Menu
×

Category Archives: Wisata Pantai

Eksotisme Kebudayaan Multikultural Pantai Ngobaran Patut Anda Kunjungi

Berbagai wisata banyak ditawarkan di wilayah Gunungkidul Yogyakarta. Apalagi di sana banyak sekali lokasi wisata alam yang bisa Anda jumpai, mengingat daerah Gunungkidul lebih dikenal dengan keindahan alamnya membuat di sana banyak dikembangkan dan dilestarikan tempat wisata untuk wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta. Pantai Ngobaran adalah salah satu pantai eksotis yang ditawarkan Gunungkidul untuk dikunjungi.

Dimana Anda bisa Menemukan Pantai Ngobaran?

Jika Anda sudah tahu dimana posisi Pantai Ngrenehan, maka Anda bisa sangat mudah menemukan pantai Ngobaran. Apalagi Anda hanya perlu membayar satu saja tiket masuk untuk bisa mencapainya. Lokasi Pantai Ngobaran tidak jauh dari pantai Ngrenehan yaitu hanya 2 km membuat wisatawan gemar mengunjunginya bahkan menjadi destinasi yang cukup sering dikunjungi.

Pesona yang Ditawarkan Pantai Ngobaran

Pantai yang dijuluki sebagai salah satu pantai yang eksotis ini memang memiliki keindahan yang tidak ada taranya. Jika Anda termasuk orang beruntung maka ketika Anda berkunjung dan berwisata ke pantai ini Anda bisa menikmati hamparan rumput laut di sepanjang pantai pada saat air sedang surut.


Saat itulah, Anda bisa melihat betapa indahnya ciptaan Sang Maha Kuasa. Berbagai jenis binatang laut yang cantik juga akan sangat mudah Anda jumpai tanpa perlu menyelam. Keindahan inilah yang perlu untuk Anda buktikan kebenarannya.

Multikultural Masyarakat yang Kental

Satu lagi yang menjadi julukan pantai Ngobaran, ia dikenal sebagai salah satu pantai yang memiliki kekhasan budaya membuatnya cukup dikagumi. Di pantai ini Anda bisa menemukan keakraban dan kerukunan antarumat beragama. Layaknya di pulau Dewata, di sini Anda juga akan menemukan tempat-tempat ibadah yang memiliki letak berdampingan. Tentunya inilah yang membuat Pantai Ngobaran sebagai pantai eksotis dan unik. Indonesia bisa tergambar dari lingkungan pantai Ngobaran.

Hasil Laut Yang Melimpah juga Bisa Anda Rasakan

Masyarakat di sekitar Pantai Ngobaran memang banyak yang menjadikan nelayan sebagai mata pencaharian utamanya. Maka dari itu, ketika Anda berkunjung ke pantai ini Anda bisa membawakan oleh-oleh kepada saudara-saudara Anda dengan hasil laut. Tentunya harga yang bisa Anda dapatkan setelah penangkapan ikan di laut akan jauh lebih terjangkau daripada membelinya di pasar.

Sumber video : IG @djogjawisata

Anda tidak perlu merogoh kocek dalam untuk bisa merasakan hasil laut yang ada di pantai ini. Atau jika Anda enggan untuk memasaknya sendiri, banyak penjual makanan khas dan makanan dari hasil melaut nelayan yang ada di sini, pastinya rasa masakan juga tidak akan mengecewakan Anda. Salah satu yang menjadi favorit bagi wisatawan Pantai Ngobaran adalah masakan dari landak laut yang bisa sangat mudah Anda temukan di tepi Pantai Ngobaran. Jadi tulis dalam daftar destinasi wisata Anda ya!

Baca Juga :

Pantai Nglambor, Pantai Dua Kura-Kura Raksasa

Pantai Watunene, Pantai Dreamlandnya Jogja yang Tak Boleh Terlewatkan

Pesona Pantai Ngrenehan dan Kelezatan Wisata Kulinernya Patut Anda Coba

Tahukah Anda bahwa sebenarnya cukup banyak pantai yang bisa Anda temukan di Yogyakarta. Mungkin sebagian orang termasuk Anda sering kali hanya menyebutkan pantai Parangtritis padahal kenyataan banyak sekali wisata alam terutama pantai yang bisa Anda temukan di sana. Bisa dijamin pantai-pantai di Yogyakarta masih masuk dalam kategori pantai yang belum terjamah atau masih sangat asri.

Pantai Ngrenehan Rekomendasi Untuk Liburan Anda

Jika Anda berkunjung ke daerah Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta, maka Anda akan menemukan berbagai wisata alam seperti pantai. Salah satu yang akan sangat membuat Anda memiliki liburan yang berkesan adalah pantau Ngrenehan. Pantai yang memiliki pesona indah pemandangan alamnya bisa dilihat dari pasir putih yang berkilau terkena terpaan sinar matahari. Di mana pantai ini tidak kalah indah dan menakjubkan dari salah satu pantai yang sudah cukup terkenal yaitu Pantai Parangtritis.

