Menu
×

Category Archives: Wisata Alam

2 years ago Wisata Alam

Wisata Sejarah di Gua Selarong

Sebagai wisatawan yang telah mengunjungi Yogyakarta beberapa kali, mungkin Anda belum pernah mendengar keberadaan Gua Selarong. Bukan hanya Anda, bahkan mungkin masyarakat Yogyakarta sendiri tidak mengetahui keberadaan gua tersebut. Bukan hal yang mengherankan mengingat wisata gua, selain Gua Pindul tentunya, tidak sering diekspos oleh pariwisata lokal Yogyakarta. Walaupun tidak banyak diketahui, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mengunjungi gua tersebut dalam kunjungan Anda di Yogyakarta.

Gua Selarong terletak di Guwosari, Bantul yang terletak di selatan pusat kota Yogyakarta. Kurangnya publisitas mengenai gua ini membuat moda transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai objek wisata ini sangat terbatas. Bagi Anda yang ingin mengunjungi objek wisata ini, Anda dapat naik bus menuju Terminal Giwangan di kota Bantul dan selanjutnya menggunakan ojek untuk mencapai gua ini. Ketika Anda tiba di objek wisata ini, jangan kaget apabila Anda tidak menemui banyak wisatawan yang datang berkunjung.

Gua Selarong

Sumber foto: Instagram @hanasopia

Jangan menaruh banyak harapan bahwa Anda akan menemukan keunikan berupa keindahan alam atau penampakan alam. Tidak banyak yang dapat Anda temui di sana selain dua gua yang terletak berdekatan satu sama lain. Selain dua buah gua, Anda juga dapat menemukan sebuah pemandian, air terjun, dan pendopo yang dapat digunakan sebagai tempat berisitirahat sejenak. Walaupun begitu, sedikitnya jumlah wisatawan yang berkunjung telah menjadi nilai tambah sendiri bagi gua ini karena Anda dapat bersantai tanpa terganggu oleh wisatawan lain.

Walaupun tidak memiliki banyak penampakan alam, Gua Selarong menyimpan kisah sejarah tersendiri. Pada zaman dahulu, salah satu dari gua ini, yang bernama Gua Wadon, digunakan sebagai tempat beristirahat Pangeran Diponegoro dalam perlawanannya melawan penjajah Hindia Belanda. Dua kedua, yang bernama Gua Lanang, digunakan oleh Pangeran Diponegoro untuk menyusun strategi perang dalam melawan penjajah Hindia Belanda. Selain itu, komplek gua ini juga digunakan oleh sejumlah orang untuk bertapa ditemani dengan dupa.

Gua Selarong

Sumber foto: Instagram @enunoe

Selain dua gua, kawasan gua ini juga memiliki air terjun yang masih asri. Dengan keasrian yang masih terjaga dan sedikitnya jumlah wisatawan yang berkunjung, Anda dapat menikmati suara gemercik air ditemani oleh desiran angin tanpa terganggu oleh wisatawan lain. Agar Anda merasa kecewa ketika Anda mengunjungi kawasan gua ini, disarankan bagi Anda untuk mempelajari sejarah perlawanan yang dilakukan oleh Pangeran Diponegoro agar Anda dapat menikmati objek wisata yang ada di kawasan gua tersebut. Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi objek wisata ini untuk sekedar beristirahat dari rutinitas yang melelahkan.

Walaupun tidak memiliki banyak keunikan dibandingkan dengan objek-objek wisata gua lainnya di Yogyakarta, Gua Selarong memiliki kekayaan sejarah yang menjadi daya tarik tersendiri.

Artikel Sebelumnya:

Cave Tubing di Sungai Bawah Tanah Gua Pindul
Menikmati Pasir Putih dan Karang di Pantai Sedahan, Jepitu, Girisubo

2 years ago Wisata Alam

Cave Tubing di Sungai Bawah Tanah Gua Pindul

Kabupaten Gunung Kidul yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan kabupaten yang memiliki banyak objek wisata alam, salah satunya adalah Gua Pindul. Terletak sekitar 7 km di sebelah timur laut ibu kota Kabupaten Gunung Kidul, Wonosari, dan keindahan gua ini membuat gua ini cukup banyak dikunjungi oleh pengunjung setiap harinya. Tidak salah apabila gua ini menjadi salah satu objek wisata yang patut Anda pertimbangkan untuk Anda kunjungi.

