Menu
×

Category Archives: Wisata Alam

2 years ago Wisata Alam

Serunya Berwisata Keluarga di Tlogo Putri Kaliurang

Tlogo Putri Kaliurang adalah sebuah tempat wisata keluarga yang terletak di jalan Tlogo Putri, Hargobinangun, Pakem, kabupaten Sleman, Yogyakarta. Untuk sampai di kawasan wisata ini, hanya diperlukan waktu kurang lebih 1 jam dari pusat kota Yogyakarta. Meskipun bernama “tlogo”, namun jangan harap Anda akan menemukan sebuah telaga di tempat ini. Namun, Anda akan menjumpai sebuah bendungan kecil yang dimanfaatkan sebagai area bermain kano dan bebek air. Meskipun demikian, Anda tidak akan kecewa jika berkunjung ke lokasi wisata ini. Terletak satu komplek dengan kawasan wisata Kaliurang, pengunjung yang datang ke lokasi dapat menikmati wisata alam dan edukasi sekaligus.

Terdapat museum gunung Merapi dan Ullen Sentalu yang dapat dikunjungi untuk menambah wawasan Anda. Selain itu, jika Anda ingin berada sedikit lama di kota Yogyakarta, pengelola telah menyediakan beberapa wisma penginapan di kawasan wisata ini. Di Tlogo Putri Kaliurang sendiri, pengunjung dapat menikmati wisata air dengan menyewa kano untuk berkeliling di sekitar bendungan. Selain itu, tempat ini juga menyediakan taman bermain untuk anak yang dilengkapi dengan beberapa permainan seperti perosotan, jungkat-jungkit, ayunan, bianglala, dan lainnya. Flying fox juga tersedia di sini. Anda juga akan menjumpai beberapa ekor monyet liat di sekitaran tempat wisata. Kehadiran monyet-monyet liar ini tidak membahayakan pengunjung karena mereka telah terbiasa dengan keberadaan manusia di sekitarnya. Jika cukup beruntung, Anda juga akan menjumpai seekor elang jawa yang hampir punah dan dilindungi pemerintah di kawasan ini.

Tlogo Putri Kaliurang

Sumber Gambar : Akun Instagram @alif.poetra92

Keuntungan lain yang didapat ketika mengunjungi Tlogo Putri Kaliurang adalah Anda dapat menikmati panggung hiburan yang berupa orkes dangdut, melayu, campur sari atau pentas seni tradisional lainnya setiap hari Minggu secara gratis. Jika Anda menyukai kegiatan outdoor, maka Anda dapat melakukan trekking dengan menyusuri jalan setapak memasuki hutan untuk menuju wisata Kaliadem, Kalikuning, air terjun Tlogo Muncar dan Watu Kemloso. Keuntungan lainnya adalah kawasan ini juga dijadikan sebagai basecamp bagi wisatawan yang ingin mengunjungi gunung Merapi.

Tlogo Putri, Kaliurang

Sumber Gambar : Akun Instagram @ezry507

Karena terletak di lereng selatan gunung Merapi, kawasan wisata ini memiliki udara sejuk khas pegunungan. Sehingga Anda sebaiknya mengenakan pakaian tebal atau jaket jika tidak ingin kedinginan. Tempat rekreasi untuk keluarga ini biasanya selalu ramai dikunjungi, terutama di hari Minggu atau hari libur nasional. Untuk itu, Anda disarankan untuk datang di hari biasa bila ingin menghindari keramaian.

Lokasi Tlogo Putri Kaliurang di Google Map :

Untuk memenuhi kebutuhan perut setelah berjalan-jalan, Anda dapat mencoba makanan khas Kaliurang seperti jadah tempe, sate kelinci, dan tongseng kopyok kelinci di warung-warung kuliner sekitar tempat wisata. Pada saat artikel ini dimuat, tiket masuk Tlogo Putri Kaliurang juga cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 5.000 saja per orang.

Artikel Menarik Lainnya :
Desa Wisata Dome / Teletubies: Destinasi Wisata Unik untuk Traveller Sejati
Mencicipi Cita Rasa Gurih dan Pedas dari Tongseng Ayam Moro Seneng

2 years ago Wisata Alam

Panen Salak di Desa Wisata Pulesari

Desa Wisata Pulesari pernah ditunjuk oleh pihak Dinas Pariwisata dari DIY untuk menjadi salah satu wakil dari kota Yogyakarta untuk ikut berpartisipasi di dalam mengikuti CBT Award ASEAN yang memang telah dilakukan di ajang kompetisi penilaian dari Tim Dewan Juri, yaitu Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Peristiwa ini telah berlangsung pada Rabu, 5 Oktober 2016 yang lalu. Hal ini telah dikatakan oleh Didik Irwanto selaku pengelola dari kawasan ini. Sedangkan program dari CBT Award adalah salah satu dari program, yakni bentuk penghargaan yang memang diberikan oleh pihak Kementrian Pariwisata Republik Indonesia dalam rangka memberikan sebuah bentuk apresiasi pada pelaku ataupun komunitas yang memang sudah melaksanakan dan juga menjalankan aktivitas, yakni bisnis kegiatan pariwisata yang ada di Indonesia.

