Menu
×

Category Archives: Tempat Wisata

Berinteraksi dengan Keasrian Suasana Tebing Kayangan

Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki wisata alam dengan pemandangan yang sayang dilewatkan. Salah satu wisata alam yang bisa dikunjungi adalah Tebing Kayangan. Berikut ini ada beberapa ulasan mengenai salah satu wisata alam di Kulonprogo yang penting untuk menambah pengetahuan wisata Anda.

Wisata alam yang disebut juga dengan Belik Kayangan ini merupakan destinasi wisata alam yang terdapat di desa Pendowoharjo, kecamatan Girimulyo, Yogyakarta. Salah satu wisata alam yang berlokasi di dekat pegunungan Menoreh ini menawarkan Kulonprogo keindahan alam berupa tebing yang tinggi menjulang dengan hiasan pemandangan pegunungan hijau di sekitarnya. Ketika mengunjungi lokasi ini, Anda akan merasakan betapa kontrasnya suasana kota yang hiruk pikuk penuh polusi kendaraan dengan suasana alam yang menenangkan serta penuh pepohonan hijau dan gemericik air.

Tebing Kayangan Kulon Progo

Sumber gambar : akun IG @topan.supriani

Wisata alam Tebing Kayangan tidak hanya menampilkan keunikan tebing dan pegunungan, namun juga pemandangan kawasan persawahan yang luas membentang sehingga menambah keasrian destinasi wisata ini. Di sekitar tebing yang tinggi menjulang juga terdapat bendungan dengan airnya yang menjadi sumber kehidupan warga Pendowoharjo. Bendungan tersebut dikelilingi bebatuan yang menambah kesan asri dan alami dari destinasi wisata ini. Karena itulah, tidak heran jika banyak wisatawan dari dalam maupun luar Yogya yang mengunjungi wisata Kayangan walaupun hanya sekedar untuk berfoto-foto.

Tempat wisata yang berjarak 25 km dari pusat kota Yogyakarta ini memasang tiket masuk sekitar 5000 rupiah per orang. Anda dapat menikmati pemandangan di Tebing Kayangan mulai pukul 7 pagi – 6 petang karena pada waktu itulah tempat wisata ini dibuka dan tutup. Rute termudah menuju tempat wisata ini adalah melalui Jalan Godean melewati perempatan Kenteng dan terus ke barat hingga Bukit Menoreh. Saat mendekati lokasi, Anda akan melihat papan petunjuk ke lokasi spesifik.

Salah satu hal yang membuat wisatawan tertarik berkunjung adalah cerita masyarakat mengenai pembuatan bendungan di dekat tebing. Pada zaman Majapahit, konon ada seorang abdi dalemkerajaan Majapahit yang melarikan diri bernama Mbah Bei. Saat sampai di desa Pendowoharjo, Mbah Bei kemudian beristirahat dan bertapa. Dalam pertapaannya, Mbah Bei mendapat bisikan untuk membuat bendungan. Kemudian dibangunlah bendungan dengan tebing yang tinggi di dekatnya. Bendungan tersebut kemudian memenuhi pasokan air warga Pendowoharjo hingga saat ini.

Demikian beberapa info menarik seputar wisata alam Tebing Kayangan yang bisa dibagikan kepada Anda. Saat mengunjungi Tebing ini, jangan lupa untuk mengabadikan momen Anda dan pemandangan alam dalam jepretan kamera yang Anda bawa. Beberapa orang yang berkunjung di tempat wisata Kayangan juga bermain dan mandi dengan air bendungan. Karena itu, sebaiknya Anda membawa persediaan baju ganti jika Anda akan bermain air di sana.

Google Map Bendungan Kayangan

Hutan Pinus Kiskendo, Lokasi yang Pas untuk Piknik Bersama Keluarga

Masyarakat luar daerah Yogyakarta mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa di Provinsi ini tak hanya terdapat wisata pantainya yang indah saja, melainkan juga memiliki beberapa kawasan hutan pepohonan tropis yang menyumbangkan keindahan serta kesejukannya. Seperti hutan pinus, DI Yogyakarta yang terkenal sebagai wilayah yang subur tentu saja tak heran bila di tempat tersebut banyak ditemukan hutan pinus, salah satunya adalah Hutan Pinus Kiskendo ini.

Hutan Pinus Kiskendo

Sumber foto: akun instagram @tri.widiantoro

Tak heran jika di kawasan Kiskendo terdapat sederetan hutan pinus yang menawan hati setiap orang yang melihatnya. Bahkan, berkat adanya hutan pinus tersebut para wisatawan yang hendak pergi ke tempat wisata alam yang ada di wilayah Kiskendo akan mendapatkan perjalanan yang menyenangkan, karena mereka bisa melihat dan menikmati pemandangan yang ada di hutan salah satu pohon tropis ini.