Apabila Anda berpikir bahwa satu-satunya aktivitas yang dapat Anda lakukan di Gua Pindul adalah menyusuri gua (caving), perkiraan Anda kurang tepat. Anda memang akan diajak untuk menyusuri gua ini dari luar hingga ke bagian ujung gua. Namun, penyusuran tersebut tidak dilakukan dengan berjalan kaki seperti kegiatan caving biasanya. Untuk menyusuri gua ini, Anda akan diajak untuk cave tubing atau mengapung di atas suatu ban berkapasitas satu orang yang akan terbawa arus sungai bawah tanah hingga ke bagian dalam gua yang akan berakhir di Bendungan Banyumoto.

Gua Pindul

sumber gambar: Instagaram @yoga_firmanto

Keunikan gua ini tidak berhenti hanya di cave tubing di atas sungai bawah tanah di dalam gua. Ketika Anda mulai memasuki gua, Anda akan disuguhi dengan pemandangan gelap dari stalaktit dan stalagmit yang menjulang dari langit-langit dan dasar gua. Banyaknya stalaktit dan stalagmit yang tumbuh membelah sungai di dalam gua ini akan memberikan kesan tersendiri bagi Anda yang melakukan cave tubing di dalam gua ini.

Apabila pengalaman membelah stalaktit dan stalagmit yang membelah jalan gua belum cukup bagi Anda, bayangkan bagaimana rasanya turun beberapa meter dari permukaan bumi dan mengarungi sungai gelap di dalamnya. Untuk menikmati pengalaman cave tubing di gua ini, Anda harus turun beberapa meter ke dalam gua terlebih dahulu. Selanjutnya, Anda akan dibawa mengarungi sungai yang berpenerangan minim akibat sedikitnya cahaya matahari yang masuk dengan banyak kelelawar bergantungan di dinding atas gua. Namun jika cuaca cerah, cahaya matahari yang masuk akan terlihat sangat indah.

Gua Pindul

sumber gambar: Instagaram @arifsasono

Untuk mengunjungi Gua Pindul, Anda tidak perlu melakukan banyak persiapan atau membawa banyak perlengkapan, terutama perlengkapan keamanan. Anda dapat menyewa jaket pelampung, ban atau tube, sepatu karet, dan helm pengaman dengan harga yang terjangkau yang tersedia di lokasi. Anda juga tidak perlu membawa bekal makanan dan minuman sendiri karena telah banyak tersedia penjual makanan dan minuman di sekitar wilayah gua.

Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman yang berbeda dalam menyusuri gua, Gua Pindul merupakan objek wisata yang patut Anda kunjungi. Pasalnya, Anda akan diajak untuk mengarungi sungai yang dipenuhi stalaktit dan stalagmit dengan diterangi cahaya matahari yang menembus permukaan gua.

Artikel Sebelumnya:

Dibalik Ketinggian Puncak Bukit Widosari, Kulonprogo, Yogyakarta
Wisata Pantai Greweng, Jepitu, Girisubo Menikmati Keindahan Pasir Putih dan Karang

2 years ago Wisata Alam

Dibalik Ketinggian Puncak Bukit Widosari, Kulonprogo, Yogyakarta

Kulonprogo merupakan daerah yang kaya akan wisata alam di dalamnya. Beberapa tempat menjadi andalan para wisatawan untuk menjelajah di daerah dingin ini. Puncak Bukit Widosari, Kulonprogo, Yogyakarta ialah salah satunya dengan pemandangan yang sangat cantik. Terletak di salah satu puncak dari gugusan pegunungan Menoreh di Padukuhan Tritis, Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo. Bukit ini bersebelahan dengan lokasi kebun teh Nglinggo, karena sebelum sampai di pintu masuk bukit Anda akan melewati kebun teh ini.

Setelah sampai di pintu masuk puncak bukit Widosari, Kulonprogo, Yogyakarta dengan gapura kecil di depannya, Anda akan dikenakan tarif masuk sebesar 2 ribu rupiah. Akses jalan menuju bukit sangatlah mudah walau jalanannya sempit dan tidak membutuhkan waktu lama. Pemandangan alam yang begitu asri tergambar di setiap sisi jalan bukit Widosari ini. Jangan lupa untuk selalu setia memotret nuansa alam yang begitu mempesona ini. Udara sejuk menyelimuti di tiap area menuju ke bukit Widosari. Sawah-sawah hijau dengan perkebunan tanaman yang menyegarkan mata. Area perkebunan sayur dan buah pun juga ada.