Lokasi dari Desa Wisata Pulesari terletak di Desa Wonokerto, RT. 01/22. Desa ini masuk ke wilayah Kelurahan Wonokerto, dan Kecamatan Turi. Secara lebih lengkap lagi, masuk ke Kabupaten Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Seperti layaknya desa wisata yang ada di Jogja, maka desa ini mempunyai magnet yang utama sebagai daya tarik ke pengunjung. Sebagai salah satu kelebihannya, tidak hanya bisa berwisata, namun juga bisa memanen salak secara langsung dari tempatnya ditanam, yaitu kebun.

Desa Wisata Pulesari

Sumber Gambar : Akun Instagram @desawisatapulesari

Panen Salak menjadi salah satu kegiatan yang masuk ke dalam paket wisata ketika berkunjung kesini. Penduduk desa sekitar telah memberikan ijin bila ada yang ingin ikut memanen salak secara langsung. Sedangkan untuk paket wisata yang ditawarkan, biasanya bersifat outdoor atau berada di luar ruangan. Kegiatan tersebut adalah bermain di sawah, jelajah goa dan sungai, panen salak, dan lain sebagainya.

Desa Wisata Pulesari

Sumber Gambar : Akun Instagram @desawisatapulesari

Letak geografis dari desa ini berada di kaki gunung, yakni Merapi dan mencapai ketinggian 400-900 meter diatas permukaan laut. Sehingga, kesejukan memang sangat terasa ketika sampai ke desa ini. Pertama kali dibentuk pada tahun 2012 atas dasar adanya komitmen secar bersama oleh masyarakat yang memang sadar akan potensi wisata. Selain itu, terbentuknya Desa Wisata Pulesari adalah untuk mewujudkan desa dengan kondisi nyaman, aman, dan tentram.

Dengan adanya keunggulan yang dimiliki, yaitu mata air yang secara alami ada sehingga sangat menguntungkan dalam hal pertanian. Tidak perlu lagi membangun bendungan di Desa Wisata Pulesari, atau parit irigasi yang berasal dari sungai. Hanya tinggal menyambung dengan pipa atau membuat sebuah parit kecil sebagai jalan air. Desa ini tidak pernah mengalami kesulitan dalam hal perairan.

Tempat Wisata Terbaru Jogja: The World Landmark Merapi Park
Keistimewaan Soto Kadipiro Khas Yogyakarta

2 years ago Wisata Alam

Pusat Wisata Bukit Klangon untuk Para Bikers

Satu lagi pusat wisata di Yogyakarta yang tidak kalah menarik untuk Anda kunjungi. Pusat wisata Bukit Klangon namanya. Pusat wisata ini terletak di kaki gunung Merapi. Lokasi yang sangat tepat untuk Anda yang ingin menikmati pemandangan gunung Merapi dari dekat. Terlebih lagi di sini menyediakan Gardu Pandang setinggi 5 meter agar Anda lebih mudah menikmatinya. Lokasi yang sangat tepat pula untuk mengabadikan poto dengan latar belakang gunung Merapi yang indah. Apalagi jika Anda mengunjunginya pada saat pagi hari atau sore hari maka pemandangan akan terasa lebih indah.

Pusat wisata Bukit Klangon ini tepatnya berlokasi di Desa Glagaharjo Klangon, kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Lokasi ini sering dijadikan tempat untuk mengadakan event downhill, untuk Anda para bikers tempat ini perlu Anda datangi. Hal ini karena perjalanan yang ditempuh cukup menegangkan dengan beberapa kelokan. Namun, masih sangat aman untuk dilewati bahkan sampai dijadikan lokasi downhill. Jadi selain tempat untuk berwisata tempat ini sangat cocok untuk Anda jadikan penyalur hobi bersepeda Anda. Jika Anda mengatakan diri Anda hobi bersepeda kurang lengkap jika belum mengunjungi pusat wisata ini.