IG @rositaellysaputri

Bagaimana Bisa Sampai pada Pantai Ngerenehan?

Pantai yang berlokasi di sebelah barat Gunungkidul ini tidak jauh untuk bisa menjangkaunya. Lebih tepatnyaAnda bisa menemukan pantai ini di Kanigoro yang masuk wilayah kecamatan Saptosari, Yogyakarta. Jika Anda sering berkunjung ke daerah Gunung Kidul, mungkin yang akan Anda ketahui adalah wilayah Saptosari dengan pegunungan kapurnya.

Namun jika Anda mau masuk lebih jauh lagi, pemandangan pantai yang membius mata Anda bisa dijumpai. Jalur yang bisa Anda gunakan untuk sampai ke pantai ini pun cukup mudah. Apalagi Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp. 3000 per orang dan menambah biaya parkir sesuai dengan kendaraan yang Anda gunakan.

Bagi Anda yang ingin ke Pantai Ngrenehan dengan menggunakan jasa sewa mobil Yogyakarta, Jogja Empat Roda siap memberikan Armadanya. Bisa sewa dengan lepas kunci (selfdrive) ataupun menyewa dengan jasa sopir dari pihak JogjaEmpatRoda.

Bukan Hanya Wisata Alam tetapi juga Wisata Kuliner

Pantai Ngrenehan sendiri juga dikenal bukan hanya dari keindahan alam yang ditawarkannya. Bagi Anda pecinta kuliner sejati, terutama yang berbau seafood sangat disarankan untuk berkunjung ke Pantai ini. Banyak menu lezat hasil laut yang didapatkan dari Pantai Ngrenehan yang bisa langsung Anda rasakan. Layaknya pepatah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Anda bisa menikmati keindahan pantai sembari melepas penat dan menikmati hidangan nan menggoyang lidah yang disajikan di sana. Anda hanya tinggal memilih mana yang membuat Anda tergoda dan yang paling Anda sukai.

sumber foto : @rianmuhu

Suasana Tenang dan Nyaman di Pantai Ngrenehan

Pantai yang satu ini memang cukup dikenal dengan keindahan pasirnya yaitu berwarna putih bersih. Sebagai wisatawan tentunya akan tersihir oleh hamparan pasir putih dan laut yang biru yang menambah ketenangan Anda. Sangat pas untuk Anda yang ingin menenangkan fikiran dan mencari keheningan sejenak dari hiruk pikuk daerah perkotaan.

Baca juga : Cahaya Surga dan Cerita Kelam Goa Jomblang

Tebing-tebing tinggi yang mengelilingi pantai tentunya menjadi bumbu-bumbu penyempurna keindahan yang bisa Anda nikmati di pantai Ngrenehan. Jangan khawatir karena spot foto bisa Anda dapatkan dengan mudah. Anda pun bisa dengan mudah menjangkau tempat wisata alam lain yang berdekatan dengan pantai ini.

Artikel sebelumnya : Pantai Ngetun, Pantai ‘Perawan’ Di Gunungkidul

Indahnya Matahari Terbenam di Puncak Bukit Paralayang Parangtritis, Yogyakarta

Bukit Paralayang Parangtritis adalah sebuah wisata alam yang berada di desa Parangtritis, kecamatan Kretek, kabupaten Bantul, Yogyakarta. Lokasi ini sangat mudah untuk dicapai. Dari pusat kota Yogyakarta, Anda dapat langsung mengikuti arah jalan yang menuju ke jalan Parangtritis. Jika ingin menggunakan kendaraan umum, lokasi ini dapat ditempuh dengan bis jurusan Jogja-Bantul dari terminal Giwangan, Yogyakarta.

Sesuai namanya, bukit ini kerap dijadikan sebagai lokasi untuk melakukan olahraga paralayang. Karena satu kawasan dengan pantai Parangtritis, maka lokasi ini dipenuhi dengan pemandangan laut pantai selatan. Di sekitar kawasan ini juga terdapat beberapa peninggalan sejarah seperti Pasanggrahan Gembirowati, Candi Gembirowati, Goa Lengse, dan juga Sendang Beji. Jadi, tidak ada salahnya pula untuk mengunjungi lokasi-lokasi ini jika Anda sedang berada di Parangtritis.

