Pantai Depok Pusatnya Kuliner Laut di Yogyakarta
Yogyakarta merupakan daerah yang kaya potensi laut, mulai dari wisata pantai, perikanan hingga wisata kulinernya. Di Yogyakarta banyak wisata pantai yang kini telah berkembang serta dibudidayakan oleh masyarakat sekitar dan pemerintah kota Jogja. Salah satu pantai yang paling menarik diantara pantai-pantai lain di Yogjakarta yaitu Pantai Depok yang berada di wilayah Bantul. Pantai ini pertama kali yang menerapkan wisata alam sekaligus wisata kuliner.
Pantai Depok merupakan salah satu destinasi wisata alam dan sekaligus pusatnya kuliner laut di Yogyakarta. Pantai ini terletak di kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya disebelah selatan sekitar 30 kilometer dari kota Yogyakarta. Pantai tersebut letaknya juga tidak jauh dari pantai Parangtritis yakni disebelah barat sekitar 5 kilometer. Jika Anda ingin liburan ke pantai ini, diawali dari kota Yogyakarta rutenya sama dengan jalur menuju ke arah pantai Parangtritis. Namun, yang membedakannya yaitu sebelum masuk ke tempat retribusi pantai Parangtritis, Anda harus belok kekanan dan ikuti petunjuk arah ke pantai Depok.
Wilayah pantai Depok ini merupakan surganya pecinta kuliner laut, karena berbagai jenis ikan segar bisa Anda temukan disini. Pantai ini memang sengaja dikembangkan untuk menjadi pusat wisata kuiner laut khususnya seafood. Di pasar ikan sekitar pantai, pada saat tulisan ini dibuat, Anda bisa berbelanja ikan segar yang paling murah yaitu ikan cakalang dengan harga Rp 8.000 per kg yang berisi sekitar 5-6 ekor. Tersedia juga sajian ikan kakap merah maupun ikan kakap putih dengan harga Rp 17.000 hingga Rp 25.000 per kg serta ikan bawal dengan harga Rp 27.000 hingga Rp 60.000 per kg. Selain itu, di pantai ini juga tersedia aneka macam udang, cumi-cumi dan kepiting.
Nelayan di pantai ini memiliki hasil tangkapan ikan laut yang sangat besar, ditambah para pengunjung pantai juga semakin bertambah sehingga dibukalah beberapa warung-warung, aneka kedai dan resto yang menyajikan aneka kuliner ikan laut. Jika Anda memilih menikmati liburan di pantai ini, maka Anda tidak perlu harus membawa bekal untuk mengganjal perut karena disekitar pantai terdapat aneka kuliner laut termasuk seafood dan ikan-ikan segar. Anda juga bisa memilih jenis ikan yang diminati lalu pesan untuk dimasakkan di kedai atau warung sekitar pantai, tinggal pilih ingin dibakar, digoreng atau balado. Pada saat artikel ini dibuat, Biaya untuk memasakan ikan untuk 1 kg sekitar Rp 10.000.
Baca Juga : Panorama Pantai Parangracuk: Si Kincir Angin Belanda dari Laut Selatan
Fasilitas yang disediakan di pantai ini sangat lengkap meliputi, transaksi langsung pembelian ikan segar hasil tangkapan nelayan, warung makan khusus menjual seafood, sewa ATV, sewa tikar, kamar mandi dan masjid serta tempat parkir yang luas. Untuk retribusi tiket masuk pantai Depok yaitu Rp 5.000 per orang.
Lokasi Pantai Depok di Google Map
Pantai Porok Gunungkidul : Wisata Pantai di Gunung Kidul
Selalu dan selalu, Kota Jogjakarta tidak pernah padam dengan objek wisata. Terutama daerah Gunung Kidul yang kaya akan potensi alamnya. Lagi dan lagi, Gunung Kidul kembali menunjukkan wisata alternatif yang baru dan tidak banyak orang tahu. Sebut saja Pantai Porok Gunungkidul, yang merupakan objek wisata baru di Gunung Kidul.
- Keberadaan Pantai Porok Gunungkidul
Mendengar kata Porok, mungkin sangat asing di telinga Anda. Porok merupakan tempat wisata temuan baru berupa pantai di kawasan Gunung Kidul, Jogjakarta. Pantai Porok Gunungkidul terletak di desa KemAndang, Kecamatan Tanjung Sari, Gunung Kidul. Pantai ini masih satu rute dengan pantai Kukup dan Pantai Lolang. Anda bisa menggunakan google map untuk mencari tahu lokasi persis pantai ini.
