Menu
×

Museum Benteng Vredeburg dan Sejarah Perjuangan Republik Indonesia

Kata Museum memang identik dengan penyimpanan benda-benda jaman sejarah. Di Kota Jogjakarta sendiri  juga mempunyai beberapa museum yang ternama salah satunya yaitu Museum Benteng Vredeburg.  Museum yang berdiri di atas tanah Keraton Ngayogyakarta ini, kini menjadi salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara ketika berada di Kota Jogjakarta.

Museum Benteng Vredeburg merupakan benteng yang dibangun oleh Pemerintahan Belanda diatas tanah keraton milik Kasultanan Jogjakarta. Benteng ini terletak di nol kilometer, tepat di sisi kiri jalan jika Anda dari arah Malioboro. Konon, tempat ini dulunya digunakan sebagai tempat menahan serangan dari Keraton Jogjakarta. Museum Benteng Yogyakarta, awalnya bernama Benteng Rustenburg dengan bangunan yang masih sangat sederhana. Tetapi pada tahun 1965, benteng ini mulai diadakan pembangunan dan berganti nama menjadi Benteng Vrederbug.

Museum Benteng Vredeburg

Sumber foto: Akun IG @ariefmanhakim

Sampai saat ini, Benteng Vrederbug mengalami beberapa pergantian fungsi. Awalnya memang sebagai fungsi pertahanan, tetapi kemudian digunakan sebagai markas militer Belanda dan Jepang pada tahun  1830-1945 yang kemudian beralih status menjadi markas militer RI. Setelah dikembalikan kepada Pemerintah, Benteng Vrederbug kemudian dibongkar dan dijadikan sebagai Museum Perjuangan. Tepat pada tanggal 23 November 1992, benteng ini resmi menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional dengan nama Benteng Yogyakarta.

Selama mengalami pemugaran, benteng ini tetap pada ciri khasnya yaitu terdapat sebuah meriam yang terletak di bagian selatan sampai sekarang. Selain itu, bentuk awal yang masih serupa seperti saat pertama kali tempat ini dibangun. Namun, dengan seiring berjalannya waktu, benteng ini mengalami penambahan ruangan dan beralih fungsi menjadi sebuah museum dengan nama Museum Benteng Vredeburg. Di dalam museum ini tersimpan  beberapa koleksi seperti foto-foto jaman dahulu, benda-benda sejarah, lukisan-lukisan sejarah, bangunan-bangunan peninggalan belanda, dan diorama-diorama sewaktu jaman perjuangan.

Baca Sebelumnya : Pantai Mbirit, Sebuah Surga Tersembunyi di Gunung Kidul

Selain itu, Museum ini juga dilengkapi dengan Fasilitas Perpustakaan, Ruang Pertunjukan, Ruang Diskusi, Audio Visual & Ruang Belajar Kelompok, Hotspot Gratis, Guide, Ruang Tamu, Mushola Dan Kamar Mandi. Tiket yang dikenakan untuk memasuki area wisata ini terbilang cukup murah. Anda hanya perlu membayar Rp 2.000 untuk kategori wisatawan dewasa dan Rp 1.000 untuk wisatawan yang masih anak-anak. Untuk jam berkunjung, Anda bisa datang pada hari Selasa – Jumat jam 08.00-16.00 WIB. Untuk hari Sabtu – Minggu, Anda bisa datang pada jam 08.00 – 17.00 WIB. Sedangkan untuk hari Senin dan hari libur nasional, tempat ini tutup.

Ada banyak hal yang bisa Anda lihat disana, terutama menyangkut sejarah Perjuangan Republik Indonesia sewaktu dulu. Museum ini sangat cocok digunakan untuk tempat wisata keluarga, yang sekaligus juga bisa sebagai ajang mengenalkan anak-anak Anda terhadap sejarah masa lalu bangsa Indonesia. Jadi tidak ada salahnya untuk pergi ke Museum Benteng Vredeburg.

Lokasi Museum Benteng Vredeburg di Peta Google Map

Back To Home

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^