Bukit Paralayang Parangtritis

Sumber Gambar : Akun Instagram @bocahmlaku

Selain sebagai lokasi kegiatan paralayang, bukit Paralayang Parangtritis merupakan spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam. Dengan dikelilingi pemandangan laut dari pantai selatan serta beberapa pepohonan hijau di sekitarnya, maka tidak salah jika banyak pengunjung yang rela menghabiskan waktu berjam-jam di lokasi ini. Dari pantai Parangtritis, bukit ini dapat ditempuh dengan jalan kaki sejauh kurang lebih 3 km dengan mengikuti jalan yang mengarah ke perbukitan. Jika kebingungan, Anda dapat bertanya kepada orang di sekitar lokasi ini. Biaya masuk ke lokasi ini sudah jadi satu dengan biaya masuk ke pantai Parangtritis. Jadi tidak heran jika kebanyakan pengunjung memilih menghabiskan waktu dengan berenang di pantai Parangtritis pada pagi atau siang hari. Sedangkan pada sore hari, mereka akan berjalan menuju bukit untuk menikmati keindahan matahari terbenam.

Bukit Paralayang Parangtritis

Sumber Gambar : Akun Instagram @m._fahrurrozi

Siapkan uang sekitar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 jika ingin merasakan paralayang dari lokasi bukit Paralayang Parangtritis. Dengan harga tersebut, Anda sudah dapat melakukan kegiatan yang memacu adrenalin ini dengan dipandu oleh orang-orang berpengalaman dari komunitas paralayang. Meskipun demikian, kegiatan paralayang ini tidak dapat dilakukan setiap hari karena sangat bergantung pada arah dan kecepatan angin. Waktu terbaik untuk menikmati olahraga paralayang di sini adalah pada bulan Desember hingga Maret, karena pada bulan-bulan tersebut angin biasanya akan berhembus ke arah barat. Sehingga hampir dapat dipastikan paralayang akan mampu terbang dan mendarat dengan baik. Namun jika ingin berhemat, menikmati pemandangan matahari terbenam yang sangat indah dari puncak bukit ini sudah lebih dari cukup.

Peta Lokasi Bukit Paralayang Parangtritis

Karena biaya masuk yang sudah jadi satu dengan tiket masuk ke pantai Parangtritis, maka selanjutnya pengunjung hanya akan dikenai biaya parkir sebesar Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 hingga Rp 10.000 untuk mobil atau bis. Jangan khawatir akan kehabisan tempat parkir karena bukit Paralayang Parangtritis memiliki area parkir yang sangat luas.

Tempat Menarik Lainnya :
Karst Tubing, Olahraga Air yang Tak Kalah Menantang
Menikmati Matahari Terbit dari Puncak Gunung Ireng di Yogyakarta

Wisata Unik Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta

Wisata yang unik merupakan destinasi wisata yang selalu menarik perhatian banyak orang. Apalagi jika disuguhi dengan pemandangan pantai yang indah. Perpaduan antara pasir yang lembut, langit biru cerah laut yang luas menjadi pemandangan yang sempurna. Jika berbicara soal pantai, tentunya Anda akan langsung merekomendasikan kabupaten Gunung Kidul sebagai tempat wisata pantai terbaik dengan keelokan dan keunikan yang dimiliki setiap pantai yang ada. Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta merupakan salah satu wisata pantai yang unik dan juga cantik. Berikut akan dipaparkan tentang keunikan yang dimiliki pantai ini.

 

 3 Keunikan dari Pantai Sadeng

  1. Memiliki Sejarah yang Unik

Pantai yang berada di desa Songbanyu ini terkenal dengan sejarah unik yang dimilikinya. Konon, Sungai Bengawan Solo selalu dikaitkan dengan pantai ini karena pada jaman dahulu sungai yang sangat melegenda tersebut bermuara ke Pantai Selatan. Namun, karena adanya lempengan Australia yang menghujam pada laut bawah Pulau Jawa membuat aliran tersebut berbalik arah menuju Utara dan aliran sungai tersebut menjadi terhenti. Terjadinya proses geologi tersebut meninggalkan jejak yang sampai saat ini dapat Anda temui jika berkunjung ke Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta ini. Pinggiran bekas lekukan aliran sungai itu pada saat ini dimanfaatkan untuk lahan pertanian sehingga banyak tumbuhan hijau yang dapat terlihat.

  1. Sebagai Tempat Pelabuhan Perikanan

Jika Anda berkunjung ke pantai ini, pemandangan pertama yang akan dilihat adalah jejeran perahu nelayan yang berlabuh pada pinggir laut. Pantai ini memang menjadi tempat pelabuhan oleh para nelayan yang habis mencari ikan di laut. Anda akan melihat kegiatan yang dilakukan oleh para nelayan di pelabuhan ini sehingga membuat pelabuhan ini sangat hidup. Disini Anda juga dapat melihat bermacam-macam perahu motor dengan berbagai ukuran, rumah pondok, serta terminal tempat pengisian bahan bakar perahu nelayan yang ada.

