Menu
×

Category Archives: Tempat Wisata

2 years ago Wisata Alam

Asyiknya Berkunjung ke Air Terjun Tlogomuncar

Keindahan derasnya air terpancar di salah satu objek wisata alam di Yogyakarta yaitu air terjun Tlogomuncar. Pesona air yang mengalir dengan debit yang lumayan besar membuat suara gemuruh di sekeliling air terjun. Terletak di Desa Harjobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman, Yogyakarta dengan ketinggian mencapai sekitar 40 meter dan 878 mdpl. Air terjun ini biasa dikenal oleh orang-orang sekitar dengan sebutan air terjun Kaliurang karena berada di area taman wisata Kaliurang.

Untuk menuju ke air terjun Tlogomuncar ini akses jalannya sangatlah mudah. Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Rute jalan yang begitu mulus tanpa ada jalan yang curam. Untuk tarif tiket masuk sekitar 10 ribu dengan kesegaran air terjun yang bisa Anda nikmati sepuasnya. Sumber air di sini berasal dari lereng bukit Plawangan yang letaknya berdekatan dengan air terjun. Berpusat pada sumber mata air yang ada di gunung Merapi. Semenjak gunung Merapi meletus beberapa tahun lalu sangat berdampak pada aliran air terjun ini yang tak begitu deras.

Panorama yang menyejukkan mata terlihat di sekeliling air terjun Tlogomuncar ini. Pepohonon dengan lebatnya tumbuh di sisi kanan dan sisi kiri air terjun. Suasana sejuk dan hijau ketika berada di dekat air terjun. Satu kegiatan yang wajib Anda lakukan yaitu merendamkan kaki dan bermain air di tepi air terjun. Ini merupakan kegiatan yang sangat mengasyikkan dan bisa menyegarkan pikiran Anda dari kepenatan rutinitas sehari-hari yang Anda lakukan. Debit air ketika musim penghujan sangatlah deras dan ketika musim  kemarau mengalami sedikit kekeringan.

Air Terjun Tlogomuncar

sumber gambar: Akun Instagram @nety19

Beberapa fasilitas yang ditawarkan di air terjun ini antara lain gazebo (tempat berteduh), tempat beribadah, tempat parkir, toilet, dan tempat makan. Tak hanya itu bagi Anda yang ingin menikmati suasana di sini lebih lama lagi terdapat beberapa penginapan dekat dengan lokasi air terjun. Untuk tarif per malamnya cukup terjangkau mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu. Tak ada salahnya jika Anda bersama keluarga besar menginap untuk menikmati api unggun dan bakar jagung bersama di dekat air terjun ini.

Beberapa spot menarik yang disuguhkan oleh air terjun Tlogomuncar sangat cocok sekali bagi Anda pecinta dunia fotografi. Dari bawah air terjun sambil bermain air, duduk di bebatuan melihat derasnya air terjun di gazebo pun cukup cantik dijadikan angle fotografi Anda. Setelah puas dengan berpose ria, tak lengkap jika mengunjungi taman wisata tanpa membawa oleh-oleh untuk sanak keluarga di rumah. Ada beberapa buah tangan khas Jogja di air terjun ini. Pastikan Anda membawa salah satunya. Selamat menikmati dinginnya air terjun dan jangan lupa untuk berbelanja.

Baca Sebelumnya:

Wisata Air Terjun Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta
Berwisata Ke Pantai Somandeng Sidoharjo Tepus

2 years ago Wisata Alam

Wisata Air Terjun Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta

Jogjakarta memang tersohor sebagai tempat wisata dan tidak henti-hentinya menawarkan sejuta keindahan yang nyata. Daerah-daerah di Jogjakarta selalu menjadi pusat perhatian dan sasaran para wisatawan. Selalu ada keistimewaan tersendiri, di setiap sudut kota Jogjakarta. Salah satu tempat wisata di Jogjakarta yang juga menjadi pusat perhatian adalah Air Terjun Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta.

Air Terjun Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakartamerupakan salah satu wisata air dari beberapa wisata air yang ada di Jogjakarta. Air terjun ini merupakan air terjun yang mata airnya berasal dari Sungai Mudal, tepatnya di sekitar perbukitan Menoreh. Dari beberapa wisata air yang ada di Kabupaten Kulon Progo, Air Terjun Kembang Soka merupakan wisata air yang tidak kalah populer dengan wisata air lainnya seperti KedungPedut. Tempatnya yang strategis dan satu rute dengan Air Terjun KedungPedut, membuat tempat ini juga ikut dilirik wisatawan.