Bukit Klangon

Sumber Gambar : Akun Instagram @pesona_klangon

Perjalanan yang merupakan jalur pendakian untuk menuju gunung Merapi ini kini menjadi lokasi favorit pagi para traveller. Bahkan alasan untuk mendapatkan photo yang indah juga menjadi salah satu daya tariknya. Terlebih melalui photo yang tersebar luas itulah maka pusat wisata ini semakin dikenal dan diminati oleh setiap pengunjung yang merasa penasaran. Namun, tidak banyak juga para pengunjung yang hanya ingin menikmati pemandangan saja dengan tujuan untuk menghilangkan jenuh dan menghabiskan waktu liburan.

Sedangkan alasan mengapa para bikers harus mengunjungi tempat ini adalah lokasi ini memiliki perjalanan yang cukup menantang. Sebelum menemukan Bukit Klangon Anda akan dihadapkan dengan perjalanan yang menantang. Jalanan yang berkelok-kelok hingga tikungan yang tajam, sampai pada perjalanan yang melewati hutan. Tikungan tersebut bertambah menantang dengan kanan kirinya yang pernah dialiri oleh larva. Jalur perjalanan yang tidaklah mulus juga menjadi tantangan sendiri bagi Anda yang hobi melakukan downhill. Sedangkan lokasi bukit yang sangat luas akan menjadi tujuan perjalanan yang tepat untuk beristirahat.

Bukit Klangon

Sumber Gambar : Akun Instagram @pesona_klangon

Pada lahan tersebut Anda dapat mendirikan tenda untuk lebih nyaman memandangi pesona gunung Merapi yang ada. Selain itu, lokasi pusat wisata Bukit Klangon ini dilengkapi dengan fasilitas yang cukup memadai. Anda dapat menemukan toilet dan tempat beribadah. Jadi tempat wisata ini juga dapat Anda jadikan sebagai tempat untuk bermalam. Sehingga Anda tidak akan melewati pemandangan yang berbeda pada saat pagi, sore dan malam hari ditemani gunung Merapi yang indah. Suasana pegunungan yang sejuk akan menjadi teman Anda selama disana.

Rute Jalan Menuju Air Terjun Kedung Pedut
Saoto Bathok Mbah Katro, Soto Segar Khas Solo di Pedalaman Yogyakarta

2 years ago Wisata Alam

Rute Jalan Menuju Air Terjun Kedung Pedut

Objek wisata yang menyediakan berbagai macam keindahan alam adalah salah satu hal yang banyak dicari oleh para wisatawan. Alasannya adalah karena alam merupakan hal yang banyak menyediakan manfaat bagi makhluk hidup. Misalnya saja oksigen yang tersedia di lokasi pasti masih bersih dan segar, sehingga bisa dipakai untuk menyegarkan otak. Objek yang terdapat udara segar seperti yang telah dijelaskan di atas yaitu air terjun kedung pedut yang selain terdapat udara segar, ada juga air yang sangat dingin dan juga bersih. Tidak sedikit warga yang berkunjung untuk sekedar mencuci muka bahkan ada yang juga memanjakan tubuh dengan mandi di bawah curug yang bagus dan indah.

Tempat yang merupakan kolam atau kubangan air yang jatuh dari gunung ini di sekitarnya masih terdapat banyak kabut yang menyelimuti pepohonan di sekitarnya. Asap putih bukan merupakan asap yang membahayakan bagi para pengunjung, tetapi ini adalah salah satu hal yang menunjukan daerah ini merupakan daerah yang dingin. Kedung pedut menyediakan curug yang diisi dengan nuansa dua warna yang terpancar dari air yang mengalirnya. Warnanya adalah gabungan dari warna putih cerah dan juga hijau toska yang memperlihatkan suasana alam yang sangat indah dan alami. Sehingga banyak pengunjung yang mengabadikan keindahan pada sebuah kamera hp maupun kamera digital yang bisa dipos di berbagai media sosial yang saat ini sedang marak digunakan.

Kedung Pedut

Sumber Gambar : Akun Instagram @abdansykr

Jika Anda ingin mengunjunginya sangatlah mudah. Tentu saja, karena bisa diakses dengan mudah dan juga bisa dari berbagai arah yang berbeda. Dari arah barat menuju perempatan lampu merah kemudian ke jalan Godean yang mengarah ke pasar bernama Godean untuk menuju jembatan progo yang bisa digunakan untuk akses menyeberangi sungai Progo. Kemudian melewati perempatan yang terdapat di Bangjo Nanggulan, ke arah pasar Kenteng, naik ke pegunungan, dan belok kanan ke Goa. Setelah itu, melewati pasar Jonggrangan belok kiri ke air terjun kembang soka dan belok kiri lagi untuk sampai di parkiran kedung pedut.