  1. Memiliki Pesona Pantai yang Indah

Dengan mengeluarkan uang sebesar 5 ribu rupiah per orang saja, Anda bisa menikmati pesona pantai indah yang dimiliki Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta. Pasir putih dan air laut yang bersih menjadi daya tarik para wisatawan untuk mengunjungi pantai ini. Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di pantai ini seperti memancing, berenang di tepi laut, menikmati pemandangan laut yang indah, menyicipi masakan seafood, serta menaiki kapal hingga ke tengah laut.

Pantai Sadeng

sumber foto: IG @pantaisadeng

Itulah tiga keunikan dari Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta yang menjadi daya tarik para pengunjung. Berkunjung ke pantai ini merupakan hal yang wajib Anda lakukan. Karena selain menikmati pemandangan pantai, Anda bisa menyaksikan jejak sejarah unik dari pantai ini. Aktivitas yang bisa Anda lakukan disini pun sangat beragam. Pantai ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas seperti toilet, warung makan, serta tempat parkir yang luas.

Baca Juga: 

https://rentalmobiljogja.id/pantai-pok-tunggal/
Keanekaragaman Laut dengan Terumbu Karang di Pantai Sepanjang

Keanekaragaman Laut dengan Terumbu Karang di Pantai Sepanjang

Apabila Anda ditanya oleh seseorang apakah Anda pernah mengetahui di mana Pantai Sepanjang, reaksi yang paling mungkin Anda berikan adalah kebingungan dan ketidaktahuan. Tak heran mengingat banyak wisatawan, bahkan mungkin termasuk Anda, yang masih memilih Bali sebagai destinasi wisata pantai utama dalam rencana wisata mereka. Banyaknya pilihan pantai yang tersedia membuat Anda melupakan pantai-pantai lain di luar Bali yang juga memiliki keindahan serupa. Salah satu pantai tersebut adalah pantai yang telah disebutkan di atas.

Pantai Sepanjang: Kuta Tempo Doeloe

Pantai Sepanjang merupakan salah satu dari pantai-pantai yang masih terletak di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang memiliki jarak terjauh dari pusat kota Yogyakarta. Hal tersebut membuat pantai ini tidak dipadati oleh wisatawan yang datang berkunjung. Walaupun harus menempuh jarak yang cukup jauh, ketenangan dan keasrian pantai ini cukup menembus perjalanan jauh yang harus ditempuh oleh wisatawan.

Garis pantai yang cukup panjang membuat pantai ini cocok dijadikan sebagai tempat berjemur tanpa harus berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya. Apabila dibandingkan dengan Pantai Kuta di Bali yang sangat penuh dengan wisatawan, pantai ini menawarkan kebebasan bagi pengunjung untuk menikmati sinar matahari dan ketenangan dengan sedikitnya jumlah wisatawan yang berkunjung. Hal tersebut membuat pantai ini dijuluki sebagai “Kuta Tempo Doeloe” oleh wisatawan dan warga lokal.

Ketika Anda memasuki wilayah pantai ini, jangan kaget apabila Anda melihat pantai ini bersatu dengan pemukiman warga lokal. Di pinggir pantai terdapat sebuah bukit melandai yang dijadikan sebagai lahan untuk menanam jagung dan kedelai oleh warga setempat. Namun, ketenangan dari pantai ini tidak serta-merta menghilang karena pemukiman warga lokal sendiri berjarak beberapa kilometer dari pantai. Di desa tersebut, Anda dapat berkunjung untuk makan di rumah warga setempat atau membeli kerajinan tangan warga setempat yang terbuat dari kulit kerang sebagai buah tangan.

Pantai Sepanjang

sumber foto: Instagram @jospictr

Selain ketenangan dan keleluasaan yang ditawarkan oleh Pantai Sepanjang, pantai ini juga memiliki keanekaragaman laut yang sangat beragam dengan aneka terumbu karang beraneka warna. Terumbu karang tersebut dapat dilihat ketika air pantai surut. Ketika pantai sedang pasang, Anda dapat menikmati sinar matahari dan semilir angin pantai dari kursi-kursi pantai yang tersedia di sepanjang pantai atau dari saung-saung kayu yang terdapat di pinggir pantai sambil menikmati camilan dan minuman dingin yang dijual di sekitar pantai.

Kesimpulannya, Pantai Sepanjang merupakan alternatif yang sangat cocok bagi Anda yang merasa bosan akan pantai-pantai di Bali yang telah dipenuhi oleh jumlah wisatawan yang sangat tinggi atau bagi Anda yang ingin bersantai di bawah sinar matahari tanpa harus pergi jauh keluar pulau.