Awalnya, Air Terjun Kembang Soka adalah air terjun biasa. Tetapi, warga masyarakat bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk menjadikan kawasan ini sebagai kawasan wisata Air Terjun. Kemudian dilakukan pembenahan dan pembenaran di sekitar air terjun, sehingga menarik untuk dijadikan tempat wisata. Awalnya hanya 3 sampai 4 wisatawan yang datang untuk berkunjung setiap harinya. Tetapi lama kelamaan, jumlah wisatawan yang datang semakin meningkat. Akhirnya, berbagai fasilitas pun mulai dibangun seiring dengan perkembangan tempat wisata satu ini.

Air Terjun Kembang Soka

sumber foto: Akun Instagram @arummarino

Pengelolaan wisata Air Terjun Kembang Soka Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta  memang sudah sangat baik. Hal ini terlihat dari akses jalan yang mudah, papan penunjuk jalan yang memadai hingga konsep pembangunan serta aliran air terjun yang sangat bagus. Kelestarian alam di sekitar tempat ini juga sangat terjaga, sehingga benar-benar terasa nuansa alam nya. Beberapa kursi dari bambu dibuat menarik dan terletak pada titik yang tepat, sehingga memudahkan wisatawan untuk beristirahat jika lelah.  Sebuah jembatan panjang dari bambu juga dibuat sebagai jalan menuju air terjun agar para wisatawan bisa melihat air terjun dari jarak dekat.

Dari jembatan, terlihat sebuah kolam yang tidak begitu luas dan besar yang letaknya persis di bawah air terjun dihiasi dengan papan dari kayu. Kolam ini cocok digunakan untuk berenang.  Agaknya papan tersebut sengaja dipersiapkan untuk siapa saja yang ingin melompat lalu berenang. Tidak jauh dari kolam, berdiri sebuah pos pemantauan yang juga sebagai tempat persewaan pelampung dan ban untuk berenang. Bagi Anda yang belum pandai atau tidak bisa berenang, sangat dianjurkan untuk memakai pelampung karena keadaan kolam yang sangat dalam.

Selain sebagai tempat wisata, Air Terjun Kembang Soka Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta juga sering digunakan untuk acara outbond. Walaupun masih tergolong sepi wisatawan, jika dibandingkan dengan tempat wisata sebelahnya yaitu KedungPedut, tempat ini sangat cocok dan puas jika digunakan untuk bersantai sambil berenang.

Baca Sebelumnya :

Pesona Menakjubkan di Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul
Mengagumi Keasrian Pantai Klumpit, Purwodadi, Tepus

2 years ago Wisata Alam

Pesona Menakjubkan di Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul

Keindahan alami yang ditawarkan oleh salah satu tempat wisata alam di ketinggian Yogyakarta yaitu Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul yang masih asri. Terletak di sudut timur Gunungkidul tepat di Dusun Tegalrejo, Desa Gedangsari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Tempat wisata yang sangat sejuk dan tentunya bersahabat dengan alam. Yang pasti air terjun ini masih belum ramai dikunjungi para wisatawan dengan lokasi yang mudah untuk dijangkau dengan dua rute yang berbeda yaitu dari rute jalan Wonosari dan Klaten. Udara sejuk dan segar membuat Anda betah untuk berlama-lama singgah di sini. Panorama alam yang begitu unik dengan ukiran bebatuan yang melengkapi di setiap sudut air terjun. Tempat yang sangat cocok bagi Anda yang meluangkan waktu liburan dengan keluarga atau teman sekawan dengan piknik untuk menghilangkan penat setelah melakukan aktivitas yang begitu padat.

Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul memiliki tingkat curug yang berbeda-beda. Ada 3 tingkatan di air terjun ini, tingkatan ketiga merupakan tingkatan untuk spot paling indah dan menarik. Di setiap curug memiliki kolam dibawah air terjunnya. Cocok sekali bagi Anda yang suka bermain air dan berenang di alam terbuka sambil menikmati birunya langit. Cekungan air inilah yang digunakan untuk berendam oleh para wisatawan. Disini anda harus tetap berhati-hati dengan kedalaman kolam yang cukup dalam. Anda akan menikmati sensasi murni air terjun dengan bebatuan di sekelilingnya.

Menjelajah sekeliling Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul merupakan pengalaman berwisata alam yang sangat mengasyikkan. Sebelum sampai di air terjunnya, Anda akan melewati susur sungai dengan waktu 10 sampai 20 menit. Bisa merasakan dinginnya berendam di bawah air terjun dan bisa bermain-main dengan air pegunungan asli. Derasnya air terjun menambah sensasi yang menenangkan jiwa. Ketika berada di tepi air terjun, Anda harus tetap berhati-hati karena bebatuan di sekitarnya licin dan berpori. Untuk informasi tambahan ketika Anda berkunjung ke sini ada baiknya saat peralihan musim hujan ke musim kemarau karena airnya kering. Pada saat inilah air curug bersih dan bebatuannya terlihat jelas dan mempesona.

