan memberikan sensasi yang berbeda, ditambah pemandangan hijau terbentang luas. Bukan hanya itu, pesona Kebun Teh Nglinggo juga dapat dilihat dijadikan spot foto yang menarik. Karena letak perkebunan teh Nglinggo yang berada di ketinggian 800 mdpl di pegunungan menoreh. Ditambah lagi pesona indahnya panorama 8 puncak gunung yakni Merapi, Merbabu, Slamet, Unggran, dan Prau.

Selain itu pastikan Anda juga menikmati sunrise serta sunset yang mempesona  Udara sejuk dan hamparan perkebunan teh nan hijau menambah pesona yang ada. Bagi Anda yang ingin merasakan keindahan lebih lama, jangan khawatir terdapat homestay dengan fasilitas lengkap. Tempat tidur yang pastinya nyaman, kamar mandi yang terjaga kebersihannya dan kuliner khas Samigaluh. Selain itu bagi Anda yang membutuhkan kebutuhan-kebutuhan lain, Anda dapat berbelanja di warung- warung milik warga desa sekitar.  Anda pun dapat menikmati teh khas Nglinggo.

Kebun Teh Nglinggo

Kebun Teh Nglinggo, IG @verayuliati

Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi berkebun serta beternak, Anda dapat mendapatkan paket dan program khusus. Hal ini sangat menarik hingga wisatawan mancanegara banyak yang datang untuk sekedar menikmati paket-paket wisata yang tersedia. Anda tidak perlu khawatir karena keindahan Kebun Teh ini akan membawa kesan tersendiri pada liburan Anda. Jadi masihkah Anda ragu untuk menambah Kebun Teh Nglinggo ke dalam list destinasi liburan Anda?

Cahaya Surga dan Cerita Kelam Goa Jomblang

Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, pastikan Anda tidak hanya mampir ke Malioboro dan Borobudur saja. Tempat wisata lain yang rekomended berada di Gunung Kidul dengan Pegunungan Sewu yang merupakan pegunungan karst. Di dalamnya terdapat 500 goa yang tentunya menyimpan keindahan dan cerita tersendiri. Salah satunya adalah Goa Jomblang.

Lokasi dan Akses Menuju Goa Jomblang Gunung Kidul

Desa Jetis Wetan, Semanu, Gunungkidul DIY, merupakan lokasi Gua jomblang. Akses menuju lokasi Goa Jomblang dapat ditempuh kurang lebih 10 km dari kota Wonosari. Angkutan umum berupa pun dapat dijadikan alternatif transportasi menuju lokasi. Apabila berniat menggunakan bus untuk menuju lokasi Anda dapat naik bus dari terminal Giwangan dengan jurusan Wonosari. Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi dari arah Yogyakarta, jalur yang harus ditempuh yakni dari arah Piyungan menuju Patuk, lanjut ke arah Wonosari dan Semanu kemudian Anda akan menemukan papan petunjuk menuju Wisata Kali Suci dan Goa Jomblang.

Bagi Anda yang belum pernah ke sana dan ingin diantar ke Gua Jomblang, Anda bisa menggunakan jasa sewa mobil Jogja Empat Roda.

Fasilitas yang Dapat Anda Temukan

Sebelum menuju lokasi goa, Anda dapat singgah di rumah kepala Dukuh Jetis Wetan untuk sekedar beristirahat, menitipkan barang, dan menggunakan kamar mandi untuk membersihkan lumpur. Anda akan disuguhi teh maupun air oleh kepala dukuh. Biasanya para penjelajah memberikan tips seikhalasnya bagi sang tuan rumah untuk menghargai beliau. Selain itu untuk masuk ke dalam goa, Anda perlu menyewa peralatan caving sebesar Rp450.000,00. Meski mahal, namun standar keselamatannya telah terjamin dan Anda akan didampingi oleh satu pemandu untuk menemani Anda.

Baca Juga : Embung Banjaroya, Menikmati Keindahan Waduk di Atas Ketinggian

Keindahan Goa Jomblang

Rata-rata wisatawan yang mengunjungi Goa Jomblang berkunjung untuk menikmati panorama dalam goa yang indah. Mulut goa berada di bagian atas dan cahaya matahari dapat masuk kedalamnya sehingga menghasilkan keindahan yang luar biasa. Penggemar fotografi wajib mencoba spot foto yang satu ini. Wisatawan sering menyebut cahaya matahari yang masuk melalui mulut goa dengan cahaya surga. Terlebih lagi jika anda berada di dalam goa pada jam 10 hingga jam 12 siang, Anda akan mendapatkan cahaya maksimal yang indah.