- Pantai Porok Gunungkidul : Pantai Melon?
Bila Anda mendengar namanya saja, mungkin sudah berasa aneh. Namun ternyata, ada fakta menarik tersimpan disana. Kabarnya, pantai ini dijadikan kawasan karst sebagai daerah penghasil Melon oleh salah satu universitas terkemuka di Jogjakarta. Dan hasilnya luar biasa, sampai saat ini terdapat beberapa perkebunan melon disana. Jika Anda berkunjung kesana, sesekali Anda bisa menikmati pemandangan pantai bercampur suasana kebun Melon. Menarik bukan?
- Pantai Porok Gunungkidul, Keindahan Yang Tersembunyi
Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Pantai Porok Gunungkidul, Anda bisa mengambil rute arah ke Pantai Krukup. Akses menuju pantai ini tergolong mudah dan memadai. Disepanjang jalan sudah terdapat papan plakat penunjuk arah ke pantai. Setelah sampai di tempat parkir Pantai Kukup, Anda bisa memarkir kendaraan kemudian diteruskan dengan berjalan kaki. Jarak tempuh untuk sampai ke pantai tersebut memang agak jauh dan melelahkan. Anda harus berjalan menaiki bukit yang cukup tinggi. Sambil berjalan menyusuri bukit, Anda akan terperangah melihat keindahan di sepanjang pantai ini. Suasana pantai yang juga sepi akan membuat Anda lebih terasa nyaman.
Pemandangan yang masih asri luas terbentang menghiasi pantai yang satu ini. Deburan ombak yang menyambar-nyambar memecah dalamnya lautan. Keindahan di setiap sisi pantai menawarkan sensasi yang mengagumkan. Keindahan alam yang masih terjaga tergambar jelas dipantai ini. Tak jarang suara burung terdengar merdu di pantai ini. Suasana air yang tenang dan ombak yang tidak terlalu besar sangat cocok untuk Anda berenang, apalagi untuk anak-anak.Selain itu, Anda dapat melihat biota laut yang terperangkap di hamparan batu karang yang tersebar.
Suasana seperti berlibur ke pantai pribadi sangat sayang untuk Anda lewatkan. Jika Anda berkunjung ke Pantai Kukup, tidak ada salahnya Anda mampir ke Pantai Porok Gunungkidul. Pantai dengan wisata kebun buah Melon. Sebuah pemandangan yang unik dan jarang ditemui di pantai-pantai lain. Rasakan pesona alam yang berbeda. Tetapi ingat, meskipun suasana pantai yang belum begitu ramai Anda harus tetapberhati-hatidan berperilaku sopan.
Baca Juga : Kemolekan Pantai Ngunggah Pantai Asing yang Indah
Panorama Pantai Parangracuk: Si Kincir Angin Belanda dari Laut Selatan
Gunungkidul memang menyimpan sejuta keindahan alam yang menawan. Kabupaten ini sangat terkenal dengan wisata pantai yang mampu memikat para wisatawan dengan keindahan alam yang ada. Obyek wisata pantai yang ada disini pun selalu diramaikan oleh pengunjung baik lokal maupun mancanegara. Tentunya, kedatangan para wisatawan ini bertujuan untuk menikmati pesona alam yang luar biasa. Salah satu pantai yang memiliki pesona alam dan akhir-akhir ini menjadi incaran para pengunjung adalah Pantai Parangracuk. Pantai ini sangat unik karena Anda tidak dapat menjumpai hamparan pasir yang lembut disini.
Pantai yang berada di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul ini memang sangat berbeda dari pantai pada umumnya. Ketika Anda berwisata ke Pantai Parangracuk, Anda tidak akan disuguhi oleh pemandangan dengan hamparan pasir yang luas ataupun batuan karang yang ada di sekeliling pantai. Melainkan Anda akan melihat hamparan air laut yang luas yang berbatasan dengan tebing yang sangat tinggi. Disini Anda akan mendengar suara dentuman ombak yang menghantam pinggir tebing. Hal ini membuat para pengunjung tertarik untuk datang kesini.
Lokasi Pantai Parangracuk berada tepat di sebelah barat Pantai Baron. Untuk menuju ke pantai ini, Anda bisa berjalan menelusuri bukit karang kurang lebih 20 menit. Memang akan sangat melelahkan, akan tetapi rasa lelah Anda akan terbayar setelah menikmati pesona alam yang memukau ini. Namun, terdapat pula jalan yang langsung menuju pantai ini dengan menggunakan kendaraan. Akan tetapi, Anda harus memutar balik dan perjalanan Anda akan lebih lama dan cukup jauh. Jika berkunjung mengendarai kendaraan, Anda tinggal menuju ke daerah Balai Pengkajian Dinamika Pantai (BPDP) dan mengikuti jalan setapak yang ada di samping balai.