Sebelumnya, memang kawasan hutan pinus yang terdapat di Yogyakarta jumlah menjadi semakin berkurang akibat erupsi gunung merapi beberapa waktu yang lalu. Namun, jika ingin menikmati pemandangan dan berfoto di kawasan hutan pinus, maka datanglah ke Kabupaten Kulon Progo.

Hutan pinus yang satu ini, sering dijadikan sebagai tempat lokasi piknik bersama keluarga dan sering pula dijadikan sebagai tempat para fotografer untuk mengambil gambar para modelnya. Terlebih lagi, wisatawan yang ingin datang ke sini juga tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis.

Apabila sudah mengetahui atau sudah mengenal tentang Goa Kiskendo, mungkin para wisatawan sudah tidak asing lagi dengan Hutan Pinus Kiskendo. Dari namanya saja sudah dapat diketahui dengan mudah, bahwa goa dan hutan pinus ini memang berada di kawasan yang sama. Hal tersebut memang benar adanya, karena untuk sampai ke Goa Kiskendo para wisatawan terlebih dahulu akan melewati hutan pinus ini, sehingga perjalanan destinasi wisata alam di Yogyakarta akan terasa lebih menyenangkan.

Lokasi dan Akses Jalan Ke Hutan Pinus Kiskendo

Secara administratif, hutan pinus ini berada di kawasan Desa Jatimulyo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo, Prov. DI Yogyakarta. Ada dua akses perjalanan yang bisa ditempuh untuk sampai ke hutan pinus ini, yaitu bisa memulai perjalanan dari Yogyakarta ataupun dari Wates, karena letaknya sekitar 21 km dari wates dan sekitar 38 km dari Yogyakarta.

  • Jika memutuskan memulai perjalanan dari Yogyakarta, maka akses perjalanan yang dapat ditempuh adalah dari Yogyakarta menuju  Godean untuk sampai ke Jalan Goa Kiskendo. Namun perjalanan ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan harus melewati medan jalanan yang lebih sulit.
  • Sementara, jika ingin menempuh perjalanan dari wates, maka terlebih dahulu mulailah perjalanan dari Wates menuju Sentolo untuk sampai ke wilayah Dekso. Kemudian, sekitar 7 km kemudian akan sampai di kawasan Desa Janti dan hanya tinggal menuju papan petunjuk menuju kawasan Hutan Pinus Kiskendo.

3 years ago Museum , Wisata Budaya

Perkaya Khasanah Budaya Kalian! Yuk Berkunjung ke Museum Sonobudoyo

Setiap kota-kota yang ada di dunia, termasuk di Indonesia juga mempunyai bangunan berupa museum. Museum kerap diartikan sebagai bangunan yang menyimpan barang-barang peninggalan sejarah saja. Padahal, ada beberapa jenis museum tergantung dari nama dan fungsinya, seperti museum bersejarah, museum geologi, museum kesenian, museum kebudayaan serta masih banyak yang lainnya. Dari sekian banyaknya daftar museum yang ada di Indonesia, namun hanya ada beberapa diantaranya yang terkenal, seperti Museum Nasional yang berada di Indonesia. Selain Museum Nasional, di Yogyakarta juga terdapat museum yang terkenal yaitu Museum Sonobudoyo.

Museum Sonobudoyo

Sumber gambar: akun instagram @sheislennasalleh

Menariknya, museum ini dibagi menjadi dua unit yang keberadaannya terpisah. Di bagian museum unit pertama letaknya berada di dekat Alun-alun utara Keraton Yogyakarta. Museum unit pertama ini mempunyai bangunan berbentuk rumah joglo dengan mengusung konsep seperti desain yang ada di Masjid Keraton Kasepuhan Cirebon. Konsep desain tersebut terlihat jelas dari adanya pendopo atau pendapat yang terdapat di museum ini. Sementara untuk museum unit kedua, terdapat kawasan Wijilan.

Museum ini menjadi terkenal karena termasuk dalam kategori tempat yang mempunyai koleksi yang cukup lengkap. Pasalnya, museum ini bersifat umum karena di dalamnya terdapat berbagai macam koleksi dari beberapa kateogori, yaitu arkeologi, geologi, biologi, teknologi, keramonologi, filologika, seni rupa, historika, numismatika dan etnografi. Dengan begitu, para pengunjung bisa melihat dan menyaksikan banyak hal yang terdapat di dalamnya, sehingga mereka tidak akan merasa bosan saat berkeliling di museum ini.