Batuan yang unik juga menghiasi Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul dengan ukiran seni alami yang diciptakan. Seperti tekstur batuan kapur dengan lubang-lubang kecil sebagai tempat air  terjun. Sungguh dekorasi unik yang akan menyejukkan pandangan Anda jika bisa berkunjung ke sini. Tempat yang sangat cocok bagi Anda yang ingin menjaga dan melestarikan alam. Kebersihan juga tetap harus diperhatikan untuk menjaga keasrian air terjun Tegalrejo ini. Sebuah kontribusi yang sangat berharga jika Anda berkunjung ke sini dengan tidak mengotori area sekeliling air terjun. Tetap selalu menjaga alam dimanapun Anda berada dan senantiasa melestarikannya sebagai warisan lokal budaya Indonesia.

Baca Juga:

Indahnya Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul
Pantai Weru, Purwodadi, Tepus Gunung Kidul yang Memukau Hati

2 years ago Wisata Alam

Indahnya Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul

Masih berkutat dengan dunia wisata di Gunung Kidul yang sambung menyambung tidak pernah putus. Selain keindahan pantainya yang terkenal indah, ternyata Gunung Kidul juga memiliki objek wisata lain berupa Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul yang tak kalah indah dan menarik dengan wisata lainnya. Berikut informasi seputar wisata air terjun tersebut :

  • Curug Luweng, Sekilas Mirip Grand Canyon?

Jika Anda seorang traveler pecinta air, Anda harus mencoba wisata air yang satu ini. Kali ini bukan seputar pantai, melainkan sebuah air terjun yang indah yaitu Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul. Air terjun dengan tinggi sekitar  5 meter ini mampu menghipnotis setiap wisatawan yang berkunjung. Banyak orang berpendapat bahwa tipe batuan yang ada di tempat ini sekilas mirip dengan batuan yang ada di Grand Canyon Amerika.  Sebuah batuan yang sudah terkena erosi air dan memiliki lapisan batuan yang bergaris-garis. Penasarankan?

  • Cerita Curug Luweng

Dibalik keindahan yang ada di air terjun, ternyata tempat ini mempunyai cerita yang menarik. Menurut warga setempat, konon air terjun ini dulunya digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk bertapa dan mencari pencerahan. Meskipun begitu, tempat ini tidak mempunyai suasana yang mistik. Air terjun ini selalu di datangi wisatawan setiap hari. Bahkan jumlah wisatawan semakin hari semakin bertambah. Selain itu, air terjun ini tergolong aman untuk anak-anak berenang karena tidak begitu dalam. Air yang mengalir langsung dari bebatuan nampak jernih dan bersih. Untuk masuk ke tempat ini, Anda hanya perlu membayar tiket masuk secara sukarela  saja,karena belum ada peresmian dari dinas pariwisata terkait harga tiket untuk masuk.

  • Jalur untuk Mblusuk

Untuk sampai ke Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul Anda bisa melewati dua jalur yang berbeda. Pertama, Anda bisa lewat jalan Piyungan-Wonosari. Yang ke dua, Anda bisa melewati Prambanan dengan menyusuri jalan ke arah Solo. Tetapi untuk lebih cepatnya, Anda bisa menggunakan jalur yang arah menuju Solo. Setelah sampai di persimpangan Prambanan, Anda bisa mencari petunjuk untuk menuju ke tempat wisata air terjun. Jika Anda tidak menemukan papan arah menuju kesana, Anda bisa bertanya ke penduduk sekitar mengenai lokasi Air Terjun CurugLuweng.

Air Terjun Luweng Sampang

Sumber gambar: IG @sesil_sl

Bagi Anda yang berencana untuk mengunjungi Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul, sebaiknya datang pada musim penghujan. Karena pada musim penghujan, debit air terjun besar,jadi Anda bisa menikmati tetesan air terjun berwarna hijau jernih yang turun ke bawah  dan mengalir. Selain itu Anda juga bisa merasakan kejernihan air terjun yang dingin dengan berenang. Tetapi jika Anda datang pada musim kemarau, debit air terjun sangat kecil dan Anda tidak bisa melihat keindahan air yang mengalir deras melewati lika liku bebatuan yang berjajar.