Baca Juga : Tersingkapnya Situs Purbakala Candi Palgading
Hal yang paling menarik dari pantai ini adalah kincir angin atau sumber energi alam alternatif yang dapat Anda temui di area pantai. Selain sebagai tempat wisata, pantai ini juga berfungsi sebagai tempat edukasi dan penelitian. Pengembangan yang ada di BPDP ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Ombak (PLTO). Anda juga dapat melihat prototipe PLTO yang dipasang di kawasan sekitar pantai ini.
Menikmati pemandangan alam memang sangat menyenangkan, apalagi jika dibarengi dengan memperoleh pengetahuan yang sangat bermanfaat. Selain memancing, menyaksikan matahari tenggelam dari atas tebing, serta berfoto-foto, Anda juga dapat melihat kincir angin di pantai ini sehingga tidak perlu untuk jauh-jauh pergi ke Belanda. Pantai Parangracuk memang memiliki potensi yang lebih daripada pantai lain, hal ini membuat daya tarik tersendiri dari pantai ini. Bahkan, di daerah sekitar pantai juga diperbolehkan untuk dijadikan tempat berkemah. Akan tetapi, mengingat tingginya tebing disini, disarankan Anda untuk tidak terlalu ke daerah pinggir tebing agar tidak terjatuh.
Kemolekan Pantai Ngunggah Pantai Asing yang Indah
Mendengar kata Pantai Ngunggah, mungkin sebagian besar kalian banyak yang tidak tahu. Memang benar, pantai ini sangat asing terdengar di telinga. Bahkan hanya sedikit orang yang tahu pantai ini. Sejatinya, pantai ini merupakan pantai baru yang ada di Kabupaten Gunung Kidul. Jadi wajar, jika pantai ini belum populer khalayak pantai-pantai yang lain.
- Keberadaan Pantai Ngunggah
Pantai Ngunggah merupakan pantai yang berlokasi di Dusun Pejaten, Desa Giriwungu, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Jogjakarta. Pantai ini merupakan pantai yang berada di wilayah bagian barat. Letaknya memang agak pelosok, jadi sulit untuk dijangkau. Selain itu, pantai ini merupakan pantai baru yang ada di Gunung Kidul. Jadi wajar, bila belum terekspos secara besar-besaran.
- Jalan dan Kendaraan Menuju Pantai
Jika Anda ingin mengunjungi Pantai Ngunggah, Anda harus memastikan bahwa kendaraan Anda dalam keadaan baik. Jalan menuju pantai ini memang terjal dan susah. Anda harus melewati jalan cor semen yang licin. Tak jarang juga, Anda harus bertemu dengan jalan tanah berbatu yang sudah dipadatkan. Kondisi jalan yang licin membuat Anda harus berhati-hati bila melewati jalan ini. Selain itu, kondisi pada jalanan turunan juga tergolong agak ekstrim.
- Kemolekan Si Pantai Asing Ngunggah
Setelah sampai di tempat parkir, Anda akan mendapati pemandangan yang indah. Namun, pemandangan ke arah dasar pantai tidak terlihat karena tertutup rerimbunan semak yang tumbuh subur dan rindang. Jika Anda ingin menikmati pesona pantai ini lebih sempurna, Anda harus menuju ke area dasar Pantai Ngunggah. Anda harus berjalan melewati jalan setapak yang sangat sempit dan licin. Namun, jika Anda melewati jalan ini diharuskan berhati-hati karena jalan yang curam dan langsung berbatasan dengan jurang. Selain itu, tanah yang ada disekitar jalanan juga licin.
Setelah sampai dasar, Anda akan terhentak menyaksikan keindahan pantai ini. Pantai dengan pasir putih yang benar-benar masih bersih menjadi kekaguman siapa saja yang melihatnya. Tidak ada sampah berserakan diatasnya. Benar-benar menakjubkan. Bongkahan batu-batuan dari karang mempercantik keindahan pantai ini. Nampak tebing-tebing yang menjulang tinggi mengapit pantai ini. Uniknya, di dekat salah satu tebing terdapat sebuah mata air yang mengalir. Mata air tersebut bernama mata air Watutumpeng. Biasanya para warga memanfaatkan mata air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, pantai ini merupakan penghasil rumput laut. Pantai ini banyak ditumbuhi rumput laut yang memiliki nilai jual tinggi. Rumput laut yang tumbuh bisa Anda lihat pada setiap tepian laut. Pemandangan lain yang bisa Anda dapatkan disini adalah aktivitas warga yang mencari rumput laut. Sebagian besar warga sekitar bekerja sebagai petani rumput laut. Mereka mengambil rumput laut yang tumbuh di pantai.