Lokasi Kedung Pedut di Peta Google Map:

Ketika Anda sudah sampai di lokasi parkiran, Anda harus berjalan kaki dengan menelusuri jalanan setapak yang menuruni daerah lembah di sekitarnya. Agar tidak jatuh, Anda harus berhati-hati ketika berjalan kaki di daerah ini karena jalanannya sangatlah licin dan juga curam.

Perjalanan dari parkiran ke tempat wisata kedung pedut bisa dicapai dengan waktu sekitar 15 menit. Waktu yang tidak terlalu lama, bukan? Tentu saja, anggap saja perjalanan ini bisa Anda jadikan sebagai sarana untuk berolahraga gratis. Hadiah dari olahraga ini adalah badan yang sehat dan juga pemandangan indah yang akan Anda rasakan ketika berada di objek destinasi ini. Jangan takut karena harga tiket masuknya juga tidaklah mahal.

Destinasi Wisata Menarik Lainnya :
Ayunan Langit Watu Jaran, Keindahan dari Alam Kulon Progo
Lesehan Pari Gogo Warung Tradisional dari Gunung Kidul

2 years ago Wisata Alam

Ayunan Langit Watu Jaran, Keindahan dari Alam Kulon Progo

Yogyakarta adalah sebuah kota yang kaya akan sederetan sejarah yang bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi masyarakat sekitar maupun asing. Tidak hanya itu, kota ini menjadi salah kota dengan objek destinasi yang menarik dengan menyediakan berbagai macam wahana yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk berlibur. Ada banyak tempat wisata untuk santai dan menyegarkan otak. Salah satunya adalah ayunan langit watu jaran yang akhir-akhir ini sedang marak diperbincangkan oleh masyarakat karena keindahan alam yang ditawarkan dan juga wahana yang menarik untuk dijadikan sebagai hiburan. Lokasinya adalah terletak di desa Purwosari Kulonprogo, Yogyakarta. Akses untuk sampai ke daerah dengan segudang hiburan ini juga tergolong masih sulit. Tentu saja, karena objek terletak bukan di daerah yang terpencil sehingga masih bisa diakses oleh kendaraan beroda dua.

Jika Anda menginginkan untuk bisa melayang pada sebuah ketinggian yang cukup tinggi, di sinilah kesempatan Anda agar bisa mencapai keinginan tersebut. Ayunan  langit watu jaran terletak pada ketinggian 800 meter, sehingga ketika Anda menaiki permainan ini maka Anda akan melayang untuk menikmati keindahan alam yang terdapat di sekitarnya. Sensasi ekstrem bisa dirasakan ketika Anda diayun dalam wahana yang dibuat pada tempat yang sangat tinggi, sehingga Anda bisa bergelantungan di pinggiran tebing yang terlihat curam dengan banyak pepohonan. Selain itu, di sini juga terdapat wadah untuk Anda berselfie dengan gaya yang menarik dan tentunya juga ditemani dengan alam yang terlihat sangat indah dan sempurna.

Ayunan Langit Watu Jaran

Sumber Gambar : Akun Instagram @ayodolan

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa, permainan ini terletak pada ketinggian yang sangat jauh dari atas laut namun Anda tidak perlu khawatir dengan keselamatan dan keamanan yang ditawarkan. Tentu saja, karena meskipun tempat ini didesain dengan sangat tinggi tetapi keamanannya juga sangatlah terjamin. Jadi, Anda tidak perlu takut jatuh atau pun lainnya. Meskipun begitu Anda tetap harus menjaga diri dengan memakai beberapa perlengkapan keamanan yang telah disediakan oleh penjaga ayunan langit watu jaran.

Beberapa kenikmatan yang bisa dirasakan di sini, Anda tidak perlu membayar karcisnya dengan harga yang mahal. Karena hanya dengan Rp 30.000 Anda sudah bisa merasakan sensasi bergelantungan di atas dengan ketinggian 800 meter. Waktunya juga cukuplah lama, yaitu sekitar 5 hingga 10 menit Anda berada di wahana yang ekstrem ini.

Lokasi Ayunan Langit Watujaran :

Harga tiket masuk yang murah tersebut menjadikan ayunan langit watu jaran ini menjadi salah satu tempat destinasi yang menarik dan juga banyak dikunjungi oleh banyak orang baik wisatawan asing maupun lokal. Masyarakat tersebut datang ke tempat ini dengan tujuan untuk menikmati segala bentuk keindahan dan juga hiburan yang telah disediakan di daerah ini. Hal-hal yang telah dijelaskan di atas memang perlu Anda jadikan sebagai referensi sebelum memilih sarana untuk berlibur.