Artikel sebelumnya :

Pesona Puncak Suroloyo Kulon Progo Yogyakarta
Air Bening di Pantai Ngandong

2 years ago Wisata Alam

Pesona Puncak Suroloyo Kulon Progo Yogyakarta

Perbukitan Manoreh yang membentang di Daerah Yogyakarta memiliki banyak titik untuk menikmati pemandangan dari ketinggian. Sekitar 50 meter dari pusat kota ada satu objek wisata yaitu Puncak Suroloyo. Lokasi tepatnya berada di Desa Gerbosari Kecamatan Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta. Sajian panorama alam yang indah dan mitos cerita pewayangan menjadi daya tarik tempat wisata ini.

Dalam peninggalan karya sastra berjudul Cabolek karya dari Ngabehi Yasadipura I, puncak ini merupakan tempat pertapaan Sultan Agung Haryokusumo sebagai syarat untuk menjadi penguasa tanah Jawa. Setelah mendapat wangsit untuk berjalan dari Keraton Kotagede menuju ke arah barat hingga sampai di puncak ini.

Puncak Suroloyo

Sumber foto: Akun Instagram @indonesia.vacations_

Bagi Anda yang akan berwisata ke Puncak Suroloyo, saat memasuki kawasan Samigaluh kontur jalanannya penuh dengan tanjakan dan belokan yang tajam. Kendarai kendaraan Anda dengan hati-hati karena jalan yang sempit dan juga terdapat jurang. Sampai di area wisata, Anda dapat memarkirkan kendaraan dengan biaya parkir dua ribu rupiah. Kedatangan Anda akan disambut dengan deretan patung punakawan di pelataran parkir. Suasana layaknya berada di cerita wayang jaman dahulu ditambah dengan semerbak wangi dari bunga tanaman kopi yang ada di tepi jalan. Hawa sejuk pegunungan akan terasa setibanya Anda di tempat ini.

Perjalanan dari tempat parkir dilanjutkan dengan berjalan kaki menaiki anak tangga yang jumlahnya sekitar 286. Kawasan di sini terdapat tiga buah gardu, yang pertama Puncak Suroloyo, lalu Puncak Sariloyo, dan yang ke tiga adalah Puncak Kaendran. Ketinggian dari puncaknya mencapai 1.109 meter dpl, cukup melelahkan bagi Anda yang tidak terbiasa mendaki. Namun kesejukan dari tanaman teh yang banyak tumbuh di kanan dan kiri tangga dapat sedikit mengurangi rasa lelah Anda mendaki. Ada juga beberapa burung gereja, kupu-kupu, dan capung yang terbang bebas di langit Suroloyo.

Puncak Suroloyo

Sumber foto: Akun Instagram @magelangviews

Sampai di atas,pemandangan yang menakjubkan dari warna hijau khas alam akan membayar perjuangan Anda mendaki. Hamparan persawahan dengan terasering yang cantik berpadu dengan warna cokelat dari atap rumah penduduk. Saat  Anda datang pada hari yang cerah Anda akan melihat empat gunung besar yang terpancang di tanah Jawa. Puncak dari Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, dan Gunung Sindoro terlihat seolah melambai dari kejauhan. Kota istimewa Yogyakarta dapat Anda lihat tepatnya di arah timur sementara di arah utara menyembul puncak dari Widosari. Anda juga akan melihat mungilnya Candi Borobudur dari ketinggian di puncak ini.

Terdapat situs sejarah yang dapat Anda lihat yakni berupa batu besar dan arca yang merupakan peninggalan dari Sultan Agung Haryokusomo. Pada tahun baru jawa yakni penanggalan 1 suro tempat tersebut dijadikan tempat upacara suronan atau ritual Jamasan Pusaka Keraton. Saat itulah pengunjung Puncak Suroloyo begitu banyak, baik yang mengikuti suron atau yang menikmati hanya pemandangan alamnya.

Baca Juga:

Melihat Pemandangan Indah di Kebun Buah Mangunan
Keunikan Pantai Jogan, Purwodadi, Tepus di Gunung Kidul

Keunikan Pantai Jogan, Purwodadi, Tepus di Gunung Kidul

Tinggal di kota pelajar, DI Yogyakarta, memang memiliki banyak sekali keuntungan khususnya bagi Anda yang suka bertualang dan bertraveling. Salah satu tempat wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi adalah pantai Jogan, Purwodadi, Tepus. Pantai yang satu ini cukup unik dan menawarkan sensasi yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan pantai lain yang ada di wilayah selatan pulau Jawa. Yang membuat pantai ini unik adalah Anda bisa menemukan sebuah air terjun di bibir pantai Jogan yang airnya langsung terjun ke pantai selatan. Keunikan tersebut memang sangat jarang terjadi khususnya di pantai-pantai yang ada di wilayah pulau Jawa khususnya wilayah Yogyakarta.