Sesampainya di puncak bukit Widosari, Kulonprogo, Yogyakarta Anda akan disambut dengan panorama alam yang sangat menakjubkan. Hamparan bukit hijau yang menghiasi dan membentuk terasering, sungguh pemandangan alam yang tak bisa diungkapkan dengan rangkaian kata. Sepanjang mata memandang terdapat keindahan bukit yang menawan. Suasana sejuk dan sedikit berkabut menyelimuti sekeliling bukit. Sedikit tips jika Anda mengunjungi tempat ini untuk datang pada pagi hari karena pemandangan bukit akan terlihat jelas dari puncak meski dengan kabut yang tak begitu banyak. Nuansa pepohonan hijau senantiasa menemani perjalanan Anda dari pemberangkatan sampai ke puncak bukit.

Bukit Widosari

sumber foto: Akun IG@hendra_gbleack

Ada sesuatu yang unik ketika sudah berada di puncak bukit yaitu sebuah batu besar yang berdiri kokoh. Tentunya tempat ini sangatlah ekstrim karena sisi-sisinya terdapat jurang yang sangat dalam. Dibalik resiko itu, spot yang paling menarik ada di sini. Dengan latar belakang bongkahan batu yang besar menjadikan angleyang cantik. Namun Anda perlu berhati-hati saat melakukan pose karena batu ini terdapat di ujung bukit. Inilah titik area yang sangat ditunggu untuk dipotret oleh para wisatawan yang berkunjung ke bukit ini.

Puncak Bukit Widosari, Kulonprogo, Yogyakarta bisa menjadi rekomendasi tempat wisata unik ketika Anda berada di Jogja. Menikmati panorama keindahan dan ketenangan kota Jogja di atas bukit hijau ini. Spot menarik untuk berfoto dan mendokumentasikan tempat yang tersembunyi ini. Area wisata yang juga sangat cocok bagi Anda yang ingin menenangkan pikiran dengan berteriak sekeras mungkin dari atas bukit. Maka pastikan Anda untuk melakukan itu agar jalan-jalan Anda menyegarkan pikiran dan membawa kebahagiaan bersama.

Baca Juga:

Asyiknya Berkunjung ke Air Terjun Tlogomuncar
Hangout di Gondola Pantai Timang Purwodadi Tepus

2 years ago Wisata Alam

Asyiknya Berkunjung ke Air Terjun Tlogomuncar

Keindahan derasnya air terpancar di salah satu objek wisata alam di Yogyakarta yaitu air terjun Tlogomuncar. Pesona air yang mengalir dengan debit yang lumayan besar membuat suara gemuruh di sekeliling air terjun. Terletak di Desa Harjobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman, Yogyakarta dengan ketinggian mencapai sekitar 40 meter dan 878 mdpl. Air terjun ini biasa dikenal oleh orang-orang sekitar dengan sebutan air terjun Kaliurang karena berada di area taman wisata Kaliurang.

Untuk menuju ke air terjun Tlogomuncar ini akses jalannya sangatlah mudah. Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Rute jalan yang begitu mulus tanpa ada jalan yang curam. Untuk tarif tiket masuk sekitar 10 ribu dengan kesegaran air terjun yang bisa Anda nikmati sepuasnya. Sumber air di sini berasal dari lereng bukit Plawangan yang letaknya berdekatan dengan air terjun. Berpusat pada sumber mata air yang ada di gunung Merapi. Semenjak gunung Merapi meletus beberapa tahun lalu sangat berdampak pada aliran air terjun ini yang tak begitu deras.

Panorama yang menyejukkan mata terlihat di sekeliling air terjun Tlogomuncar ini. Pepohonon dengan lebatnya tumbuh di sisi kanan dan sisi kiri air terjun. Suasana sejuk dan hijau ketika berada di dekat air terjun. Satu kegiatan yang wajib Anda lakukan yaitu merendamkan kaki dan bermain air di tepi air terjun. Ini merupakan kegiatan yang sangat mengasyikkan dan bisa menyegarkan pikiran Anda dari kepenatan rutinitas sehari-hari yang Anda lakukan. Debit air ketika musim penghujan sangatlah deras dan ketika musim  kemarau mengalami sedikit kekeringan.

Air Terjun Tlogomuncar

sumber gambar: Akun Instagram @nety19

Beberapa fasilitas yang ditawarkan di air terjun ini antara lain gazebo (tempat berteduh), tempat beribadah, tempat parkir, toilet, dan tempat makan. Tak hanya itu bagi Anda yang ingin menikmati suasana di sini lebih lama lagi terdapat beberapa penginapan dekat dengan lokasi air terjun. Untuk tarif per malamnya cukup terjangkau mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu. Tak ada salahnya jika Anda bersama keluarga besar menginap untuk menikmati api unggun dan bakar jagung bersama di dekat air terjun ini.