Jika Anda berlibur ke Jogjakarta, jangan lupa untuk mencoba mengunjungi Pantai Ngunggah. Pantai yang masih benar-benar alami dan belum tersentuh tangan manusia. Disana Anda akan mendapati tebing-tebing yang indah. Selain itu, Anda bisa mencari rumput laut untuk dibawa pulang.
Baca Juga : Pantai Ngrawah: Si Perawan Indah yang Tersembunyi
Pantai Ngrawah: Si Perawan Indah yang Tersembunyi
Jika berbicara tentang pantai, pasti Anda akan terbayang oleh pasir lembut yang berbatasan dengan birunya air laut dan pemandangan alam yang indahnya tak terkalahkan. Pantai memang menjadi destinasi wisata banyak orang untuk menghabiskan waktu weekend. Banyak pantai indah yang dapat Anda jumpai di Yogyakarta. Salah satu pantai yang ada adalah Pantai Ngrawah yang berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul.
Pantai yang memiliki pasir putih yang halus dan banyaknya batuan karang yang dapat Anda temui ini adalah salah satu pantai perawan yang masih sangat alami. Adanya rumput hijau pada bibir pantai ini membuat Pantai Ngrawah begitu asri dan indah. Sebutan perawan untuk pantai tersebut memang sangat cocok karena pengunjung yang datang kesini hanya sedikit bahkan pada saat hari libur. Anda bisa bebas menikmati panorama nan indah yang disuguhkan oleh pantai ini kapanpun Anda mau.
Pantai ini berada di dekat dua pantai terkenal yang ada di Gunungkidul. Pada sebelah timur terdapat Pantai Ngrenehan dan sebelah barat terdapat Pantai Widodaren. Para traveler pastinya sudah tidak asing lagi dengan nama kedua pantai tersebut. Namun, pesona yang ada di Pantai Ngrawah ini tidak kalah indahnya dengan kedua pantai terkenal itu. Pantai ini sangat cocok untuk para pecinta alam yang menyukai tantangan karena letak pantai yang tersembunyi dan harus melewati bukit serta perkebunan warga.
Pantai ini masih memiliki banyak kekurangan, contohnya akses jalan yang belum tersedia, medan yang sulit dalam perjalanan menuju pantai, serta belum adanya fasilitas yang tersedia. Untuk menuju ke pantai perawan ini, Anda harus menuju ke Pantai Ngrenehan terlebih dahulu dan memarkirkan kendaraan disana. Setelah itu, Anda bisa melanjutkan perjalanan melewati perkebunan warga. Butuh waktu kurang lebih 30 menit untuk sampai ke pantai tersebut. Perjalanan dengan medan yang sulit ini membuat para wisatawan enggan untuk datang, oleh karena itu pantai ini sangat cocok untuk para pecinta alam liar. Fasilitas di pantai ini juga belum tersedia, sehingga Anda harus membawa bekal sendiri supaya tidak kelaparan di pertengahan jalan. Bahkan sepinya pantai karena masih jarangnya pengunjung ini bisa dimanfaatkan untuk berkemah di pantai tersebut.
Baca Juga : Berlama-lama di Lengangnya Pantai Ngrawe Sungguh Melenakan
Pesona alam pantai yang disuguhkan tidak akan mengecewakan Anda karena pantai ini sangat bersih dan masih sangat alami. Banyak pepohonan yang tertanam pada pinggir pantai yang dapat Anda jumpai sehingga membuat pantai ini tampak asri. Biaya yang Anda keluarkan pun cukup murah, hanya dengan uang sebesar Rp10.000,-, Anda bisa menikmati pemandangan alam di Pantai Ngrawah sepuasnya tanpa dibatasi oleh waktu. Jika Anda ingin berkunjung ke pantai ini pun, Anda tidak perlu khawatir akan tersesat karena penduduk sekitar sangat ramah dan sopan sehingga Anda dapat bertanya kepada warga setempat.