Artikel Sebelumnya:

Keindahan Ombak Lembut Menyolek Bibir Pantai Ngeden Gunung Kidul
Wisata Pantai Pok Tunggal Liburan Bersama Teman dan Keluarga

Wisata Pantai Pok Tunggal Liburan Bersama Teman dan Keluarga

Berlibur ke Jogja merupakan keinginan sebagian besar orang. Keistimewaan setiap tempat wisata di Jogjakarta memang mengundang rasa penasaran. Terlebih lagi jika Anda mengunjungi Kabupaten Gunung Kidul. Anda akan dibuat heran dengan objek wisata yang tidak akan ada habisnya.  Namun, ada satu tempat wisata yang sangat disukai oleh para wisatawan, khususnya wisatawan remaja yaitu Pantai Pok Tunggal.

  • Pok Tunggal, Nama yang Unik

Nama Pok Tunggal sebenarnya diambil dari sebuah pohon yang tumbuh subur di sekitar pantai. Pohon ini bernama Pohon Duras yang artinya Pohon Pokok. Pohon tersebut hanya ada satu dan tumbuh subur di sekitar pantai. Oleh karena itu, masyarakat memberi nama pantai tersebut dengan nama Pantai Pok Tunggal. Masyarakat sekitar pantai sangat menjaga dan merawat pohon ini, maka dari itu setiap wisatawan yang berkunjung ke pantai dihimbau untuk tidak melakukan kerusakan. Pantai ini terletak di Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Jogjakarta. Pantai ini mulai dibuka sebagai tempat wisata pada tahun 2012. Seiring dengan perkembangan teknologi, pantai ini mulai dikenal masyarakat luas hingga saat ini.

  • Sebuah Pantai dengan Dua Bukit

Seperti pantai yang berada di Gunung Kidul lainnya, pantai ini memiliki pasir yang berwarna putih bersih. Letaknya yang berada di garis selatan membuat pantai ini mudah dikenal dan ramai wisatawan. Jika Anda berkunjung kesini, Anda akan terperanjat melihat keindahan yang nyata. Pandangan Anda akan tertuju ke bukit yang ada di pantai ini. Pantai Pok Tunggal diapit oleh dua bukit yang indah, yaitu bukit tirta yang berada di sebelah barat dan bukit panjong yang berada disebelah timur. Keindahan makin bertambah menawan kala Anda menikmati matahari terbenam pada senja hari di pantai.

Pohon Duras yang menjulang tinggi dan tumbuh di pinggir pantai seolah menjadi simbol tersendiri untuk pantai ini. Mata air yang mengalir di antara barisan tebing menjadi pelengkap sempurnanya keindahan di pantai ini. Tidak hanya sekedar berkunjung kepantai, sebagian besar para wisatawan menjadikan tempat ini untuk bermalam dengan mendirikan sebuah tenda.

  • Fasilitas yang Bagus

Seiring dengan pesatnya jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke pantai, pemerintah bekerjasama dengan masyarakat sekitar untuk membangun fasilitas-fasilitas umum yang dibutuhkan. Jika Anda berkunjung ke pantai ini, Anda bisa menyaksikan tatanan fasilitas-fasilitas umum  yang ada di sekitar pantai dan bisa dibilang bagus. Fasilitas-fasilitas tersebut diantaranya adalah toilet umum, tempat parkir kendaran, payung pantai, tenda dome, warung makan dan area untuk camping.

Pantai Pok Tunggal

sumber gambar: IG @agilnino33

Nah, bagi Anda yang sedang berlibur ke Jogja dan sekitarnya atau yang sedang merencanakan untuk liburan ke Jogja, Pantai Pok Tunggal bisa dijadikan pilihan sebagai tempat wisata pantai yang akan Anda kunjungi. Pantai ini sangat cocok untuk  tempat berlibur bersama keluarga, bersama teman ataupun tempat untuk acara honeymoon Anda.

Baca Juga:

Romantisme Alam di Pantai Indrayanti
Keindahan Ombak Lembut Menyolek Bibir Pantai Ngeden Gunung Kidul

Keindahan Ombak Lembut Menyolek Bibir Pantai Ngeden Gunung Kidul

Pantai indah yang satu ini belum lama dibuka dan diresmikan sebagai sebuah objek wisata. Pantai Ngedan yang sekarang diubah namanya menjadi Pantai Ngeden, Gunung Kidul dibuka secara resmi pada Febuari 2015. Pantai ini bisa menjadi alternatif wisata Anda yang berlokasi di Dusun Bedalo, Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari, Gunung Kidul Yogyakarta. Nama unik pantai ini belum begitu akrab di telinga para traveler, sehingga belum banyak jumlah wisatawan yang mengunjungi tempat ini.