Beberapa spot menarik yang disuguhkan oleh air terjun Tlogomuncar sangat cocok sekali bagi Anda pecinta dunia fotografi. Dari bawah air terjun sambil bermain air, duduk di bebatuan melihat derasnya air terjun di gazebo pun cukup cantik dijadikan angle fotografi Anda. Setelah puas dengan berpose ria, tak lengkap jika mengunjungi taman wisata tanpa membawa oleh-oleh untuk sanak keluarga di rumah. Ada beberapa buah tangan khas Jogja di air terjun ini. Pastikan Anda membawa salah satunya. Selamat menikmati dinginnya air terjun dan jangan lupa untuk berbelanja.

Baca Sebelumnya:

Wisata Air Terjun Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta
Berwisata Ke Pantai Somandeng Sidoharjo Tepus

2 years ago Wisata Alam

Wisata Air Terjun Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta

Jogjakarta memang tersohor sebagai tempat wisata dan tidak henti-hentinya menawarkan sejuta keindahan yang nyata. Daerah-daerah di Jogjakarta selalu menjadi pusat perhatian dan sasaran para wisatawan. Selalu ada keistimewaan tersendiri, di setiap sudut kota Jogjakarta. Salah satu tempat wisata di Jogjakarta yang juga menjadi pusat perhatian adalah Air Terjun Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta.

Air Terjun Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakartamerupakan salah satu wisata air dari beberapa wisata air yang ada di Jogjakarta. Air terjun ini merupakan air terjun yang mata airnya berasal dari Sungai Mudal, tepatnya di sekitar perbukitan Menoreh. Dari beberapa wisata air yang ada di Kabupaten Kulon Progo, Air Terjun Kembang Soka merupakan wisata air yang tidak kalah populer dengan wisata air lainnya seperti KedungPedut. Tempatnya yang strategis dan satu rute dengan Air Terjun KedungPedut, membuat tempat ini juga ikut dilirik wisatawan.

Awalnya, Air Terjun Kembang Soka adalah air terjun biasa. Tetapi, warga masyarakat bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk menjadikan kawasan ini sebagai kawasan wisata Air Terjun. Kemudian dilakukan pembenahan dan pembenaran di sekitar air terjun, sehingga menarik untuk dijadikan tempat wisata. Awalnya hanya 3 sampai 4 wisatawan yang datang untuk berkunjung setiap harinya. Tetapi lama kelamaan, jumlah wisatawan yang datang semakin meningkat. Akhirnya, berbagai fasilitas pun mulai dibangun seiring dengan perkembangan tempat wisata satu ini.

Air Terjun Kembang Soka

sumber foto: Akun Instagram @arummarino

Pengelolaan wisata Air Terjun Kembang Soka Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta  memang sudah sangat baik. Hal ini terlihat dari akses jalan yang mudah, papan penunjuk jalan yang memadai hingga konsep pembangunan serta aliran air terjun yang sangat bagus. Kelestarian alam di sekitar tempat ini juga sangat terjaga, sehingga benar-benar terasa nuansa alam nya. Beberapa kursi dari bambu dibuat menarik dan terletak pada titik yang tepat, sehingga memudahkan wisatawan untuk beristirahat jika lelah.  Sebuah jembatan panjang dari bambu juga dibuat sebagai jalan menuju air terjun agar para wisatawan bisa melihat air terjun dari jarak dekat.

Dari jembatan, terlihat sebuah kolam yang tidak begitu luas dan besar yang letaknya persis di bawah air terjun dihiasi dengan papan dari kayu. Kolam ini cocok digunakan untuk berenang.  Agaknya papan tersebut sengaja dipersiapkan untuk siapa saja yang ingin melompat lalu berenang. Tidak jauh dari kolam, berdiri sebuah pos pemantauan yang juga sebagai tempat persewaan pelampung dan ban untuk berenang. Bagi Anda yang belum pandai atau tidak bisa berenang, sangat dianjurkan untuk memakai pelampung karena keadaan kolam yang sangat dalam.

Selain sebagai tempat wisata, Air Terjun Kembang Soka Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Jogjakarta juga sering digunakan untuk acara outbond. Walaupun masih tergolong sepi wisatawan, jika dibandingkan dengan tempat wisata sebelahnya yaitu KedungPedut, tempat ini sangat cocok dan puas jika digunakan untuk bersantai sambil berenang.