What a wonderful experience!! IG @khitotul

Kisah Kelam di Balik Goa Jomblang Gunung Kidul

Dibalik keindahannya, Goa Jomblang menyimpan sejumlah sejarah kelam. Antara tahun 1970-1980 an, Goa Jomblang dipakai sebagai lokasi pembunuhan massal anggota PKI. Hal ini diperkuat dengan penemuan tulang belulang manusia sebanyak 3 truk pada tahun 1982. Tentu saja hal ini membuat kesan angker yang nampak pada Goa Jomblang. Masyarakat sekitar pun sering dibuat resah oleh penampakan yang terjadi. Namun sejak tahun 1990, seiring digelarnya doa bersama oleh masyarakat di sekitar goa. Penampakan yang meresahkan masyarakat sudah tidak lagi muncul. Malah sekarang Goa Jomblang semakin dipadati wisatawan.

order for the light to shine so brightly, the darkness must be present. IG @pameladaineIn

Pantai Ngetun, Pantai ‘Perawan’ Di Gunungkidul

Wisata pantai merupakan salah satu alternatif yang banyak digunakan untuk berlibur bersama teman, sahabat maupun keluarga. Di Yogyakarta, surganya wisata pantai berada di kabupaten Gunungkidul. Pesona pantai di Gunungkidul sudah tidak perlu diragukan lagi, hampir semua pantai disana sudah dijamah oleh para pelancong baik lokal maupun mancanegara.  Namun apakah masih ada pantai yang ‘perawan’ di Gunungkidul?

Ya, anda masih dapat menemukan pantai ‘perawan’ disana yaitu pantai Ngetun. Mungkin namanya masih terdengar asing di telinga. Maka dari itu anda bisa mengunjungi pantai ini sebagai pilihan terbaru untuk berlibur di akhir pekan ini.

IG @fitrikusumastuti

Lokasi Pantai Ngetun 

Pantai Ngetun berlokasi di  Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah barat pantai Timang. Dikarenakan pantai ini tempatnya tersembunyi, disarankan untuk bertanya kepada warga sekitar.  Dari kota Yogyakarta dapat ditempuh selama 1.5 hingga 2 jam perjalanan, sedangkan untuk sampai ke lokasi harus menempuh jarak +/- 3 km atau 10 menit dari jalan raya tepus.

Untuk menuju ke destinasi wisata ini, Anda bisa menggunakan jasa sewa mobil yang tersebar banyak di Yogyakarta. Salah satunya adalah JOGJAEMPATRODA. Sewa mobil bisa dengan sopir atau tanpa sopir (selfdrive). Rental Mobil Jogja rekomended, bisa dicek di review google JogjaEmpatRoda.

 

Pesona Laut Yang Masih ‘Perawan’ 

Pantai Ngetun bisa dibilang sebagai pantai ‘perawan’ karena banyak orang yang masih belum mengetahui keberadaan pantai yang mempesona ini.  Akses yang sulit dan tersembunyi membuat para wisatawan minim informasi menuju Pantai Ngetun. Keindahan alam pantai Ngetun dibuktikan dengan masih banyaknya biota laut yang tinggal, pasirnya yang putih, desiran ombaknya yang mempesona dan ditambah lagi pemandangan alamnya karena pantai ini diapit oleh 2 bukit sehingga nampak seperti teluk yang mungil.

@pantai.jogja

Dengan kondisi laut yang masih sangat alami, diharapkan para pengunjung dapat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan karena dengan tindakan yang salah akan menimbulkan pencemaran yang dapat merugikan manusia di masa mendatang

Tempat Favorit Untuk Para Pemancing 

Adanya sumber mata air di dekat bibir pantai menjadikan tempat ini sebagai surganya para pemancing. Mereka sering menggunakan gaya rock fishing saat memancing dikarenakan kondisi lokasinya. Banyak para pemancing yang menganggap tempat ini sebagai tempat favorit mereka karena dapat dipastikan hasil tangkapan yang melimpah dan dijamin sangat segar. Namun karena lokasi yang sulit dijangkau, maka para pemancing tidak dapat setiap saat melakukan hobinya di tempat ini.