Akses jalan menuju pantai cukup mudah karena pembangunan jalan yang sudah dilakukan untuk memudahkan wisatawan datang ke kawasan ini. Masuk ke area pantai, Anda tidak akan ditarik retribusi masuk sebagai bentuk promosi agar jumlah pengunjung dapat meningkat. Area parkir yang telah disediakan juga cukup luas dan rapi. Meskipun nama pantai ini bisa dibilang aneh dan jelek namun pemandangan pantai yang ditawarkan jauh dari kata jelek.

Pantai Ngeden

Sumber foto: IG @jogjawisata

Lautan luas yang biru bergoyang-goyang di tepian pantai yang berpasir putih itu. Ombaknya pelan dan lembut menyolek bibir pantai, namun kuat dan ganas jika menghempas bukit karang yang menjorok ke lautan. Perbukitan karang yang ditumbuhi pepohonan hijau berbaris di belakang area pantai memberikan suasana yang sejuk. Saat air laut sedang surut, beberapa bongkahan batu karang berserakan di Pantai Ngeden, Gunung Kidul. Tepat di samping bawah dari perbukitan karang, bebatuan dengan ukuran kecil dan besar berwarna hitam dengan warna hijau dari lumut yang menyelimuti, terdampar di atas pasir putih pantainya.

Fasilitas pantai berupa gazebo dapat menjadi tempat untuk pengunjung menikmati pemandangan pantai dengan jelas. Wisatawan pun bebas memilih bersantai di atas pasir atau di gazebo. Selain gazebo pengelola juga sudah membangun jalan setapak untuk akses ke atas bukit, pemandangan dari puncak tentu akan terlihat lebih indah. Jarak dari bawah menuju atas bukit sekitar 430 meter, meskipun lumayan jauh Anda tidak akan kecewa dengan keindahan pantai yang terlihat dari ketinggian. Panorama Pantai Ngeden, Gunung Kidul akan terlihat jelas begitu mempesona.

Pantai Ngeden

Sumber foto: IG @bimoaji_

Birunya air laut menjadi begitu putih saat airnya saling memantul menghantam tebing karang. Struktur dinding tebing yang tak berbentuk menambah keindahan dengan warna hitam yang menawan. Dari atas bukit pengunjung bisa menikmati keindahan sunset yang warnanya orange dan kuning memenuhi permukaan air laut dan langit. Kawasan pantai ini juga bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang senang dengan kegiatan memancing. Beberapa area dari bukit karang merupakan tempat atau sarang berbagai hewan laut seperti ikan kerapu, kepiting, dan lobster.

Di Pantai Ngeden, Gunung Kidul sudah ada penjual yang menyediakan makanan dan minuman, seperti es kelapa muda yang cocok menemani Anda saat cuaca di pantai sedang terik. Kawasan ini juga cukup dekat dengan beberapa pantai sehingga pengunjung bisa melanjutkan ke pantai lain seperti Pantai Jugala dan Pantai Nglimun.

Artikel Menarik Lainnya:

Pemandangan Pantai Bekah dari Ketinggian
Romantisme Alam di Pantai Indrayanti

Romantisme Alam di Pantai Indrayanti

Gunung Kidul memiliki banyak pantai indah dengan pasir putih dan salah satunya adalah pantai Indrayanti. Pantai ini memang sudah tidak asing bagi para wisatawan karena letaknya dekat dengan pantai baron dan krakal. Yang menarik adalah nama pantai karena mirip dengan nama perempuan. Secara resmi, pemerintah Gunung Kidul memberikan nama daerah ini sebagai Pantai Pulang Syawal. Namun, nama Indrayanti sudah lama digunakan sebelum pantai terkenal. Perlu diketahui, nama tersebut berasal dari pemilik warung di sekitar pantai.

Apakah yang membedakan pantai Indrayanti dengan pantai lainnya? Pasir putih dan bukit karang seolah menjadi ciri khas pantai di Gunung kidul. Topografi pantai mirip dengan kolam di dalam ruangan dengan barusan bukit sebagai pembatasnya. Bukit tersebut diselimuti oleh pepohonan hijau sehingga tampak seperti benteng kokoh. Tipe topografi seprti ini umum dijumpai di banyak pantai. Salah bagian yang berbeda adalah kejernihan air laut. Pasir putih dipadukan dengan air laut dengan kilau biru akan menghasilkan efek alam yang tidak dapat dikalahkan oleh apapun.