Lokasi Pantai Ngrawah di Google Map
Berlama-lama di Lengangnya Pantai Ngrawe Sungguh Melenakan
Tidak pernah ada kata bosan bila kita bercerita mengenai Jogkarta. Jogjakarta memang terkenal sebagai tempat wisata yang menarik dan istimewa. Sebagian besar tempat wisata yang berada di Kota Jogjakarta selalu menjadi pusat perhatian dunia. Tempat ini mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Salah satu tempat wisata yang paling banyak di Jogjakarta adalah wisata pantai. Pantai Ngrawe merupakan salah satu objek wisata pantai di kota ini.
- Persembunyian Pantai Ngrawe
Pantai Ngrawe termasuk ke dalam salah satu pantai yang ada di Gunung kidul, Jogjakarta. Tepatnya di daerah Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Jogjakarta. Pantai ini terletak diantara Pantai Baron dan Pantai Kukup. Dulunya, pantai ini tergolong pantai baru jadi banyak orang tidak tahu mengenai pantai ini. Namun, pada tahun 2015 kemarin sudah diadakan pembangunan untuk wisata pantai ini.
- Jalan Baru Pantai Ngrawe
Dahulu akses menuju pantai ini masih terbilang sulit. Karena jalan yang masih sempit dan tidak bisa dilalui kendaraan. Untuk sampai ketempat tujuan, Anda harus berkorban untuk berjalan kaki sampai ke pantai. Tetapi pada bulan Juli 2015 kemarin, sudah diadakan pembangunan jalan menuju pantai ini. Jalur baru menuju Pantai Ngrawe dibangun sepanjang 1 kilometer dan lebar jalan 6 meter. Jika Anda ingin berkunjung kesana, maka Anda tidak usah khawatir lagi mengenai jalan. Sampai saat ini, kawasan Pantai Ngrawe masih dalam tahap pembangunan. Namun demikian, belum sepenuhnya bisa seperti pantai-pantai lain yang ada di Gunung Kidul.
- Indahnya Sepi di Pantai Ngrawe
Pantai yang sepi memberikan nuansa berbeda daripada pantai-pantai ramai yang lain. Meski tergolong masih sepi, pantai ini juga menyimpan keindahan. Seperti kebanyakan pantai lain di Gunung Kidul, Pantai Ngrawe merupakan pantai dengan nuansa pasir berwarna putih. Begitu juga dengan keadaan air laut yang jernih dan benar-benar bersih. Pada sore hari, pantai ini terlihat lebih indah. Hiasan mega-mega dilangit mengiringi matahari yang hendak terbenam. Ditambah gerombolan burung berterbangan semakin menambah keelokan pantai kala senja hari.
Sumber foto: Instagram @okansukk
Sambil menikmati pemandangan alam yang masih sangat segar, Anda juga bisa berwisata kuliner di sepanjang pantai. Beberapa warung milik penduduk desa menyediakan beragam jenis makanan. Mulai dari makanan kecil hingga makanan besar. Sebagian penduduk desa setempat, memang berprofesi sebagai pedagang. Sebagian penduduk yang lain berprofesi sebagai petani dan nelayan. Kini semenjak resmi dibuka sebagai kawasan objek wisata, pantai ini mulai dikenal masyarakat dan mampu menaikkan sektor pendapatan masyarakat.
Baca Juga : Bercengkerama dengan Bidadari di Pantai Widodaren
Sudah jelas dapat dipastikan, Pantai Ngrawe yang dulu sepi wisatawan lama-lama bisa menjadi ramai wisatawan. Bagi Anda yang penasaran dengan wisata pantai ini, Anda bisa mencoba untuk mengunjunginya di Gunung Kidul. Tidak ada salahnya menjelajah pantai-pantai baru yang letaknya masih tersembunyi di daerah Gunung Kidul.
Bercengkerama dengan Bidadari di Pantai Widodaren
Yogyakarta, wilayah yang satu ini tidak bisa dilepaskan dari banyaknya obyek wisata bagi para wisatawan lokal hingga mancanegara. Mulai dari wisata Candi, Gunung Berapi, Museum, Desa Wisata hingga Pantai tersedia di Yogyakarta. Pantai Widodaren adalah salah satu dari sekian banyak obyek wisata pantai yang ada. Pantai ini berlokasi di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Bagi Anda yang belum pernah ke Widodaren, letaknya berada disebelah barat Pantai Peyuyon dan disebelah timur Pantai Ngrawah.
Penamaan ‘Widodaren’ diambil dari bahasa jawa yang berarti ‘Bidadari‘. Penamaan pantai bermakna ‘Bidadari’ tersebut sangat sesuai dikarenakan pantai ini terlihat indah, asri, sepi dan memiliki pasir putih bagaikan permata. Hal itu membuat pantai ini terlihat bersih dan suci bagaikan Bidadari yang turun dari Kahyangan untuk menjelma menjadi pantai di desa Kanigoro.