Surganya Biota Laut

Pantai ini memiliki berbagai macam biota laut salah satunya yaitu digunakan sebagai tempat bertelurnya para penyu. Hal ini dapat digunakan sebagai bukti bahwa pantai Ngetun masih sangat terjaga kealamiahannya.

Baca Juga :

Berwisata Ziarah Di Makam Raja Imogiri: Makam-Makam Para Raja Mataram

Embung Banjaroya, Menikmati Keindahan Waduk di Atas Ketinggian

Tips Berwisata Di Pantai Ngetun

Bagi yang sudah memiliki rencana untuk berlibur di tempat ini, disarankan untuk menyiapkan segala keperluan yang diperlukan, diantaranya :

  1. Gunakan sepeda motor saat menuju lokasi wisata
  2. Pastikan kendaraan anda dalam performa yang baik
  3. Bawalah barang-barang yang dibutuhkan saja
  4. Pastikan baterai kamera maupun smartphone dalam kondisi penuh sehingga dapat digunakan untuk berswafoto.
  5. Selalu waspada karena jalurnya sangat licin dan berbahaya

Taman Sungai Mudal, Wisata Alam Baru di Kulonprogo

Jika selama ini sungai selalu diidentikkan dengan kotor, namun hal ini berbeda jika anda mengunjungi Taman Sungai Mudal. Sungai yang berada di Kabupaten Kulonprogo ini benar-benar jernih dengan pesona alam tropis yang begitu indah. Tempat ini sebenarnya merupakan kolam pemandian dengan air yang jernih berwarna toska.

Ekowisata ini dinamakan Taman Sungai Mudal dikarenakan air yang ada di tempat ini berasal sumber mata air Mudal. Tampilan alam yang ada di sekitar lokasi memang dibuat seperti layaknya taman. Sehingga banyak orang yang berkunjung, bermain air sambil menikmati keindahan pesona alam.

Taman Sungai Mudal

@saiffuul

Tempat rekreasi ini dibuka pada tahun 2011 oleh inisiatif dari warga yang berada di sekitar lokasi Taman Sungai Mndal. Tak hanya wisata air terjun dan kolam pemandian saja, ada banyak spot menarik lainnya yang dapat dicoba.

Harga Tiket Masuk

Untuk bisa masuk ke dalam lokasi wisata, pengunjung dibebankan biaya sekitar Rp 4.000 saja. Wisata Taman Sungai Mudal ini buka setiap harinya dari pukul 8 pagi hingga 5 sore. Bagi pengunjung yang tidak bisa berenang, di sini juga disediakan sewa pelampung dengan harga Rp 5.000 saja. Jangan lupa pula untuk biaya parkir Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Gambar : IG @@dimas.hy

Selain bermain air, pengunjung yang datang juga dapat melakukan berbagai kegiatan outdoor. Seperti berkemah, river tubing, flying fox. Untuk wahana flying fox, pengunjung bisa mencobanya dengan membayar biaya Rp 15.000/orang. Menariknya lagi, wisata ini di fasilitasi dengan WiFi sehingga memudahkan pengunjung yang ingin mengunggah foto-foto selama berada di Taman Sungai Mudal.

Lokasi Wisata

Taman Sungai Mudal berada di Ds Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Untuk rute menuju wisata, anda bisa mengambil titik keberangkatan dari perempatan Tugu Jogja. Setelah itu menuju ke barat hingga sampai di perempatan Demak Ijo yang ada di Ring Road Barat. Dari jalan Goden lurus terus mengikuti penunjuk arah hingga melewati Jembatan Sungan Progo. Kemudian ambil jalan yang menuju Goa Kiskenda dan sampai di pertigaan Goa Kiskenda dan lurus terus. Dari pertigaan hutan pinus, anda bisa mengambil arah ke kiri menuju Kokap dan kemudian ikuti papan jalan menuju Taman Sungai Mudal.

Anda bisa mengunjungi tempat ini dengan cara menyewa mobil. Sewa Mobil Jogja terpercaya ada di website ini. Jogja Empat Roda menyewakan mobil secara lepas kunci ataupun dengan sopir.