Pesona dari pantai Jogan, Purwodadi, Tepus tersebut akan lebih indah jika Anda datang pada musim penghujan. Pasalnya, pada saat musim kemarau debit air yang ada di air terjun cukup sedikit. Terlebih sebagian airnya juga akan dipergunakan oleh warga sekitar untuk berbagai keperluan sehari-hari. Bagi Anda yang ingin menikmati sensasi guyuran air terjun yang terletak di bibir pantai Jogan, Anda harus turun menggunakan jalan setapak yang sudah dibuat oleh warga sekitar. Akan tetapi Anda perlu berhati-hati mengingat jalan setapak tersebut cukup curam dan sangat licin khususnya pada saat musim hujan. Terdapat kayu penopang yang bisa difungsikan sebagai pegangan.

Pantai Jogan

Sumber foto: Akun Instagram @anzsdocumentary

Tidak hanya memiliki air terjun yang cukup unik, pantai Jogan, Purwodadi, Tepus tersebut juga memiliki panorama yang sangat indah. Area pantai di tempat wisata tersebut tergolong landai dan memiliki banyak karang. Sehingga bagi Anda yang ingin tahu bagaimana rupa ekosistem wilayah pesisir khususnya pantai maka Pantai Jogan yang berada di desa Purwodadi di Kecamatan Tepus Kabupaten Gunung Kidul tersebut bisa menjadi pilihan yang tepat. Terumbu karang yang di tempat wisata tersebut memang sangat beragam  Meski demikian, Anda harus berhati-hati dengan ombak yang ada di lokasi wisata air yang satu ini, pasalnya ombaknya cukup besar sama seperti ombak d pantai di pesisir pulau Jawa.

Pantai Jogan

Sumber foto: Akun Instagram @jetrani.rd

Untuk bisa mengunjungi pantai dengan panorama indah di wilayah desa Purwodadi ini, Anda bisa menempuh perjalanan dengan menggunakan motor maupun mobil baik itu milik pribadi atau hasil rental mengingat tidak ada angkutan umum yang menuju tempat wisata tersebut. Anda bisa melaju di jalan Wonosari ke arah Gunung Kidul hingga menemukan desa Purwodadi. Mengingat minimnya petunjuk jalan, Anda bisa bertanya pada warga sekitar mengenai pantai Jogan, Porwodadi, Tepus agar tidak tersebut. Jangan lupa membawa bekal secukupnya mengingat lokasi ini masih jarang dikunjungi sehingga hanya sedikit warung makan yang tersedia. Kalaupun ada, itu pun hanya ada beberapa sehingga tidak ada salahnya membawa bekal sendiri.

Artikel Lainnya:

Petulangan di Pantai Songlibeg Purwodadi Tepus
Melihat Pemandangan Indah di Kebun Buah Mangunan

2 years ago Wisata Alam

Melihat Pemandangan Indah di Kebun Buah Mangunan

Mungkin Anda ingin menikmati liburan yang berbeda di Jogja. Jika Anda ingin menikmati liburan yang beda Anda bisa mencoba datang ke Kebun Buah Mangunan di Bantul. Berada di kecamatan Dlingo Bantul kebun ini menyajikan pemandangan yang hijau dan menyejukkan. Membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk sampai ke tempat ini dari kota Jogja. Taman yang mulai dibangun oleh pemerintah setempat pada tahun 2003 ini memiliki luas hampir 23.3 hektar. Pada taman ini Anda akan banyak menemui berbagai jenis buah seperti durian, rambutan, belimbing dan lain-lain. Tapi sayangnya Anda tidak di izikan untuk memetik buah di taman ini. Memang Anda tidak bisa memetik buah di taman ini, akan tetapi tujuan utama dari Anda mengunjungi taman ini adalah untuk melihat pemandangan yang sangat indah yang menjadi objek utama dari taman buah ini.

Pada kebun buah Mangunan ini Anda akan disuguhi pemandangan dari Pegunungan sewu yang sangat terlihat keindahan hamparan pohonnya yang hijau. Terdapat juga pemandangan dari sungai Oyo yang dapat Anda lihat dari atas kebun ini. Dengan ketinggian 150-200m di atas permukaan laut membuat lokasi kebun ini memiliki udara yang sangat sejuk. Pada musim penghujan Anda akan dapat melihat kondisi pegunungan yang diselimuti oleh hamparan kabut. Pemandangan yang jarang Anda dapatkan di kota-kota.  Pada musim hujan daerah Kebun ini menjadi negeri di atas awan yang menjadi ciri khas saat Anda mengunjungi kebun ini di pagi hari.