Baca Artikel Sebelumnya:
Goa Kebon Air Terjun Cantik yang Tak Pernah Kering
Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat untuk Menikmati Kopi Nuansa Tradisional

2 years ago Wisata Alam

Goa Kebon Air Terjun Cantik yang Tak Pernah Kering

Jika Anda berjalan-jaln ke Jogjakarta, tujuan utama Anda pasti ingin menikmati eksotisme budaya dan religi peninggalan leluhur yang masih dilestarikan disini. Namun, kini Anda bisa menambahkan beberapa wisata alam cantik yang bisa Anda nikmati selama di Jogjakarta. Salah satunya adalah Goa Kebon. Sebagai wisata alam yang menawarkan kecantikan air terjun dan sejuknya suasana khas pegunungan, wisata ini bisa Anda jadikan rekomendasi bila berkunjung ke Jogjakarta, tepatnya di Kabupaten Kulon Progo.

Terletak di Desa Krembangan, Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo, Jogjakarta, air terjun Goa Kebon ini sudah mencari incaran wisatawan lokal untuk berlibur. Untuk mencapai lokasi air terjun, Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun Anda harus berhati-hati karena kondisi jalan yang sempit dan jarangnya penunjuk jalan akan membuat Anda mudah tersesat. Lebih disarankan jika Anda ingin berkunjung ke air terjun ini sebaiknya menggunakan kendaraan bermotor roda dua untuk memudahkan Anda berbalik di jalan yang sempit saat  Anda kesasar.

Goa Kebon

Sumber Gambar : Akun Instagram @almaandriyana

Untuk mencapai air terjun Goa Kebon ini ada dua rute perjalanan yang bisa Anda pilih saat Anda sudah sampai di Desa Krembangan. Rute pertama yaitu dengan menuruni bukit dengan kendaraan bermotor hingga separuh perjalanan kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Saat berjalan kaki ini Anda bisa menikmati pemandangan aliran air di atas air terjunnya serta pemandangan air terjun yang bisa Anda saksikan dari atas bukit. Sayangnya untuk menempuh rute ini Anda harus meninggalkan kendaraan Anda di tepi jalan di pinggir perkampungan.

Untuk rute kedua yang bisa Anda ambil adalah dengan menuruni bukit melalui kampung penduduk. Setelah melewati perkampungan ini, Anda bisa melanjutkan dengan berjalan kaki melewati jalan setapak hingga sampai di area air terjun. Dengan mengambil rute ini, perjalanan Anda menjadi lebih singkat. Selain itu, Anda tak perlu khawatir lagi karena kendaraan Anda sudah diparkir di area pemukiman penduduk. Namun sayangnya Anda tak bisa menikmati pemandangan air terjun dari atas bukit.

Lokasi Air Terjun Goa Kebon menurut Google Map:

Daya tarik dari air terjun ini selain cantiknya air terjun khas pegunungan juga adanya sebuah lubang kecil sebagai pintu masuk menuju goa. Di atas goa inilah air terjun yang terus mengalir seakan tak pernah kering. Ada banyak legenda yang menyertai air terjun yang cantik ini. Konon jika Anda masuk ke dalam goa di bawah air terjun tersebut dan menyusurinya, maka Anda akan sampai di kaki Gunung Merapi. Namun, layaknya legenda lainnya, kebenaran cerita Goa Kebon tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya. Yang pasti bahwa kecantikan air terjun ini yang akan menghipnotis Anda, bahkan ketika musim kemarau pun, air yang mengalir di atasnya seolah tak pernah kering.

Tempat Wisata Lainnya :
Pule Payung, Alternatif Wisata Pengganti Kali Biru
Ayam Goreng Suharti Nikmat Meresap Sampai Tulang

2 years ago Wisata Alam

Pule Payung, Alternatif Wisata Pengganti Kali Biru

Keindahan alam Indonesia memang seolah tak akan pernah habis untuk dieksplor. Jogjakarta sebagai salah satu kota wisata yang menyimpan berjuta pesona wisata alam dan budaya adalah salah satunya. Baru-baru ini para penikmat wisata menemukan Pule Payung, sebuah wisata alam yang menawarkan keindahan perbukitan Menoreh dari atas bukit. Terletak di Dusun Suropati Desa Hargotirto Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo, bukit ini sudah terkenal di kalangan penikmat wisata alam di Jogjakarta. Bukit yang baru dibuka pada hari kedua lebaran, tepatnya pada tanggal 26 Juni 2017 ini sudah mampu menarik perhatian banyak wisatawan. Sejak pertama kali dibuka tempat wisata yang sangat baru ini bahkan bisa menarik pengunjung hingga 1000 pengunjung per harinya.