Wisata Lainnya Yang Dapat Dikunjungi

Tak hanya kolam pemandian saja, anda juga dapat mengunjungi wisata lainnya. Misalnya seperti Air terjun Mudal yang jaraknya hanya 95 m dari mata air. Ada spot menarik yang bisa dijadikan tempat foto seperti lubuk dan jeram-jeram. Jika anda kurang begitu menyukai wisata air, maka anda bisa mencoba untuk melakukan tracking di Watu Wayang.

Baca Juga : Mencicipi nikmatnya Jogja di Gudeg Sagan

Tempat ini sebenarnya merupakan tebing batu kapur yang bentuknya mirip dengan kelir wayang. Sehingga masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama Watu Wayang. Di sini anda bisa menemukan banyak sekali jenis kera ekor panjang dan berkeliling menyusuri taman Sungai Mudal yang dipenuhi dengan pepohonan rindang serta aneka bunga yang cantik.

2 years ago Wisata Alam

Keindahan Bukit Mojo Gumelem Dlingo Bantul

Bukit Mojo Gumelem telah dikembangkan sejak tahun 2016 di awal tahun. Hal ini berjalan bersama dengan meningkatnya kepopuleran dari bukit, yakni Panguk Kediwung. Namun, waktu itu bentuk gardu pandang masih dibuat hanya ala kadarnya, tanpa ada sentuhan nilai artistik. Namun, setelah adanya Jurang Tembelan yang terkenal karena adanya gardu pandang dengan bentuk kapal raksasa yang berada di tepi jurang, lokasi dari bukit ini lalu kembali diberikan penataan ulang serta diberikan gimmick yang menarik. Terdapat dua spot yang selalu jadi idola bagi pengunjung yang memang datang ke lokasi ini. Pertama, spot dengan sarang burung yang berada di atas bukit. Kedua, spot dengan artistik bunga matahari. Kedua spot ini memang sangat terkenal di jejaring sosial.

Lokasi dari Bukit Mojo Gumelem berlokasi tidak jauh dari Kebun Buah, yakni Mangunan. Tempat wisata yang masih terbilang baru ini berlokasi di jalur untuk menuju ke ‘Bukit Panguk Kediwung’. Tepatnya, ada di RT 4 yang masuk ke Pedukuhan Kediwung. Tempat ini termasuk ke daerah Mangunan, Dlingo, kabupaten Bantul. Sedangkan akses untuk menuju kesini juga cukup mudah karena kondisi jalan sudah cukup bagus, sehingga bisa ditempuh menggunakan mobil atau sepeda motor. Namun, tetap harus berhati-hati karena kondisi jalannya yang cukup menanjak. Jangan ragu akan pesona keindahan yang ditawarkan. Karena kawasan wisata ini dilengkapi dengan berbagai jalan setapak yang ditambah dengan penataan batu alam dan juga gazebo berpadu dengan banguk yang ada di sisi kiri dan kanan menambah kecantikan sekitar.

Bukit Mojo Gumelem

Sumber Gambar : Akun Instagram @ihsanudn

Untuk menuju ke Bukit Mojo Gumelem bisa ditempuh bergantung dari arah datangnya. Bila dari Jogja, maka rute yang bisa ditempuh adalah sebagai berikut.

  1. Titik pertama dari Terminal Giwangan. Lurus ke arah selatan melewati Jl. Imogiri Timur.
  2. Setelah tiba di pasar Imogir yang terletak di pertigaan, ambil arah ke kiri hingga sampai di sebuah pertigaan untuk menuju Makam Raja Imogiri.
  3. Ambil arah ke kanan untuk menuju Mangunan.
  4. Sesudah itu, lurus saja dengan mengikuti jalan hingga menemukan Tugu Mangunan.
  5. Kemudian, belok ke arah kanan menuju arah Kebun Mangunan.
  6. Sampai di pertigaan, ambil arah kiri menuju ke SD Kanigoro. Bila ambil kanan menuju ke Kebun Buah Mangunan.
  7. Lalu belok ke kanan dan ke kiri, bertemu dengan pertigaan untuk menuju Panguk dan Mojo.
  8. Ambil arah ke kanan dan ikuti jalan.
  9. Nanti bertemu dengan petunjuk arah untuk menuju ke Bukit Mojo.
Bukit Mojo Gumelem

Sumber Gambar : Akun Instagram @jogjaku

Harga tiket masuk Bukit Mojo Gumelem hanya dikenakan tarif parkir kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor, dan Rp 5.000 untuk mobil. Namun, bila ingin mengabadikan momen dengan berfoto cukup membayar Rp 3.000 per spot. Sangat cocok sebagai tempat untuk melepas penat setelah lelah beraktivitas bekerja dan dapat kembali untuk menyegarkan pikiran.

