Menu
×

Menikmati Indahnya Curug Luweng Sampang, Grand Canyon Versi Yogyakarta

Wisata di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini semakin beragam dan memiliki keunggulan masing-masing di setiap daerahnya. Tentunya seiring dengan berkembang pesatnya potensi wisata di Yogyakarta, semakin banyak pula para pelancong atau wisatawan yang berbondong-bondong pergi ke sana. Salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang ingin kami perkenalkan kepada Anda adalah Curug Luweng Sampang, berikut penelusuran lebih lengkapnya untuk Anda.
curug-luweng-sampang2
Curug Luweng Sampang terletak di Dusun Karangasem, Sampang, Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tepatnya perbatasan antara Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul, DIY dengan Desa Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten Jawa Tengah. Apabila Anda penasaran dan ingin mengunjungi tempat ini, bisa bergerak melalui Jalan Yogyakarta Solo yang rata serta menghindari tanjakan curam berkelok.

Biasanya masyarakat melewati rute Jalan Yogyakarta – Solo dan bergerak menuju Kecamatan Ganti Warno. Anda tinggal mengikuti arah jalannya menuju tenggara hingga sampai di Desa Sampang. Selain lewat Desa Sampang, Anda juga bisa melalui rute perjalanan Yogyakarta Prambanan Srowot Wedi, lalu setelah sampai di Pasar Wedi, perjalanan terus dilanjutkan ke selatan lewat Desa Canan hingga menuju Jogoprayan. Lokasi Luweng Sampang tepat ada di pinggir jalan. Kendaraan baik itu mobil maupun sepeda motor bisa diparkirkan di rumah penduduk. Tidak ditemukan petunjuk atau tanda bahwa tempat ini memang dibuka sebagai objek wisata karena memang petunjuk jalan juga minim dan belum dikelola secara resmi oleh kepariwisataan di sekitar Luweng Sampang. Apabila bingung arah jalan, bisa menanyakan kepada warga sekitar tentang Luweng Sampang ini.

Setelah sampai di Curug Luweng Sampang, Anda akan diberikan pemandangan unik dan menarik, apalagi motif batuannya yang langka terbentuk karena terpaan air serta gerusan curug yang menampilkan ukiran alami yang cantik. Dua spot air terjun menyambut Anda diiringi dengan bunyi gemericik dari suara air terjun dan sungai yang mengalir alami.

Pemandangan unik dari pola garis lengkung yang berlekuk-lekuk mengikuti bentuk dan struktur batu menjadi perpaduan yang pas untuk dinikmati. Pemandangan alam yang masih asri, terjaga, seperti simfoni dari lagu-lagu musik dan goresan bebatuan yang diukir bagaikan karya seni maestro yang penuh ketelitian dan rasa serta cipta unggulan. Sungguh indah dan wajib Anda kunjungi bersama kerabat ataupun teman dekat!

Adapun air terjun Luweng Sampang ini mempunyai ketinggian sekitar lima meter, dan lebarnya sekitar satu setengah meter. Air terjun cantik ini dapit dengan batu bebatuan yang besar dan membentuk bukit kecil. Adapun bentuk serta penampakan dari bebatuan air terjun Luweng Sampang ini mirip dengan Antelope Canyon atau Grand Canyon di Negara Amerika Serikat.

Di balik derasnya air terjun ini ada sebuah terowongan kecil dan berdasarkan cerita dari penduduk setempat, bahwa tempat ini dulunya digunakan untuk pertapaan dari Sunan Kalijogo. Mbah Legiman yang merupakan juru kunci atau penjaga dari Curug Luweng Sampang bahwa curug ini tetap aman dari terpaan banjir serta didukung oleh lokasinya yang lebih tinggi dari aliran sungai. Bagi pria tujuh puluh lima tahun ini, air terjun tersebut menjadi anugerah yang diberikan Tuhan dan wajib dilindungi serta dijaga kebersihan maupun kelestariannya, agar anak cucu kita masih bisa menikmatinya.

Dahulu kala, ditempat grojogan yang tertinggi di Luweng Sampang ini, sekitar lima meter tingginya dipakai untuk pertapaan dari Sunan Kalijogo yang merupakan salah satu dari walisongo. Sunan Kalijogo adalah putra dari Adipati Tuban yaitu Tumenggung Wilatikta serta merupakan murid Sunan Bonang. Nama Luweng Sampang ini berasal dari kata Luweng yang artinya lubang, serta Sampang yang merupakan nama Desa di sana, yaitu Desa Sampang.

Batuan Karst terbentuk dikarenakan gerusan dan kucuran air di periode tertentu yang menyebabkan batuan di lokasi Luweng Sampang membentuk seperti aliran air meliuk-liuk indah dan eksotis. Adapun lokasi pertapaan juga dihiasi dengan beberapa grojogan berukuran kecil dan semakin menyemarakkan tempat wisata ini. Air sungai dan grojogannya biasanya dipakai untuk mandi atau bermain air serta memancing. Banyak juga fotografer amatir hingga professional memanfaatkan momen ini untuk berburu foto yang terbaik karena memang pemandangannya sungguh menakjubkan.

Lokasi Luweng Sampang di Google Map :

No Tag have Found!
Back To Home

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja | Sewa Mobil Harian Lepas Kunci. All rights reserved.

^