Terletak di atas perbukitan Menoreh dengan ketinggian 700 MDPL, Pule Payung menawarkan keindahan pemandangan Waduk Soermo dari ketinggian dan perbukitan yang membentang di sekitarnya. Layaknya wisata perbukitan lainnya, seperti Kali Biru misalnya, daya tarik utama dari wisata ini adalah spot foto yang sengaja dibangun di atas ketinggian. Jika Anda ingin mencari lokasi wisata yang instagramablemaka lokasi ini sangat cocok. Ada sekitar delapan wahana buatan yang memang sengaja dibangun oleh pihak pengelola untuk memenuhi keinginan para pengunjung yang ingin mengabadikan momen berliburnya. Tentu saja wahana yang disediakan dibangun di atas ketinggian yang menampilkan keindahan pemandangan dari perbukitan Menoreh.

Pulepayung

Sumber Gambar : Akun Instagram @pulepayung

Beberapa spot menarik yang bisa Anda coba ketika berkunjung ke bukit Pule ini adalah sebuah gardu pandang berbentuk heksagonal. Gardu pandang ini menjadi spot favorit bagi para muda mudi yang ingin mengabadikan momen liburannya. Letaknya yang tinggi dengan latar belakang hutan dan perbukitan membuat Anda seolah berdiri di atas hamparan kasur hijau yang menyejukkan. Ada pula gardu pandang dengan bentuk layaknya jembatan jika Anda masih belum puas mengambil foto di gardu pandang sebelumnya. Gardu pandang ini juga merupakan ikon dari wisata bukit Pule yang wajib Anda kunjungi.

Objek wisata Pule Payung ini berdiri di atas lahan milik warga setempat. Dengan luas lahan sekitar dua hektar, wisata Bukit Pule ini bisa menjadi alternatif liburan bersama keluarga Anda. Konon nama yang diberikan kepada bukit ini diambil dari kisah yang dipercaya masyarakat sekitar. Kabarnya dulu ada sebuah pohon pule yang berbentuk seperti payung besar. Namun sayang pohon tersebut sudah tumbang, jadi Anda tidak bisa melihat penampakan pohon tersebut.

Lokasi Bukit Pulepayung :

Sebagai objek wisata yang baru dibuka, Bukit Pule Payung ini bisa menjadi rekomendasi wisata untuk Anda. Tak perlu membayar mahal, pada saat tulisan ini dibuat, cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 5.000,- untuk tiket masuk dan harga yang sama jika Anda ingin mengambil selfie di lokasi yang disediakan, dijamin liburan Anda akan semakin berkesan.

Baca Juga :

Warung Gudeg Tradisional Gudeg Mercon Bu Tinah
Sop Ayam Pak Min Klaten yang Tersohor

Wisata Unik Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta

Wisata yang unik merupakan destinasi wisata yang selalu menarik perhatian banyak orang. Apalagi jika disuguhi dengan pemandangan pantai yang indah. Perpaduan antara pasir yang lembut, langit biru cerah laut yang luas menjadi pemandangan yang sempurna. Jika berbicara soal pantai, tentunya Anda akan langsung merekomendasikan kabupaten Gunung Kidul sebagai tempat wisata pantai terbaik dengan keelokan dan keunikan yang dimiliki setiap pantai yang ada. Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta merupakan salah satu wisata pantai yang unik dan juga cantik. Berikut akan dipaparkan tentang keunikan yang dimiliki pantai ini.

 

 3 Keunikan dari Pantai Sadeng

  1. Memiliki Sejarah yang Unik

Pantai yang berada di desa Songbanyu ini terkenal dengan sejarah unik yang dimilikinya. Konon, Sungai Bengawan Solo selalu dikaitkan dengan pantai ini karena pada jaman dahulu sungai yang sangat melegenda tersebut bermuara ke Pantai Selatan. Namun, karena adanya lempengan Australia yang menghujam pada laut bawah Pulau Jawa membuat aliran tersebut berbalik arah menuju Utara dan aliran sungai tersebut menjadi terhenti. Terjadinya proses geologi tersebut meninggalkan jejak yang sampai saat ini dapat Anda temui jika berkunjung ke Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta ini. Pinggiran bekas lekukan aliran sungai itu pada saat ini dimanfaatkan untuk lahan pertanian sehingga banyak tumbuhan hijau yang dapat terlihat.