Berbagai kegiatan dapat dilakukan di pantai. Umumnya, pengunjung suka menyusuri pasir tanpa alas kaki sembari menikmati ombak laut. Ada juga yang berenang di tepian dan Anda tidak perlu khawatir karena telah tersedia kamar mandi dan sumber air bersih. Pantai ini telah dikelola oleh managemen yang fokus pada kebersihan. Sebagai informasi, pantai Indrayanti dikenal sebagai pantai terbersih di Yogyakarta. Untuk memperoleh status tersebut bukan hal yang mudah, wisatawan akan dikenakan denda jika membuang sampah sembarangan. Hasilnya adalah pantai bersih, indah, dan nyaman.

Pantai Indrayanti

Sumber foto: Akun Instagram @bourbon800

Pantai ini juga cocok bagi pencinta fotografi. Jika ingin mengambil foto pantai secara keseluruhan, naiklah ke salah satu sisi bukit. Namun, Anda harus berhati-hati karena bukit tersebut cukup terjal. Selain objek wisata pantai, banyak rumah makan dan tempat-tempat kuliner di sekitar pantai. Wisatawan dapat menyantap makanan khas Yogyakarta atau umum. Mayoritas rumah makan menyediakan menu laut karena identik dengan suasana pantai. Beberapa gazebo juga didirikan di sekitar pantai untuk menunjang pariwisata. Salah satu atraksi yang menjadi tujuan banyak wisatawan adalah menunggu senja atau matahari tenggelam. Lembayung kuning dari horizon tampak indah dengan burung-burung camar beterbangan.

Pantai bersih dan nyaman merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi bersama pasangan. Beberapa penginapan tersedia untuk menunjang pengunjung yang ingin bermalam. Jika ingin menyaksikan senja dan matahari terbit, menginap adalah pilihan yang tepat. Romantisme di pantai Indrayanti tidak dapat dikalahkan oleh tempat apapun. Tempat wisata ini juga terkenal hingga mancanegara jadi jangan heran bila melihat orang asing juga mengunjungi. Ada dapat mengabadikan momen terbaik dan spesial sembari menikmati keindahan suasana pantai dengan nyaman.

Baca Juga:

Inilah yang Harus Dilakukan Ketika Berlibur ke Pantai Parangtritis
Pemandangan Pantai Bekah dari Ketinggian

Pemandangan Pantai Bekah dari Ketinggian

Berlibur ke pantai memang disukai oleh banyak kalangan, namun jika Anda bosan dan ingin menikmati pantai dengan cara yang berbeda, Yogyakarta menyediakannya. Pantai Bekah, terletak di Dukuh Temon, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari, Gunung Kidul. Berjarak sekitar 17 km dari pantai andalan Yogyakarta, Pantai Parangtritis. Perjalanan untuk mencapai pantai cukup mudah bagi yang sudah tahu Parangtritis. Lebih disarankan menggunakan kendaraan sepeda motor karena kondisi jalan yang lumayan menantang. Saat melalui Desa Karangnongko akses jalannya cukup sulit karena berupa jalan kerikil. Menempuh jarak sekitar 5 km dengan jalanan yang menanjak, Anda harus berhati-hati dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima.

Sekitar 30 menit Anda akan sampai di lokasi pantai tujuan, dan jangan heran atau pun bingung saat melihat kawasan di sekitar. Pantai yang biasanya identik dengan daratan berpasir yang menjadi tepi dari lautan tidak akan dijumpai di objek wisata ini. Pantai Bekah merupakan pantai dengan daratan yang berupa tebing tinggi. Jadi jika Anda datang ingin bermain di atas pasir atau di laut, semua itu tidak bisa dilakukan di sini.

Dari puncak tebing yang memiliki ketinggian sekitar 70 meter pemandangan spektakuler akan menebus semua perjuangan Anda untuk sampai di pantai ini. Tempat yang lumayan menakutkan untuk orang yang phobia dengan ketinggian. Namun menjadi liburan yang seru dan pasti berbeda. Panorama yang tersaji pun tidak akan membuat pengunjung merasa bosan. Di kaki tebing lautan luas membentang dengan gelombang yang saling menyambung. Luasnya dunia yang ada di depan mata Anda, akan membantu pernafasan terasa lebih ringan seolah-olah di sana tersedia banyak oksigen yang bersih bebas dari polusi.

Pantai Bekah

sumber gambar: Instagram @campingjogja

Perbukitan yang hijau tampak indah berkelak-kelok di sepanjang garis pantai. Ombak yang menabrak dinding tebing begitu menakjubkan saat terpecah. Pepohonan yang tumbuh membantu menyejukan suasana. Sunset dan sunrice adalah dua waktu terbaik untuk melihat keindahan Pantai Bekah. Lautan luas yang terhampar menyatu dengan cakrawala yang membentang di atasnya. Ke duanya seperti sebuah kaca dan objeknya, saat langit biru laut pun biru. Begitu juga saat terlihat di antara laut dan langit ada matahari, ke duanya terlihat indah dan hangat dengan semburan warna kuning dan orange.