Baca Sebelumnya :

Pesona Menakjubkan di Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul
Mengagumi Keasrian Pantai Klumpit, Purwodadi, Tepus

2 years ago Wisata Alam

Pesona Menakjubkan di Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul

Keindahan alami yang ditawarkan oleh salah satu tempat wisata alam di ketinggian Yogyakarta yaitu Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul yang masih asri. Terletak di sudut timur Gunungkidul tepat di Dusun Tegalrejo, Desa Gedangsari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Tempat wisata yang sangat sejuk dan tentunya bersahabat dengan alam. Yang pasti air terjun ini masih belum ramai dikunjungi para wisatawan dengan lokasi yang mudah untuk dijangkau dengan dua rute yang berbeda yaitu dari rute jalan Wonosari dan Klaten. Udara sejuk dan segar membuat Anda betah untuk berlama-lama singgah di sini. Panorama alam yang begitu unik dengan ukiran bebatuan yang melengkapi di setiap sudut air terjun. Tempat yang sangat cocok bagi Anda yang meluangkan waktu liburan dengan keluarga atau teman sekawan dengan piknik untuk menghilangkan penat setelah melakukan aktivitas yang begitu padat.

Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul memiliki tingkat curug yang berbeda-beda. Ada 3 tingkatan di air terjun ini, tingkatan ketiga merupakan tingkatan untuk spot paling indah dan menarik. Di setiap curug memiliki kolam dibawah air terjunnya. Cocok sekali bagi Anda yang suka bermain air dan berenang di alam terbuka sambil menikmati birunya langit. Cekungan air inilah yang digunakan untuk berendam oleh para wisatawan. Disini anda harus tetap berhati-hati dengan kedalaman kolam yang cukup dalam. Anda akan menikmati sensasi murni air terjun dengan bebatuan di sekelilingnya.

Menjelajah sekeliling Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul merupakan pengalaman berwisata alam yang sangat mengasyikkan. Sebelum sampai di air terjunnya, Anda akan melewati susur sungai dengan waktu 10 sampai 20 menit. Bisa merasakan dinginnya berendam di bawah air terjun dan bisa bermain-main dengan air pegunungan asli. Derasnya air terjun menambah sensasi yang menenangkan jiwa. Ketika berada di tepi air terjun, Anda harus tetap berhati-hati karena bebatuan di sekitarnya licin dan berpori. Untuk informasi tambahan ketika Anda berkunjung ke sini ada baiknya saat peralihan musim hujan ke musim kemarau karena airnya kering. Pada saat inilah air curug bersih dan bebatuannya terlihat jelas dan mempesona.

Batuan yang unik juga menghiasi Curug Indah Tegalrejo Gunungkidul dengan ukiran seni alami yang diciptakan. Seperti tekstur batuan kapur dengan lubang-lubang kecil sebagai tempat air  terjun. Sungguh dekorasi unik yang akan menyejukkan pandangan Anda jika bisa berkunjung ke sini. Tempat yang sangat cocok bagi Anda yang ingin menjaga dan melestarikan alam. Kebersihan juga tetap harus diperhatikan untuk menjaga keasrian air terjun Tegalrejo ini. Sebuah kontribusi yang sangat berharga jika Anda berkunjung ke sini dengan tidak mengotori area sekeliling air terjun. Tetap selalu menjaga alam dimanapun Anda berada dan senantiasa melestarikannya sebagai warisan lokal budaya Indonesia.

Baca Juga:

Indahnya Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul
Pantai Weru, Purwodadi, Tepus Gunung Kidul yang Memukau Hati

2 years ago Wisata Alam

Indahnya Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul

Masih berkutat dengan dunia wisata di Gunung Kidul yang sambung menyambung tidak pernah putus. Selain keindahan pantainya yang terkenal indah, ternyata Gunung Kidul juga memiliki objek wisata lain berupa Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul yang tak kalah indah dan menarik dengan wisata lainnya. Berikut informasi seputar wisata air terjun tersebut :

  • Curug Luweng, Sekilas Mirip Grand Canyon?

Jika Anda seorang traveler pecinta air, Anda harus mencoba wisata air yang satu ini. Kali ini bukan seputar pantai, melainkan sebuah air terjun yang indah yaitu Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul. Air terjun dengan tinggi sekitar  5 meter ini mampu menghipnotis setiap wisatawan yang berkunjung. Banyak orang berpendapat bahwa tipe batuan yang ada di tempat ini sekilas mirip dengan batuan yang ada di Grand Canyon Amerika.  Sebuah batuan yang sudah terkena erosi air dan memiliki lapisan batuan yang bergaris-garis. Penasarankan?