Sumber foto: Akun Instagram @adias_lana
Akses menuju Pantai Widodaren dapat dikatakan masih kurang memadai. Hal itu dikarenakan pantai bidadari ini belum secara resmi dibuka sebagai obyek wisata oleh pemerintah Yogyakarta. Lama waktu perjalanan dari kota Bantul menuju pantai lebih kurang 3 jam kemudian dilanjutkan berjalan kaki. Rute jalan kaki untuk mencapai pantai ini ada dua pilihan rute. Rute yang pertama Anda akan melewati jalan setapak di sebelah timur Pantai Ngrenehan, sedangkan untuk rute kedua Anda akan melewati jalan berbatu mengendarai kendaraan roda dua lalu dilanjutkan berjalan kaki melewati jalan setapak.
Pantai Widodaren ini tidak seperti kebanyakan pantai yang dikenal oleh banyak wisatawan. Pantai ini masih sedikit pengunjungnya dikarenakan masih belum banyak orang mengetahui pantai ini, terlebih pantai ini belum termasuk kedalam pantai yang diresmikan oleh Pemerintah DI Yogyakarta.Keuntungannya, Anda dapat menikmati pantai dengan merasa lebih bebas serta sangat jarang ditemukan sampah berserakan, bahkan nyaris tidak ada sampah disini.
Sumber foto: Akun Instagram @erlynawidyastuti
Aktivitas yang dapat Anda lakukan di pantai indah ini diantaranya adalah memancing, menangkap ikan kecil, outbond, hingga camping secara gratis bersama orang-orang terdekat Anda. Jika ingin menenangkan diri dari hiruk pikuk suasana perkotaan, maka pantai ini adalah solusi yang sangat tepat. Kesunyian di pantai ini akan membuat Anda merasa tenang hingga terlepas semua beban yang ada di pikiran Anda.
Baca Juga : Pantai Torohudan, Reruntuhan Karang yang Bersembunyi
Pemandangan alam yang disajikan Widodaren sangatlah menakjubkan. Anda dapat merasakan damainya hawa pantai yang jarang ditemui pada kebanyakan obyek wisata pantai. Ombak menghantam karang, suara karang dilewati ombak terdengar sayup-sayup seperti meniup seruling, hingga indahnya batu karang yang masih sangat alami dapat Anda rasakan di pantai ini.Sungguh, begitu banyak keindahan di Pantai Widodaren yang membuat Anda tergiur untuk menuju kesana. Tidak menutup kemungkinan pantai ini akan diresmikan sebagai obyek wisata oleh Pemerintah DI Yogyakarta karena keindahan yang dimilikinya.
Lokasi Pantai Widodaren di Google Map :
Pantai Torohudan : Reruntuhan Karang yang Bersembunyi
Pantai Torohudan merupakan pantai yang berbeda dari pantai lainnya. Pantai ini menyajikan pemandangan reruntuhan karang pada saat air surut yang seakan-akan berserakan namun justru menjadi pusat perhatian di pantai nan indah ini. Torohudan sendiri berlokasi di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Lebih tepatnya, pantai ini berada dibalik bukit sebelah timur Pantai Ngrenehan.
Rute menuju pantai ini jika ditelusuri dari arah kota Yogyakarta berjarak kurang lebih 60km. Jika Anda ingin mengunjungi Torohudan, Anda membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi menuju Pantai Ngrenehan. Setelah sampai di Pantai Ngrenehan Anda akan berjalan kaki ke arah timur kurang lebih 20 menit hingga Anda mulai mendengar gelegar ombak menabrak karang yang menandakan Pantai Torohudan sudah semakin dekat. Setelah sampai, sekilas Anda akan melihat pantai ini tidak terlalu luas namun sangat bagus dengan pemandangan rumput hijau yang tumbuh di pinggiran pasir putih.
Sumber foto : Akun Instagram @norel08
Pantai yang termasuk pantai kecil ini memiliki kontur tanah yang landai dengan pasir yang berwarna putih.Garis pantai cukup sempit dengan lebar hanya sekitar 50 meter.Terdapat dua tebing tinggi yang seakan-akan mengapit pantai, kedua tebing itu menjorok ke tengah laut dan membentuk semenanjung.Tidak sedikit warga sekitar yang menyebutnya sebagai ‘Tanjung Torohudan’ atau ‘Semenanjung Torohudan’. Batuan karang di dasar pantai akan terlihat saat sedang surut, bebatuan tersebut berwarna kuning keemasan yang belum tentu dapat ditemukan di pantai lain yang pernah Anda kunjungi. Butiran pasir putih di pantai ini terasa lembut, terlihat bersih dan tidak terlihat sampah yang berserakan seluas mata memandang pasir pantai.