  1. Sebagai Tempat Pelabuhan Perikanan

Jika Anda berkunjung ke pantai ini, pemandangan pertama yang akan dilihat adalah jejeran perahu nelayan yang berlabuh pada pinggir laut. Pantai ini memang menjadi tempat pelabuhan oleh para nelayan yang habis mencari ikan di laut. Anda akan melihat kegiatan yang dilakukan oleh para nelayan di pelabuhan ini sehingga membuat pelabuhan ini sangat hidup. Disini Anda juga dapat melihat bermacam-macam perahu motor dengan berbagai ukuran, rumah pondok, serta terminal tempat pengisian bahan bakar perahu nelayan yang ada.

  1. Memiliki Pesona Pantai yang Indah

Dengan mengeluarkan uang sebesar 5 ribu rupiah per orang saja, Anda bisa menikmati pesona pantai indah yang dimiliki Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta. Pasir putih dan air laut yang bersih menjadi daya tarik para wisatawan untuk mengunjungi pantai ini. Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di pantai ini seperti memancing, berenang di tepi laut, menikmati pemandangan laut yang indah, menyicipi masakan seafood, serta menaiki kapal hingga ke tengah laut.

Pantai Sadeng

sumber foto: IG @pantaisadeng

Itulah tiga keunikan dari Pantai Sadeng, Gunung Kidul, Yogyakarta yang menjadi daya tarik para pengunjung. Berkunjung ke pantai ini merupakan hal yang wajib Anda lakukan. Karena selain menikmati pemandangan pantai, Anda bisa menyaksikan jejak sejarah unik dari pantai ini. Aktivitas yang bisa Anda lakukan disini pun sangat beragam. Pantai ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas seperti toilet, warung makan, serta tempat parkir yang luas.

Baca Juga: 

https://rentalmobiljogja.id/pantai-pok-tunggal/
Keanekaragaman Laut dengan Terumbu Karang di Pantai Sepanjang

Inilah yang Harus Dilakukan Ketika Berlibur ke Pantai Parangtritis

Salah satu pantai terkenal yang ada di Jogjakarta adalah Pantai Parangtritis. Lokasinya yang berjarak hanya 25 km dari pusat kota membuat Parangtritis mudah diakses oleh wisatawan. Pantai ini menjadi terkenal karena beberapa alasan. Alasan yang paling utama adalah karena garis pantainya landai. Tidak banyak pantai di Jogja yang memiliki keistimewaan ini. Pantai yang menghadap ke Laut Selatan ini juga terkenal karena kekayaan budaya dan legenda masyarakat sekitar. Hubungan garis linear antara pantai, Kraton Jogja, dan Gunung Merapi semakin menambah daya tarik dari pantai ini. Apa sajakah yang dapat kita lakukan ketika berkunjung ke Parangtritis?

  1. Menikmati Matahari Terbenam

Pantai Parangtritis merupakan tujuan utama wisata pantai di Jogjakarta untuk menikmati matahari terbenam. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pantai ini menghadap ke Selatan. Oleh karena itu, ketika sore tiba, matahari berada di sisi kanan kita. Menikmati keindahan matahari terbenam di pantai ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain mengabadikan momen tersebut, pengunjung juga dapat menikmatinya sambil menyantap hidangan laut yang ditawarkan. Di dekat kawasan pantai memang terdapat banyak rumah makan yang menyajikan masakan dari ikan segar.

Pantai Parangtritis

Sumber foto: Akun IG @m.ramadhani

  1. Berseluncur di Gumuk Pasir

Berseluncur pada umumnya dilakukan di atas permukaan hamparan salju. Akan tetapi, pengunjung juga dapat melakukannya di hamparan gumuk pasir. Gumuk pasir merupakan fenomena menarik yang terjadi di pesisir pantai ini. Pasir yang terdapat di garis pantai dan pasir yang berada di gumuk tersebut tidaklah sama. Menurut ahli geologis, pasir yang ada pada gumuk pasir merupakan material vulkanis. Hal ini berarti letusan dari Gunung Merapi yang berada di ujung Utara Jogjakarta sampai ke tempat tersebut. Untuk dapat berseluncur di gumuk pasir, pengunjung dapat menyewa papan seluncur yang disediakan di sekitar lokasi.

  1. Berendam di Pemandian Air Panas

Setelah melewati gerbang utama menuju Pantai Parangtritis, pengunjung masih harus berkendara beberapa saat sebelum sampai di pantai. Di tengah perjalanan tersebut, pengunjung akan melewati situs wisata Pemandian Air Panas Parangwedang. Pemandian air panas ini menawarkan air hangat. Kandungan sulfur yang ada pada air tersebut dipercaya bukan berasal dari laut, melainkan dari Gunung Merapi. Selain itu, sumber air panas ini juga berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Karena jalan dari dan menuju pantai melewati pemandian ini, pengunjung dapat berkunjung mampir sebelum atau sesudah dari pantai.