  • Cerita Curug Luweng

Dibalik keindahan yang ada di air terjun, ternyata tempat ini mempunyai cerita yang menarik. Menurut warga setempat, konon air terjun ini dulunya digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk bertapa dan mencari pencerahan. Meskipun begitu, tempat ini tidak mempunyai suasana yang mistik. Air terjun ini selalu di datangi wisatawan setiap hari. Bahkan jumlah wisatawan semakin hari semakin bertambah. Selain itu, air terjun ini tergolong aman untuk anak-anak berenang karena tidak begitu dalam. Air yang mengalir langsung dari bebatuan nampak jernih dan bersih. Untuk masuk ke tempat ini, Anda hanya perlu membayar tiket masuk secara sukarela  saja,karena belum ada peresmian dari dinas pariwisata terkait harga tiket untuk masuk.

  • Jalur untuk Mblusuk

Untuk sampai ke Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul Anda bisa melewati dua jalur yang berbeda. Pertama, Anda bisa lewat jalan Piyungan-Wonosari. Yang ke dua, Anda bisa melewati Prambanan dengan menyusuri jalan ke arah Solo. Tetapi untuk lebih cepatnya, Anda bisa menggunakan jalur yang arah menuju Solo. Setelah sampai di persimpangan Prambanan, Anda bisa mencari petunjuk untuk menuju ke tempat wisata air terjun. Jika Anda tidak menemukan papan arah menuju kesana, Anda bisa bertanya ke penduduk sekitar mengenai lokasi Air Terjun CurugLuweng.

Air Terjun Luweng Sampang

Sumber gambar: IG @sesil_sl

Bagi Anda yang berencana untuk mengunjungi Air Terjun Curug Luweng Sampang, Gedhangsari, Gunung Kidul, sebaiknya datang pada musim penghujan. Karena pada musim penghujan, debit air terjun besar,jadi Anda bisa menikmati tetesan air terjun berwarna hijau jernih yang turun ke bawah  dan mengalir. Selain itu Anda juga bisa merasakan kejernihan air terjun yang dingin dengan berenang. Tetapi jika Anda datang pada musim kemarau, debit air terjun sangat kecil dan Anda tidak bisa melihat keindahan air yang mengalir deras melewati lika liku bebatuan yang berjajar.

Artikel sebelumnya :

Pesona Puncak Suroloyo Kulon Progo Yogyakarta
Air Bening di Pantai Ngandong

2 years ago Wisata Alam

Pesona Puncak Suroloyo Kulon Progo Yogyakarta

Perbukitan Manoreh yang membentang di Daerah Yogyakarta memiliki banyak titik untuk menikmati pemandangan dari ketinggian. Sekitar 50 meter dari pusat kota ada satu objek wisata yaitu Puncak Suroloyo. Lokasi tepatnya berada di Desa Gerbosari Kecamatan Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta. Sajian panorama alam yang indah dan mitos cerita pewayangan menjadi daya tarik tempat wisata ini.

Dalam peninggalan karya sastra berjudul Cabolek karya dari Ngabehi Yasadipura I, puncak ini merupakan tempat pertapaan Sultan Agung Haryokusumo sebagai syarat untuk menjadi penguasa tanah Jawa. Setelah mendapat wangsit untuk berjalan dari Keraton Kotagede menuju ke arah barat hingga sampai di puncak ini.

Puncak Suroloyo

Sumber foto: Akun Instagram @indonesia.vacations_

Bagi Anda yang akan berwisata ke Puncak Suroloyo, saat memasuki kawasan Samigaluh kontur jalanannya penuh dengan tanjakan dan belokan yang tajam. Kendarai kendaraan Anda dengan hati-hati karena jalan yang sempit dan juga terdapat jurang. Sampai di area wisata, Anda dapat memarkirkan kendaraan dengan biaya parkir dua ribu rupiah. Kedatangan Anda akan disambut dengan deretan patung punakawan di pelataran parkir. Suasana layaknya berada di cerita wayang jaman dahulu ditambah dengan semerbak wangi dari bunga tanaman kopi yang ada di tepi jalan. Hawa sejuk pegunungan akan terasa setibanya Anda di tempat ini.

Perjalanan dari tempat parkir dilanjutkan dengan berjalan kaki menaiki anak tangga yang jumlahnya sekitar 286. Kawasan di sini terdapat tiga buah gardu, yang pertama Puncak Suroloyo, lalu Puncak Sariloyo, dan yang ke tiga adalah Puncak Kaendran. Ketinggian dari puncaknya mencapai 1.109 meter dpl, cukup melelahkan bagi Anda yang tidak terbiasa mendaki. Namun kesejukan dari tanaman teh yang banyak tumbuh di kanan dan kiri tangga dapat sedikit mengurangi rasa lelah Anda mendaki. Ada juga beberapa burung gereja, kupu-kupu, dan capung yang terbang bebas di langit Suroloyo.