Sumber foto : Akun Instagram @rizal.bulugh
Jika Anda ingin merasakan petualangan menuju pantai yang panjang dan berbuah manis maka Pantai Torohudan merupakan pantai yang sangat cocok untuk menuntaskan hasrat berpetualang Anda. Walaupun lama di perjalanan, pantai ini tidak akan mengecewakan saat Anda sudah menginjakkan kaki di pantai nan indah yang diapit dua tebing ini. Rasa lelah yang sedikit Anda rasakan akan terobati dengan indahnya pantai yang satu ini. Oleh karena itu, Torohudan juga sangat cocok sebagai sarana rehat pikiran Anda dari banyaknya aktivitas yang telah Anda jalani. Pantai yang sempit dan sepi ini akan membuat anda merasa memiliki pantai pribadi. Anda juga dapat mendirikan kemah di pantai ini bersama kelompok pecinta alam atau orang-orang terdekat Anda.
Lokasi Pantai Torohudan di Google Map
Dari sekian banyak keindahan alam yang disajikan mulai dari reruntuhan karang berwarna kuning keemasan, tebing yang mengapit pantai, kebersihan, pasir putih, hingga suasana damai tersebut pastinya membuat Anda tertarik untuk mengunjungi Pantai Torohudan. Bagaimana?Anda tertarik bukan untuk mengunjungi surga kecil yang diapit dua buah tebing tersebut?
Baca Sebelumnya : Wisata Seru di Pantai Wediombo Gunungkidul Yogyakarta
Wisata Seru di Pantai Wediombo Gunungkidul Yogyakarta
Keindahan pantai satu ini sudah dikenal oleh banyak wisatawan bahkan wisatawan dari manca negara. Pantai Wediombo, yang berlokasi di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Gunung Kidul Yogyakarta. Memiliki arti unik dari namanya yang diambil dari bahasa Jawa, terdiri dari dua kata ‘wedi’ yang berarti pasir dan ‘ombo’ yang artinya luas. Maksud dari wediombo yaitu hamparan pasir yang luas.
Pantai menawan ini termasuk dataran terendah dibandingkan dengan pantai lain yang ada di Gunung Kidul. Bagi wisatawan yang akan menikmati pantai diharuskan terlebih dahulu untuk menuruni sebuah bukit dengan ukuran yang lumayan tinggi. Sambil berjalan sepanjang turunan Anda akan disajikan pemandangan hijau dari sawah penduduk setempat dan juga tumbuhan mangrove yang masih ada. Aktivitas warga di sekitar pantai juga akan menemani liburan Anda di sini.
Sumber gambar: Instagram @aydin_ucak
Namun, untuk soal pemandangan yang ada di pantai ini tidak kalah saing dengan yang lain. Lautan yang terhampar sangat luas terlihat begitu menawan dengan warna birunya yang seirama dengan warna langit cerah diatasnya. Tentunya sesuai dengan namanya, Pantai Wediombo memiliki tepian pantai berpasir dengan warna putih. Di atas pasir berbagai serpihan karang dan juga beberapa cangkang hewan turut menghiasi daerah pantai. Karang-karang itu akan bersinar indah saat terkena cahaya matahari terbenam. Tentu tidak rugi untuk menunggu menantikan sunset di pantai ini, karena pemandangan yang beda dari sunset di pantai lainnya.
Perbukitan karang besar berdiri gagah mengapit daerah pantai membuatnya menjorok layaknya sebuah teluk. Pemandangan gelombang yang terpecah oleh bukit karang juga menjadi pemandangan luar biasa yang dapat Anda saksikan. Bagi pengunjung yang memiliki keberanian juga bisa mencoba wisata ekstrim yang ada yakni memancing di atas bukit karang. Tantangan untuk bisa mencapai tempat pemancingan yang lumayan jauh dari bibir pantai akan menjadi pengalaman tersendiri.
Sumber gambar: Instagram @agus_nduck
Anda harus berjalan naik turun karang yang licin dan terjal sebelum tiba di spot pemancingan, berhati-hati karena sewaktu-waktu bisa saja ada ombak yang datang menghempas. Memancing di Pantai Wediombo juga mendebarkan karena berdiri di atas bukit dan menghadap langsung laut lepas dengan anginnya yang lumayan kencang. Kolam yang Anda pancing bukanlah air dengan kedalaman beberapa meter melainkan merupakan lautan yang sangat dalam. Memang menakutkan bagi sebagian orang namun hasil pancing yang akan diperoleh juga tidak main-main, yang beruntung akan mendapat ikan dengan ukuran yang jumbo.