Pantai Parangtritis

Sumber foto: Akun IG @jogjamylove

Satu hari berkunjung saja rasanya tidak cukup untuk menikmati pesona pantai yang luas ini. Untuk menikmatinya dengan lebih puas, pengunjung dapat menginap di losmen yang ada di sekitar Pantai Parangtritis. Meskipun berupa losmen, akan tetapi fasilitas yang disediakan cukup lengap. Selain televisi, beberapa kamar juga dilengkapi dengan penyejuk udara. Keberadaan losmen tersebut memang sengaja disediakan untuk memfasilitasi pengunjung yang ingin beristirahat.

Baca Juga:

Pantai Slili, Satu dari Pantai Kecil yang Mempesona
Gumuk Pasir Parangtritis: Indonesia Rasa Timur Tengah

Gumuk Pasir Parangtritis: Indonesia Rasa Timur Tengah

Bingung mau berlibur kemana? ke Jogja mungkin akan jadi destinasi wisata pilihan bagi Anda. Banyak objek wisata yang  indah, seru, ataupun memiliki pemandangan menakjubkan. Mulai dari puluhan pantai indah, cagar budaya, aneka wahana bermain, air terjun, goa, dan juga gurun pasir. Gurun pasir Jogja ini terkenal dengan nama Gumuk Pasir Parangtritis. Kawasan ini berada di antara Pantai Depok dan Pantai Parangtritis. Pemandangan disini sungguh unik dan mengesankan.

Anda biasanya melihat gurun pasir di negara-negara Afrika dan Timur Tengah, tapi Anda juga dapat melihatnya secara langsung di kawasan Pantai Parangtritis, Yogyakarta. Gurun pasir ini menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang ke luar negeri untuk melihat gurun pasir, Anda hanya perlu datang ke daerah pantai selatan, tepatnya di kawasan tempat wisata Parang Tritis.

Gumuk Pasir Parangtritis

Sumber gambar: Instagram @avefauzisar

Gumuk Pasir Parangtritis ini terbentuk karena adanya fenomena alam yang terjadi yang diperkirakan sudah ribuan tahun. Menurut ahli Geologi, gumuk pasir ini berasal dari aktivitas Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Hal tersebut dikarenakan beberapa material Gunung sudah kering saat sampai di Parang Tritis. Material yang sudah dalam kondisi kering itu menjadi satu dan membentuk gundukan pasir. Pasir terangkat menjadi bukit pasir di area bibir pantai dikarenakan hembusan angin dari arah tenggara dan juga adanya gelombang air laut yang datang dari dalam dan juga dari luar permukaan. Ketika hujan turun, air tersebut akan berlindung di bawah gundukan atau gumuk pasir. Itulah kenapa ada banyak sekali sumur air tawar walaupun ini berada di pinggir pantai.

Gumuk Pasir Parangtritis merupakan fenomena alam yang cukup langka dan juga hanya satu-satunya di Asia Tenggara. Mulanya masyarakat sekitar tidak mengetahui keunikan dari tempat ini sampai adanya sebuah penelitian bahwa gumuk pasir ini merupakan salah satu warisan dunia yang menakjubkan. Luasnya sekitar 2 km dengan pemandangan indah menakjubkan sehingga menjadikannya lokasi favorit untuk fotografi. Bahkan ada beberapa judul film dan video klip yang melakukan pengambilan shootingdisini. Di tempat ini juga, banyak pasangan yang akan menikah melakukan photoshoot untuk prewedding dan juga ada aktivitas manasik haji bagi para calon jamaah haji sebagai gambaran saat berada di Tanah Suci nanti.

Gumuk Pasir Parangtritis

Sumber gambar: Instagram @mariovianney

Untuk mencapai kawasan ini sangat mudah karena adanya jalan aspal yang mulus, jadi Anda tidak perlu khawatir. Untuk para pecinta tantangan, cobalah sandboarding. Sandboarding adalah berseluncurdiatas pasir. Anda dapat mencoba sensasi luar bisa berseluncur dari atas bukit dengan papan seluncur. Untuk mendapatkan papan seluncur, Anda dapat menyewanya dari tempat penyewaan papan seluncur. Harga yang ditawarkan bervariasi berdasarkan waktu penggunaanya. Selamat menikmati!

Artikel Menarik Lainnya:

Menikmati Suasana Semilir Angin Laut Pantai Pondok Rangon
Pantai Slili, Satu dari Pantai Kecil yang Mempesona

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^
1
Halo, dengan RentalMobilJogja.ID. Ada yang mau ditanyakan?
Powered by