Puncak Suroloyo

Sumber foto: Akun Instagram @magelangviews

Sampai di atas,pemandangan yang menakjubkan dari warna hijau khas alam akan membayar perjuangan Anda mendaki. Hamparan persawahan dengan terasering yang cantik berpadu dengan warna cokelat dari atap rumah penduduk. Saat  Anda datang pada hari yang cerah Anda akan melihat empat gunung besar yang terpancang di tanah Jawa. Puncak dari Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, dan Gunung Sindoro terlihat seolah melambai dari kejauhan. Kota istimewa Yogyakarta dapat Anda lihat tepatnya di arah timur sementara di arah utara menyembul puncak dari Widosari. Anda juga akan melihat mungilnya Candi Borobudur dari ketinggian di puncak ini.

Terdapat situs sejarah yang dapat Anda lihat yakni berupa batu besar dan arca yang merupakan peninggalan dari Sultan Agung Haryokusomo. Pada tahun baru jawa yakni penanggalan 1 suro tempat tersebut dijadikan tempat upacara suronan atau ritual Jamasan Pusaka Keraton. Saat itulah pengunjung Puncak Suroloyo begitu banyak, baik yang mengikuti suron atau yang menikmati hanya pemandangan alamnya.

Baca Juga:

Melihat Pemandangan Indah di Kebun Buah Mangunan
Keunikan Pantai Jogan, Purwodadi, Tepus di Gunung Kidul

Keunikan Pantai Jogan, Purwodadi, Tepus di Gunung Kidul

Tinggal di kota pelajar, DI Yogyakarta, memang memiliki banyak sekali keuntungan khususnya bagi Anda yang suka bertualang dan bertraveling. Salah satu tempat wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi adalah pantai Jogan, Purwodadi, Tepus. Pantai yang satu ini cukup unik dan menawarkan sensasi yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan pantai lain yang ada di wilayah selatan pulau Jawa. Yang membuat pantai ini unik adalah Anda bisa menemukan sebuah air terjun di bibir pantai Jogan yang airnya langsung terjun ke pantai selatan. Keunikan tersebut memang sangat jarang terjadi khususnya di pantai-pantai yang ada di wilayah pulau Jawa khususnya wilayah Yogyakarta.

Pesona dari pantai Jogan, Purwodadi, Tepus tersebut akan lebih indah jika Anda datang pada musim penghujan. Pasalnya, pada saat musim kemarau debit air yang ada di air terjun cukup sedikit. Terlebih sebagian airnya juga akan dipergunakan oleh warga sekitar untuk berbagai keperluan sehari-hari. Bagi Anda yang ingin menikmati sensasi guyuran air terjun yang terletak di bibir pantai Jogan, Anda harus turun menggunakan jalan setapak yang sudah dibuat oleh warga sekitar. Akan tetapi Anda perlu berhati-hati mengingat jalan setapak tersebut cukup curam dan sangat licin khususnya pada saat musim hujan. Terdapat kayu penopang yang bisa difungsikan sebagai pegangan.

Pantai Jogan

Sumber foto: Akun Instagram @anzsdocumentary

Tidak hanya memiliki air terjun yang cukup unik, pantai Jogan, Purwodadi, Tepus tersebut juga memiliki panorama yang sangat indah. Area pantai di tempat wisata tersebut tergolong landai dan memiliki banyak karang. Sehingga bagi Anda yang ingin tahu bagaimana rupa ekosistem wilayah pesisir khususnya pantai maka Pantai Jogan yang berada di desa Purwodadi di Kecamatan Tepus Kabupaten Gunung Kidul tersebut bisa menjadi pilihan yang tepat. Terumbu karang yang di tempat wisata tersebut memang sangat beragam  Meski demikian, Anda harus berhati-hati dengan ombak yang ada di lokasi wisata air yang satu ini, pasalnya ombaknya cukup besar sama seperti ombak d pantai di pesisir pulau Jawa.

