Menu
×

Category Archives: Kerajinan

Berburu Kerajinan Gerabah di Desa Wisata Kasongan

Nama kasongan bukan hal yang asing lagi para wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Secara resmi tempat ini dinamakan Desa Wisata Kasongan, meski letak administrasinya tidak mencantumkan kasongan. Kerajinan gerabah merupakan daya tarik utama yang ada di tempat ini. Akses perjalanan sangat mudah yaitu dengan angkutan umum, pribadi, atau taksi.

Istilah gerabah memang masih asing, terutama bagi mereka yang belum mengenal budaya Jawa lebih dekat. Gerabah merupakan perkakas rumah tangga ynag terbuat dari tanah liat yang dibakar. Sinonim lain dari kata gerabah adalah tembikar yang mungkin masih familiar. Pada zaman dahulu, gerabah digunakan untuk banyak hal seprti kuali untuk memasak, kendi untuk menyimpan air, serta beberapa perkakas lain dari tanah liat. Gerabah memang tidak hanya ada di Yogyakarta atau jawa, karena kerajinan tanah liat sudah umum ditemukan di daerah lain. Yang menarik dari gerabah di jawa adalah pengembangan desain dan motif. Perlu Anda ketahui, Guci juga termasuk dalam bagian Gerabah.

Desa Wisata Kasongan

Banyak orang mengunjungi Desa Wisata Kasongan untuk satu tujuan. Mereka ingin melihat dan memiliki gerabah atau kerajinan tanah liat yang unik. Desain umum guci sudah jarang ditemui. Sebaliknya, para pengrajin mengembangkan desain khas seperti mainan anak, miniatur kendaraan, vas bunga, serta patung. Perlu diingat, patung dari tanah liat dibuat dengan teknik pembuatan gerabah jadi hasilnya berbeda dan lebih ringan. Patung ini kemudian dihias sesuai dengan bentuk dan motif yang diinginkan.

Salah satu patung yang sangat populer adalah Loro Blonyo. Bentuknya sangat khas karena berwujud pengantin jawa yang sedang duduk. Patung ini merupakan daya tarik utama yang tidak dapat dilewatkan ketika mengunjungi Kasongan.

Daerah ini terbentuk pada zaman penjajahan Belanda. Seekor kuda mati di tanah milik warga tetapi tidak ada yang mau mengakui tanah tersebut karena takut. Tanah kemudian diakui oleh warna dari desa lain yang kemudian mendudukinya. Karena tidak memiliki mata pencaharian, warga tersebut memanfaatkan tanah liat untuk membuat gerabah dan mainan anak-anak- hingga kini area tersebut berubah menjadi pusat kerajinan tembikar yang terkenal hingga manca negara sebagai Desa Wisata Kasongan.

Peta Desa Wisata Kasongan di Google Map :

Akses menuju Kasongan sangat mudah. Secara lengkap darah wisata ini terletak di desa bangunjiwo, kecamatan Kasihan. Kabupatennya adalah bantul yang terletak di sebelah selatan Kota Yogyakarta. Jarak dari pusat kota adalah enam kilometer. Anda cukup mengendarai hingga perempatan Dongkelen lalu mengambil arah selatan hingga Kasongan. Dongkelen merupakan bagian dari Jalan Ring Road Selatan. Desa Wisata Kasongan sangat mudah ditemui karena sebuah gerbang besar dibangun untuk menyambut para wisatawan. Area ini juga tersedia homestay untuk keperluan menginap jika Anda tertarik belajar pembuatan gerabah lebih lanjut.

Baca Sebelumnya : Pasir Putih Bersambut Hijaunya Bebatuan dan Birunya Laut di Pantai Ngrumput

Desa Wisata Manding, Wisata Belanja yang Terkenal Karena Kerajinan Kulitnya

Asal mula kerajinan kulit di Manding dipelopori oleh tiga pemuda Manding pada tahun 1947, yakni Prapto Sudarmo, Ratno Suharjo dan Wardi Utomo. Semula ketiga pemuda tersebut bekerja di sebuah perusahaan kulit di Kota Yogyakarta yang memproduksi pakaian dan pelana kuda. Kemudian ketiga pemuda tersebut, mendirikan usaha sendiri dengan berbahan dasar kulit juga. Sejak berdiri tahun 1976 hingga tahun 90-an, pengrajin mampu mengeksport hasil kerajinan mereka hingga ke Spanyol. Hingga saat ini, di Desa Manding terdapat sekitar 40 showroom dan 100-an pengrajin kulit. Tempat ini juga dikenal kalangan wisatawan sebagai Desa Wisata Manding

Kerajinan kulit di Desa Wisata Manding tak kalah berkualitas jika dibandingkan dengan kerajinan kulit di Cibaduyut maupun Tanggulangin. Masyarakat Manding menata apik hasil kerajinan mereka di showroom-showroom sepanjang jalan Manding. Kerajinan kulit yang mereka buat antara lain berupa tas, sepatu, ikat pinggang, travellbag, sandal, dompet dan masih banyak lagi.

Desa Wisata Manding

sumber gambar : Google Map review

Kerajinan kulit Manding di produksi dengan cara yang masih rumahan, yaitu dalam hal proses membuat pola, mengguntingnya, sampai menjahitnya. Mereka mempekerjakan beberapa karyawan untuk menghasilkan karya-karya mereka. Oleh karena itu, pembeli tidak hanya bisa membeli dari hasil kerajinan yang sudah jadi, tetapi konsumen bisa memesannya, dengan model yang mereka inginkan, namun dengan harga yang berbeda tentunya dari harga barang yang sudah jadi. Walaupun merupakan produk rumahan tetapi kualitas tetap terjaga.

Sekarang tunggu apalagi, tidak usah bingung mencari buah tangan berupa kerajinan kulit buat orang-orang tersayang. Nanti di Jalan Parangtritis Km.11 ada gapura besar bertuliskan Manding, jadi tak akan sulit untuk menemukan lokasi kerajinan kulit Desa Wisata Manding, dan setelah masuk gapura deretan toko telah menyambut dan memamerkan berbagai aksesories dan hasil kerajinan yang bagus, jadi silahkan memilih sesuai dompet dan sesuai banyak orang tersayang yang akan dibawakan oleh-oleh istimewa. Satu nilai tambah lagi, untuk masuk ke sentra kerajinan kulit ini tak perlu tiket masuk, hanya parkir saja. Bagi yang ingin dibuatkan Paket Tournya bisa klik Buat Paket Tour Anda Sendiri.

Wisata Lainnya klik di sini

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^