Wisata Populer di Jogja :
Indahnya Matahari Terbenam di Puncak Bukit Paralayang Parangtritis, Yogyakarta
Goa Ngeleng, Wisata Horisontal dengan Nuansa Vertikal

2 years ago Wisata Alam

Goa Ngeleng, Wisata Horisontal dengan Nuansa Vertikal

Berjalan-jalan mengeksplorasi gunung tentu sudah biasa. Menemukan sebuah goa lalu menelusurinya juga sudah tidak aneh lagi. Lalu bagaimana dengan menelusuri sebuah goa di pegunungan? Masih kegiatan yang umum. Namun Gunung Kidul memiliki Goa Ngeleng, sebuah goa yang terletak di daerah pegunungan namun memiliki nuansa vertikal.  Rupanya nuansa vertikal ini disebabkan karena atap atau langit-langit goa yang runtuh sehingga “membuka” sebagian sisi goa. Jika dilihat dari kejauhan, nuansa vertikal tersebut bisa terlihat dengan jelas, dimana tampilannya tampak seperti spot para pemanjat tebing menyalurkan hobinya. Namun sesungguhnya, goa ini sama seperti goa pada umumnya, hanya saja lebih “terbuka” pada satu sisinya.

Ketika memasuki area goa, pengunjung akan disambut dengan bau guano. Guano sendiri merupakan istilah untuk kotoran kelelawar. Ya, goa ini juga merupakan habitat kelelawar Chaerephonplicata, sejenis spesies kelelawar berukuran besar yang mendiami dinding dan mulut goa. Guano yang dihasilkan dari kelelawar ini kaya akan fosfor yang menjadi makanan bagi hewan lainnya yang mendiami bagian dalam goa ini seperti jangkrik, udang, laba-laba, dan beberapa jenis arthropoda lainnya. Bau guano cukup menyengat terutama pada musim kemarau, sehingga pengunjung disarankan menggunakan masker. Guano yang terdapat pada goa ini terbilang cukup melimpah, yaitu dengan ketebalan kurang lebih semata kaki atau bahkan hingga 40 cm pada musim kemarau.

Goa Ngeleng

Sumber Gambar : explorewisata[dot]com

Untuk mengakses bagian dalam Goa Ngeleng wisatawan dapat menempuh dua jalur masuk yakni jalur horizontal dan vertikal. Salah satu dari mulut goa horizontal merupakan tempat tinggal dari kelelawar berukuran besar seperti yang telah dijelaskan di atas. Jika ingin menggunakan mulut goa vertikal, wisatawan dapat langsung mengakses lewat doline (cekungan yang tercipta akibat runtuhnya atap bagian tengah goa), sedangkan untuk menggunakan mulut goa horizontal wisatawan harus menempuh jalan setapak sepanjang kurang lebih 1 km.

Goa Ngeleng

Sumber Gambar : explorewisata[dot]com

Bagian dasar dari Goa Ngeleng merupakanaliran sungai yang jika ditelusuri akan menuju bagian goa horizontal kedua. Untuk mencapai dasar goa dengan berjalan kaki menggunakan jalan setapak, maka wisatawan harus menyusuri sungai tersebut. Sungai ini biasanya akan kering pada musim kemarau, sedangkan pada musim penghujan bisa terjadi banjir di bagian dalam goa sehingga wisatawan diharapkan untuk berhati-hati. Terlebih lagi, biasanya pada saat musim penghujan bebatuan yang digunakan sebagai pijakan akan menjadi lebih licin.

Dengan melimpahnya populasi kelelawar, penduduk setempat memiliki opsi tambahan untuk mata pencaharian yaitu dengan berburu kelelawar. Cara menangkapnya pun unik, yakni dengan membentangkan jaring pada mulut goa yang akan menghalangi jalan keluar dari kelelawar. Kelelawar tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh penduduk setempat menjadi bahan obat maupun makanan. Untuk merasakan sensasi petualangan seperti yang telah dibahas di atas, wisatawan dapat berkunjung ke Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tempat Goa Ngeleng berada.