Kebun Buah Mangunan

Sumber gambar: Instagram @kebunbuahmangunan

Anda juga dapat melihat pantai Parangtritis dan kota Bantul dari kebun Buah Mangunan ini secara bersamaan. Anda dapat melihat kerumunan monyet-monyet yang juga menghiasi kebun buah ini. Saat berlibur dan menghabiskan waktu saat berkunjung di Jogja dengan mengunjungi lokasi kebun ini menjadi perlengkapan bagi Anda yang suka dan menikmati keindahan alam yang ada di kota Jogja. Anda juga bisa membawa keluarga Anda untuk berlibur ke daerah ini untuk mendapatkan edukasi tentang tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Serta Anda juga dapat melihat proses pembibitan sapi di kebun ini. Pada kebun buah ini juga terdapat fasilitas penginapan dengan kolam renang untuk Anda yang ingin menginap dan melihat kondisi kebun di pagi hari.

Kebun Buah Mangunan

Sumber gambar: Instagram @kebunbuahmangunan

Dengan berlibur di kebun ini Anda juga dapat menikmati indahnya matahari terbit di pagi hari dan juga saat tenggelam di sore hari. Ada beberapa fasilitas dan kegiatan-kegiatan outbond yang bisa Anda lakukan di kebun buah mangunan ini. fasilitas seperti flyingfox, jembatan goyang, perkemahan sampai dengan ruang pertemuan bisa Anda dapatkan di sini. Anda hanya dikenakan biaya retribusi sebesar Rp. 5.000 untuk bisa masuk ke lokasi ini. Jogja juga memiliki keindahan alam yang dapat Anda nikmati saat berlibur.

Baca Artikel Sebelumnya:

Keunikan Curug Sigembor Kulon Progo Yogyakarta
Petulangan di Pantai Songlibeg Purwodadi Tepus

2 years ago Wisata Alam

Keunikan Curug Sigembor Kulon Progo Yogyakarta

Sesuatu yang unik pasti disukai oleh banyak orang, sama halnya seperti objek wisata yang satu ini. Lokasinya strategis dekat dengan jalan raya, Curug Sigembor Kulon Progo Yogyakarta tepatnya terletak di Dusun Banyunganti Desa Jatimulyo Kecamatan Girimulyo Kulon Progo Yogyakarta. Meskipun berada dekat dengan jalan, curug yang berada di perbukitan Menoreh tersebut sering terlewati karena tidak terlihat, tertutup oleh rerimbunan pohon di sekelilingnya.

Wisatawan yang akan mendatangi air terjun ini aksesnya cukup mudah karena berada di tepi jalan, jalur penghubung antara GoaKiskendo dan Waduk Sermo. Dari arah Goa Kiskendo lokasi curug berada di bagian kanan jalan. Lebih mudah bagi Anda menggunakan kendaraan roda dua karena luas tempat parkir yang terbatas. Belum ada petugas yang menjaga area parkir ini, sehingga Anda disarankan untuk mengunci kendaraan sebelum meninggalkannya di tempat parkir. Daerah di sekitar curug ini masih aman dari kriminalitas sehingga Anda bisa tetap memarkirkan kendaraan Anda meski tanpa penjaga.

Curug Sigembor

Sumber gambar: Instagram @prayogi8

Air terjun ini merupakan air terjun musiman, itulah keunikan dari Curug Sigembor Kulon Progo Yogyakarta. Bagi Anda yang penasaran jangan mengunjunginya pada musim kemarau. Memasuki musim penghujanlahcurug ini bisa menjadi tujuan petualangan wisata alam Anda. Menghabiskan waktu liburan atau penyegaran diri dari rutinitas harian Anda. Curug ini juga cocok bagi Anda yang ingin wisata hemat bahkan curug ini bisa dikatakan sebagai tempat wisata yang murah meriah.

Keunikan dari air terjun ini juga terletak pada bentuk alirannya. Curug unik ini memiliki 3 bagian atau 3 tingkatan aliran airnya. Pengunjung yang ingin mencapai aliran yang paling tinggi harus berjalan mendaki menyusuri aliran curug itu sendiri. Disarankan untuk sangat berhati-hati karena akses menuju puncak hanya itu saja, tidak ada pilihan jalan lainnya, terlebih lagi tempat pijakan memiliki permukaan yang licin.