Selain melihat pemandangan terbit dan terbenamnya matahari di saat itu juga wisatawan dapat melihat nelayan yang sedang meletakan dan mengambil perangkap untuk menangkap kepiting di bawah tebing. Beberapa fasilitas pendukung sudah disediakan di pantai ini, seperti toilet dan gazebo atau gardu pandang. Anda dapat dengan nyaman melihat panorama Pantai Bekah dari gazebo. Namun di tempat ini belum ada warung atau pun penjual makanan, jadi lebih baik jika Anda membawa bekal sendiri sebelum berangkat.

Artikel Bermanfaat Lainnya:

Gumuk Pasir Parangtritis: Indonesia Rasa Timur Tengah
Inilah yang Harus Dilakukan Ketika Berlibur ke Pantai Parangtritis

Inilah yang Harus Dilakukan Ketika Berlibur ke Pantai Parangtritis

Salah satu pantai terkenal yang ada di Jogjakarta adalah Pantai Parangtritis. Lokasinya yang berjarak hanya 25 km dari pusat kota membuat Parangtritis mudah diakses oleh wisatawan. Pantai ini menjadi terkenal karena beberapa alasan. Alasan yang paling utama adalah karena garis pantainya landai. Tidak banyak pantai di Jogja yang memiliki keistimewaan ini. Pantai yang menghadap ke Laut Selatan ini juga terkenal karena kekayaan budaya dan legenda masyarakat sekitar. Hubungan garis linear antara pantai, Kraton Jogja, dan Gunung Merapi semakin menambah daya tarik dari pantai ini. Apa sajakah yang dapat kita lakukan ketika berkunjung ke Parangtritis?

  1. Menikmati Matahari Terbenam

Pantai Parangtritis merupakan tujuan utama wisata pantai di Jogjakarta untuk menikmati matahari terbenam. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pantai ini menghadap ke Selatan. Oleh karena itu, ketika sore tiba, matahari berada di sisi kanan kita. Menikmati keindahan matahari terbenam di pantai ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain mengabadikan momen tersebut, pengunjung juga dapat menikmatinya sambil menyantap hidangan laut yang ditawarkan. Di dekat kawasan pantai memang terdapat banyak rumah makan yang menyajikan masakan dari ikan segar.

Pantai Parangtritis

Sumber foto: Akun IG @m.ramadhani

  1. Berseluncur di Gumuk Pasir

Berseluncur pada umumnya dilakukan di atas permukaan hamparan salju. Akan tetapi, pengunjung juga dapat melakukannya di hamparan gumuk pasir. Gumuk pasir merupakan fenomena menarik yang terjadi di pesisir pantai ini. Pasir yang terdapat di garis pantai dan pasir yang berada di gumuk tersebut tidaklah sama. Menurut ahli geologis, pasir yang ada pada gumuk pasir merupakan material vulkanis. Hal ini berarti letusan dari Gunung Merapi yang berada di ujung Utara Jogjakarta sampai ke tempat tersebut. Untuk dapat berseluncur di gumuk pasir, pengunjung dapat menyewa papan seluncur yang disediakan di sekitar lokasi.

  1. Berendam di Pemandian Air Panas

Setelah melewati gerbang utama menuju Pantai Parangtritis, pengunjung masih harus berkendara beberapa saat sebelum sampai di pantai. Di tengah perjalanan tersebut, pengunjung akan melewati situs wisata Pemandian Air Panas Parangwedang. Pemandian air panas ini menawarkan air hangat. Kandungan sulfur yang ada pada air tersebut dipercaya bukan berasal dari laut, melainkan dari Gunung Merapi. Selain itu, sumber air panas ini juga berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Karena jalan dari dan menuju pantai melewati pemandian ini, pengunjung dapat berkunjung mampir sebelum atau sesudah dari pantai.

Pantai Parangtritis

Sumber foto: Akun IG @jogjamylove

Satu hari berkunjung saja rasanya tidak cukup untuk menikmati pesona pantai yang luas ini. Untuk menikmatinya dengan lebih puas, pengunjung dapat menginap di losmen yang ada di sekitar Pantai Parangtritis. Meskipun berupa losmen, akan tetapi fasilitas yang disediakan cukup lengap. Selain televisi, beberapa kamar juga dilengkapi dengan penyejuk udara. Keberadaan losmen tersebut memang sengaja disediakan untuk memfasilitasi pengunjung yang ingin beristirahat.

Baca Juga:

Pantai Slili, Satu dari Pantai Kecil yang Mempesona
Gumuk Pasir Parangtritis: Indonesia Rasa Timur Tengah

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^