Rekomendasi Wisata Alam Sebelumnya :
Menikmati Matahari Terbit dari Puncak Gunung Ireng di Yogyakarta
Indahnya Matahari Terbenam di Puncak Bukit Paralayang Parangtritis, Yogyakarta

Indahnya Matahari Terbenam di Puncak Bukit Paralayang Parangtritis, Yogyakarta

Bukit Paralayang Parangtritis adalah sebuah wisata alam yang berada di desa Parangtritis, kecamatan Kretek, kabupaten Bantul, Yogyakarta. Lokasi ini sangat mudah untuk dicapai. Dari pusat kota Yogyakarta, Anda dapat langsung mengikuti arah jalan yang menuju ke jalan Parangtritis. Jika ingin menggunakan kendaraan umum, lokasi ini dapat ditempuh dengan bis jurusan Jogja-Bantul dari terminal Giwangan, Yogyakarta.

Sesuai namanya, bukit ini kerap dijadikan sebagai lokasi untuk melakukan olahraga paralayang. Karena satu kawasan dengan pantai Parangtritis, maka lokasi ini dipenuhi dengan pemandangan laut pantai selatan. Di sekitar kawasan ini juga terdapat beberapa peninggalan sejarah seperti Pasanggrahan Gembirowati, Candi Gembirowati, Goa Lengse, dan juga Sendang Beji. Jadi, tidak ada salahnya pula untuk mengunjungi lokasi-lokasi ini jika Anda sedang berada di Parangtritis.

Bukit Paralayang Parangtritis

Sumber Gambar : Akun Instagram @bocahmlaku

Selain sebagai lokasi kegiatan paralayang, bukit Paralayang Parangtritis merupakan spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam. Dengan dikelilingi pemandangan laut dari pantai selatan serta beberapa pepohonan hijau di sekitarnya, maka tidak salah jika banyak pengunjung yang rela menghabiskan waktu berjam-jam di lokasi ini. Dari pantai Parangtritis, bukit ini dapat ditempuh dengan jalan kaki sejauh kurang lebih 3 km dengan mengikuti jalan yang mengarah ke perbukitan. Jika kebingungan, Anda dapat bertanya kepada orang di sekitar lokasi ini. Biaya masuk ke lokasi ini sudah jadi satu dengan biaya masuk ke pantai Parangtritis. Jadi tidak heran jika kebanyakan pengunjung memilih menghabiskan waktu dengan berenang di pantai Parangtritis pada pagi atau siang hari. Sedangkan pada sore hari, mereka akan berjalan menuju bukit untuk menikmati keindahan matahari terbenam.

Bukit Paralayang Parangtritis

Sumber Gambar : Akun Instagram @m._fahrurrozi

Siapkan uang sekitar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 jika ingin merasakan paralayang dari lokasi bukit Paralayang Parangtritis. Dengan harga tersebut, Anda sudah dapat melakukan kegiatan yang memacu adrenalin ini dengan dipandu oleh orang-orang berpengalaman dari komunitas paralayang. Meskipun demikian, kegiatan paralayang ini tidak dapat dilakukan setiap hari karena sangat bergantung pada arah dan kecepatan angin. Waktu terbaik untuk menikmati olahraga paralayang di sini adalah pada bulan Desember hingga Maret, karena pada bulan-bulan tersebut angin biasanya akan berhembus ke arah barat. Sehingga hampir dapat dipastikan paralayang akan mampu terbang dan mendarat dengan baik. Namun jika ingin berhemat, menikmati pemandangan matahari terbenam yang sangat indah dari puncak bukit ini sudah lebih dari cukup.

Peta Lokasi Bukit Paralayang Parangtritis

Karena biaya masuk yang sudah jadi satu dengan tiket masuk ke pantai Parangtritis, maka selanjutnya pengunjung hanya akan dikenai biaya parkir sebesar Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 hingga Rp 10.000 untuk mobil atau bis. Jangan khawatir akan kehabisan tempat parkir karena bukit Paralayang Parangtritis memiliki area parkir yang sangat luas.

Tempat Menarik Lainnya :
Karst Tubing, Olahraga Air yang Tak Kalah Menantang
Menikmati Matahari Terbit dari Puncak Gunung Ireng di Yogyakarta

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^