Curug Sigembor

Sumber gambar: Instagram @lorenzonugroho

Jarak air terjun dengan jalan raya hanya beberapa puluh meter. Bagian dari Curug Sigembor Kulon Progo Yogyakarta yang pertama memiliki tinggi kurang lebih 3 meter. Bagian pertama dari curug ini juga bertingkat, bagian bawahnya berbentuk seperti aliran sungai yang sedikit menurun. Tidak ada pengaman saat Anda melewati jalur ini hanya sedikit pohon berbatang besar dan lebih banyak tumbuhan tingkat rendahnya. Untungnya di bagian ini tidak terlalu licin sehingga Anda masih bisa memanjatnya.

Setelah melewati bagian air terjun yang pertama perjalanan dilanjutkan dengan melewati tebing yang menjadi aliran air. Tampak seperti air terjun mini, namun pada bagian ini aliran airnya menyebar menjadi dua. Aliran yang satu melewati tebing tanah yang lembek sedangkan yang satunya lagi berupa bebatuan sehingga Anda disarankan memilih bagian yang ini untuk menuju curug paling atas. Pilihlah bebatuan yang kuat sebagai pijakan kaki Anda.

Melewati 2 bagian air terjun berarti Anda berhasil sampai ke titik terbaik untuk melihat pesona curug unik satu ini. Puncak air terjun ini memiliki ketinggian antara 10-15 meter yang tebingnya ditumbuhi lumut hijau. Suasana sejuk dapat Anda nikmati disini. Itulah keunikan yang dimiliki Curug Sigembor Kulon Progo Yogyakarta, jika umumnya Anda harus berjalan menurun untuk sampai di kaki air terjun namun di sini wisatawan diajak memanjat bersama aliran air terjun itu sendiri.

Baca Juga:

Wisata Curug Indah Gedangsari Gunung Kidul Yogyakarta
Liburan di Pantai Muncar Purwodadi Tepus

2 years ago Wisata Alam

Wisata Curug Indah Gedangsari Gunung Kidul Yogyakarta

Bagi Anda yang sedang berwisata ataupun sedang mencari tempat wisata di Yogyakarta terdapat pilihan wisata alam yang direkomendasikan untuk Anda datangi. Di timur provinsi istimewa ini menawarkan objek wisata Curug Indah Gedangsari Gunung Kidul Yogyakarta. Lokasi tepatnya berada di Desa Tegalrejo Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Terdapat dua buah air terjun di area tersebut, yang lebih dikenal pengunjung adalah yang berada paling atas.

Air terjun ini merupakan kawasan wisata yang masih baru dan dikelola oleh warga sekitar bukan dikelola oleh pemerintah. Belum banyak wisatawan yang tahu dan mendatangi air terjun yang berada di bawah pegunungan Seribu ini. Setelah sampai di tempat wisata , kendaraan yang Anda gunakan dapat diparkirkan di depan pintu masuk air terjun dengan biaya parkir dua ribu rupiah. Jalan dari pintu masuk menuju kawasan curug masih berupa jalan tanah untuk itu Anda harus berhati-hati terlebih jika datang saat hujan jalanan akan sedikit licin.

Saat di dalam area Curug Indah Gedangsari Gunung Kidul Yogyakarta Anda akan melihat curug dengan bentuk yang berlapis-lapis. Dengan jarak antar lapisan cukup jauh yang membentuk sebuah kolam. Anda dapat merasakan kesegaran airnya dengan mandi atau berenang. Namun, Anda harus berhati-hati karena ada bagian kolam yang lumayan dalam sekitar dua sampai tiga meter. Dasar kolam tersebut tertutup oleh lumut yang licin.

Curug Indah Gedangsari

Sumber foto: Instagram @panjieprast

Di saat musim kemarau debit air terjun di sini cukup kecil, meskipun sumber mata air terjun di sini tidak akan mengering. Sumber mata airnya akan selalu mengeluarkan air yang segar. Berwisata ke curug ini akan lebih maksimal jika Anda datang di musim hujan sehingga Anda dapat melihat air terjun yang deras. Batuan kapur membuat pemandangan cantik di sepanjang aliran sungainya.

Memuaskan wisata Anda terdapat curug lainnya yang berada paling atas. Jika Anda berjalan menyusuri aliran sungai akan ditemukan curug utama yang indah. Jalur lain menuju curug atas adalah dengan memilih jalan kaki menyusuri hutan jati. Curug Indah Gedangsari Gunung Kidul Yogyakarta yang berada paling atas akan membuat wisata Anda semakin lengkap dan juga sempurna. Tebing karang yang terlihat begitu hitam tampak indah dan kontras dengan air terjunnya yang begitu jernih.