Pantai Jogan

Sumber foto: Akun Instagram @jetrani.rd

Untuk bisa mengunjungi pantai dengan panorama indah di wilayah desa Purwodadi ini, Anda bisa menempuh perjalanan dengan menggunakan motor maupun mobil baik itu milik pribadi atau hasil rental mengingat tidak ada angkutan umum yang menuju tempat wisata tersebut. Anda bisa melaju di jalan Wonosari ke arah Gunung Kidul hingga menemukan desa Purwodadi. Mengingat minimnya petunjuk jalan, Anda bisa bertanya pada warga sekitar mengenai pantai Jogan, Porwodadi, Tepus agar tidak tersebut. Jangan lupa membawa bekal secukupnya mengingat lokasi ini masih jarang dikunjungi sehingga hanya sedikit warung makan yang tersedia. Kalaupun ada, itu pun hanya ada beberapa sehingga tidak ada salahnya membawa bekal sendiri.

Artikel Lainnya:

Petulangan di Pantai Songlibeg Purwodadi Tepus
Melihat Pemandangan Indah di Kebun Buah Mangunan

2 years ago Wisata Alam

Melihat Pemandangan Indah di Kebun Buah Mangunan

Mungkin Anda ingin menikmati liburan yang berbeda di Jogja. Jika Anda ingin menikmati liburan yang beda Anda bisa mencoba datang ke Kebun Buah Mangunan di Bantul. Berada di kecamatan Dlingo Bantul kebun ini menyajikan pemandangan yang hijau dan menyejukkan. Membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk sampai ke tempat ini dari kota Jogja. Taman yang mulai dibangun oleh pemerintah setempat pada tahun 2003 ini memiliki luas hampir 23.3 hektar. Pada taman ini Anda akan banyak menemui berbagai jenis buah seperti durian, rambutan, belimbing dan lain-lain. Tapi sayangnya Anda tidak di izikan untuk memetik buah di taman ini. Memang Anda tidak bisa memetik buah di taman ini, akan tetapi tujuan utama dari Anda mengunjungi taman ini adalah untuk melihat pemandangan yang sangat indah yang menjadi objek utama dari taman buah ini.

Pada kebun buah Mangunan ini Anda akan disuguhi pemandangan dari Pegunungan sewu yang sangat terlihat keindahan hamparan pohonnya yang hijau. Terdapat juga pemandangan dari sungai Oyo yang dapat Anda lihat dari atas kebun ini. Dengan ketinggian 150-200m di atas permukaan laut membuat lokasi kebun ini memiliki udara yang sangat sejuk. Pada musim penghujan Anda akan dapat melihat kondisi pegunungan yang diselimuti oleh hamparan kabut. Pemandangan yang jarang Anda dapatkan di kota-kota.  Pada musim hujan daerah Kebun ini menjadi negeri di atas awan yang menjadi ciri khas saat Anda mengunjungi kebun ini di pagi hari.

Kebun Buah Mangunan

Sumber gambar: Instagram @kebunbuahmangunan

Anda juga dapat melihat pantai Parangtritis dan kota Bantul dari kebun Buah Mangunan ini secara bersamaan. Anda dapat melihat kerumunan monyet-monyet yang juga menghiasi kebun buah ini. Saat berlibur dan menghabiskan waktu saat berkunjung di Jogja dengan mengunjungi lokasi kebun ini menjadi perlengkapan bagi Anda yang suka dan menikmati keindahan alam yang ada di kota Jogja. Anda juga bisa membawa keluarga Anda untuk berlibur ke daerah ini untuk mendapatkan edukasi tentang tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Serta Anda juga dapat melihat proses pembibitan sapi di kebun ini. Pada kebun buah ini juga terdapat fasilitas penginapan dengan kolam renang untuk Anda yang ingin menginap dan melihat kondisi kebun di pagi hari.

Kebun Buah Mangunan

Sumber gambar: Instagram @kebunbuahmangunan

Dengan berlibur di kebun ini Anda juga dapat menikmati indahnya matahari terbit di pagi hari dan juga saat tenggelam di sore hari. Ada beberapa fasilitas dan kegiatan-kegiatan outbond yang bisa Anda lakukan di kebun buah mangunan ini. fasilitas seperti flyingfox, jembatan goyang, perkemahan sampai dengan ruang pertemuan bisa Anda dapatkan di sini. Anda hanya dikenakan biaya retribusi sebesar Rp. 5.000 untuk bisa masuk ke lokasi ini. Jogja juga memiliki keindahan alam yang dapat Anda nikmati saat berlibur.

Baca Artikel Sebelumnya:

Keunikan Curug Sigembor Kulon Progo Yogyakarta
Petulangan di Pantai Songlibeg Purwodadi Tepus

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^
1
Halo, dengan RentalMobilJogja.ID. Ada yang mau ditanyakan?
Powered by