Baca Sebelumnya : Uniknya Pemecah Ombak di Wisata Pantai Glagah Kulonprogo
Di Pantai Wediombo ini pada waktu tertentu wisatawan dapat melihat upacara adat yang disebut upacara Ngalangi. Kegiatan satu tahun sekali ini dilaksanakan dengan menangkap ikan lalu dimasak kemudian sebagian dilarung ke laut dengan nasi dan sebagian dibagikan ke masyarakat. Adat ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur terhadap hasil laut dan ‘Ngalangi’ yang berarti menghalang dimaksud dengan menghalang segala mara bahaya yang akan mendatangi kawasan pantai ini.
Lokasi Pantai Wediomobo menurut Google Map:
Uniknya Pemecah Ombak di Wisata Pantai Glagah Kulonprogo
Pantai Glagah merupakan salah satu pantai berpasir hitam yang berada di paling ujung kota Yogyakarta. Pantai ini terletak di desa Glagah, kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo. Dari kota Yogyakarta jaraknya sekitar 40 kilometer kearah barat. Jika Anda ingin mengunjungi pantai ini diawali dari kota Jogja menuju ke jalan Wates – Purworejo setelah itu ikuti rute jalan pada plang yang bertuliskan ke arah pantai.
Pemandangan pantai Glagah sangat berbeda dengan pantai-pantai di kawasan Gunungkidul yang memiliki penghalang bukit karang, namun di tepian pantai ini terlihat begitu sangat panjang tanpa adanya penghalang. Jika Anda berada disekitar pantai terlihat hamparan pasir besi yang berwarna kehitaman yang menjadi andalannya.
Kawasan pantai terdapat sebuah dermaga yang sangat panjang dengan tetrapod di sebelah kanan dan kirinya. Tetrapod tersebut berguna sebagai pemecah ombak laut karena di pantai ini sangat terkenal dengan ombaknya yang cukup besar. Pantai Glagah juga menyuguhkan pesona keindahan laguna yang luas dan sangat indah. Di laguna tersebut Anda bisa menikmati beragam wisata air seperti kano, sampan kecil hingga perahu kayuh yang akan membawa Anda berputar mengelilingi laguna. Lokasi laguna berada disekitar pantai yang jauh dari deburan ombak sehingga laguna ini dijadikan tempat favorit untuk pengunjung yang membawa anak kecil. Di sekitar laguna Anda juga bisa memancing ikan dan melihat pemandangan sunset yang cantik pada saat sore hari.
Sumber foto: Akun IG @syilfianaagustina
Ketika Anda ingin mengunjungi pantai ini waktu terbaik adalah ketika bulan baru dan ketika air lautnya pasang. Saat itulah, Anda dapat melihat atraksi ombak laut yang menggulung-gulung hebat hingga menghantam tertrapod sampai buihnya menghampar ke dermaga. Jika berada di dekatnya Anda akan merasakan sensasi berbeda seperti terkena air hujan tetapi airnya terasa asin. Di pantai ini Anda tidak diperbolehkan berenang, karena karakteristik ombak pantai bagian selatan di Jogja ini merupakan ombak balik yang menarik kearah lautan sehingga sangat berbahaya.
Lokasi Google Map Pantai Glagah :
Kawasan pantai ini merupakan satu-satunya objek wisata unggulan di Kulonprogo. Maka, tidak heran jika pantai ini memiliki fasilitas yang sangat komplit selain mempunyai laguna pantai yang sangat indah, hamparan pasir besi serta tetrapod yang ada disekitaran pantai. Di pantai ini juga terdapat agrowisata buah-buahan yang berada di sebelah barat dengan luas kebunnya sekitar 3.5 hektar dan menjadi satu-satunya tempat penghasil buah di Kulonprogo. Masyarakat sekitar menanam buah-buahan seperti semangka, buah naga dan melon. Di kebun ini, Anda juga bisa ikut memanen dan merasakan menjadi petani buah. Selain itu, di pantai Glagah juga terdapat aneka kuliner dengan menu andalannya yaitu seafood yang harganya cukup terjangkau. Harga tiket masuk ke pantai ini ketika artikel ini dibuat yaitu sekitar Rp 4.000 per orang.
Baca Sebelumnya : Pantai Goa Cemara Untuk Kalian Para Pemburu Romantisme






Hubungi Kami