Keindahan dan keunikan lain yang dimiliki curug ini yaitu aliran airnya yang terjun terbelah menjadi tiga bagian. Terlihat seperti tiga air terjun padahal puncaknya berasal dari satu sumber. Suasanya sangat asri dengan dikelilingi pepohonan hijau yang melapisi bukitnya. Anda dapat menyegarkan diri dengan airnya yang dingin untuk sekedar mencuci muka atau berendam. Alamnya yang belum banyak di datangi orang membuat Curug Indah Gedangsari Gunung Kidul Yogyakarta masih sangat alami. Menjaga kebersihannya wajib dilakukan bagi setiap wisatawan yang datang agar keindahannya tetap bisa dinikmati.

Sebelumnya:

Meneropong Yogyakarta dari Puncak Becici
Keindahan Tersembunyi di Pantai Jungwok Gunung Kidul

2 years ago Wisata Alam

Meneropong Yogyakarta dari Puncak Becici

Meskipun disebut puncak Anda tidak perlu khawatir ataupun takut kelelahan mendaki. Objek wisata yang terletak di Dusun Gunung Cilik Desa Muntuk Kecamatan Dlingo Bantul Yogyakarta ini hanya berupa bukit yang tidak terlalu tinggi. Keberadaan Puncak Becici menarik perhatian wisatawan yang sedang berlibur ke kota budaya, Yogyakarta. Daerah tinggi ini masih termasuk dalam Resort Pengelolaan Hutan (RPH). Destinasi wisata yang satu ini bisa menjadi rekomendasi bagi Anda yang menginginkan wisata alam yang tenang.

Waktu tempuh menuju tempat wisata ini sekitar satu hingga dua jam perjalanan dari pusat kota. Akses yang ada adalah berupa jalan dengan ukuran yang tidak terlalu lebar. Kurang cocok untuk dilalui bus pariwisata atau kendaraan dengan ukuran besar, jadi Anda lebih baik menggunakan kendaraan roda dua. Jalannya tidak sulit hanya menanjak seperti umumnya daerah perbukitan lainnya, kondisi kendaraan harus dipastikan baik sebelum memulai perjalanan.

Puncak Becici

Sumber foto: Instagram @dwi_wibiisono

Jarak tempuh menuju Puncak Becici hanya sekitar 150 meter dari tempat parkir. Bagi yang tidak suka panas-panasan waktu terbaik mengunjungi tempat ini adalah pagi atau sore hari. Selain untuk menghindari terik, di waktu tersebut Anda juga akan diperlihatkan pemandangan cantik dari sang surya entah sunrise ataupun sunset. Walaupun bernama puncak suhu udara di sini tidak sesejuk di dataran tinggi pada umumnya. Jadi saat siang hari akan tetap terasa panas hanya sepoi-sepoi angin dari pepohonan sekitar yang sedikit membuat sejuk. Wisatawan yang tiba siang hari jangan lupa untuk membawa persediaan air minum agar tidak dehidrasi.

Merupakan bagian dari hutan lindung sudah sepantasnya bagi setiap pengunjung untuk menjaga kawasan wisata ini terutama dari sampah dan juga jangan merusak pepohonan dengan mencorat-coret. Jika tetap terjaga, keindahan Puncak Becici dengan deretan hutan pinus yang mengelilinginya akan bisa Anda nikmati dan bisa menjadi spot terbaik untuk berfoto. Saat Anda merasa lelah, di sana juga sudah disediakan fasilitas seperti saung walaupun sederhana. Di saung tersebut Anda dapat beristirahat dan juga makan perbekalan piknik Anda. Dan jangan lupa pula untuk membawa sisa sampah yang Anda tinggalkan setelah makan.

Puncak Becici

Sumber foto: Instagram @gumbikid

Fasilitas lain yang sudah disediakan adalah rumah pohon yang dibangun di pohon pinus. Bagi Anda yang ingin naik tidak dikenakan biaya atau gratis dan disarankan berhati-hati karena keamanannya masih sangat minim. Dari ketinggian Anda dapat melihat daerah istimewa tersebut, pemandangan sawah dan perbukitan yang hijau menyejukan mata. Hamparan luas dari Yogyakarta tersaji elok dari Puncak Becici, di arah utara Anda akan terpana dengan gunung Merbabu yang begitu gagah, berbalik ke arah barat jajaran pegunungan Menoreh yang menyapa Anda.

Tempat Menarik Lainnya :

Petualangan Menyenangkan di Curug Sidoharjo Kulon Progo Yogyakarta

Wisata Alam Pantai Pakundon, Purwodadi, Tepus Gunungkidul

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^
1
Halo, dengan RentalMobilJogja.ID. Ada yang mau ditanyakan?
Powered by