Dari berbagai koleksi yang ada di museum ini, terdapat sekitar 1.200 keris yang berasal dari berbagai daerah yang ada di seluruh dunia. Keris-keris tersebut jenisnya juga beragam, sehingga bentuk, ukuran hingga motifnya pun juga berbeda-beda. Tak hanya itu saja, di dalam Museum Sonobudoyo ini juga terdapat koleksi bahan baku pembuatan keris yang umurnya diperkirakan sudah mencapai 700 Masehi. Sebenarnya, tak hanya itu saja koleksi yang terdapat di dalam museum ini karena masih terdapat berbagai koleksi lainnya. Untuk dapat memastikannya, sebaiknya langsung saja datang ke museum ini.

Lokasi dan Akses Menuju Ke Museum Sonobudoyo

Seperti apa yang sudah dijelaskan sebelumnya, museum ini terbagi menjadi dua bagian yang terdapat di dua tempat yang berbeda pula. Untuk museum unit pertama lokasinya berada di Jalan Trikora No. 06, Yogyakarta. Sementara untuk museum unit kedua lokasinya berada di kawasan Ndalem Codrokiranan Wijilan, Yogyakarta. Kedua jenis museum ini berada di tengah kota, sehingga dapat diakses dari segala arah dan dapat menggunakan jenis kendaraan apapun.

Fasilitas yang ada di Museum Senobudoyo Unit 1

  • Koleksi buku dan naskah kebudayaan Indonesia
  • Pendopo khusus sebagai ruangan untuk pengunjung
  • Laboratorium Konversi
  • Auditorium yang bisa digunakan sebagai ruang rapat/pelatihan dan seminar

Fasilitas yang ada di Museum Senobudoyo Unit 2

  • Koleksi buku dan naskah kebudayaan Indonesia
  • Pendopo khusus sebagai ruangan untuk pengunjung
  • Laboratorium Konversi
  • Ruang serbaguna berfasilitas lengkap dan mampu menampung sekitar 500 orang

Untuk datang ke Museum Senobodoyo ini, para wisatawan harus membeli tiket terlebih dahulu. Harga tiket akan lebih murah jika kunjungan museum dilakukan oleh rombongan atau secara bersama-sama dengan banyak orang.

Candi Gampingan, Candi Hindu Kerajaan Mataram Kuno

Nama Candi Gampingan dipilih karena candi ini ditemukan di wilayah Dusun Gampingan sejak tahun 1995 lalu. Awal mula ditemukannya candi ini memang keberadaannya sudah tidak utuh lagi, karena strukturnya yang terbuat dari batu putih yang sifatnya mudah rusak. Menurut hasil penelitian para ahli, candi ini dibangun pada masa Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8. Sebelumnya di area komplek candi terdapat 7 bangunan candi yang kondisinya sudah tidak utuh lagi. Namun, dari ketujuh candi tersebut hanya ada 3 candi saja yang bisa ditemukan karena kemungkinan sisa candi tersebut masih berada dalam timbunan tanah.

Walaupun demikian, candi ini masih bisa untuk menunjukkan keindahan yang dimilikinya, yaitu lewat relief-relief yang cantik dan terlihat natural. Relief-relief tersebut terdapat hampir di seluruh bagian candi, salah satunya adalah relief berupa bentuk dari akar tanaman teratai (padmamula), burung gagak yang gagah, ayam jantan, burung pelatuk, katak dan masih banyak bentuk relief lainnya.  Menurut kepercayaan agama Hindu, semua bentuk-bentuk relief tersebut mempunyai filosofi tersendiri yang masih dipercayai oleh masyarakat pemeluk agama Hindu sampai saat ini.

Candi Gampingan Jogja

Sumber gambar: akun instagram @metamorphozelv

Para wisatawan yang memutuskan untuk melihat dan datang ke Candi Gampingan ini, tak hanya dapat berkeliling serta menyaksikan situs-situs peninggalan candi saja, melainkan juga dapat mengetahui cerita sejarah yang menyelimuti candi ini dan juga dapat mengenal nilai-nilai kebudayaan pada masa lampau yang bisa dipelajari. Selain itu, candi ini juga sering dijadikan sebagai tempat penelitian para arkeologi, karena kemungkinan besar masih banyak hal yang masih belum ditemukan di candi ini. Apabila beruntung, tentu saja para wisatawan juga dapat melihat dan menyaksikan langsung penelitian tersebut.

Baca Juga : Bukit Pangguk Kediwung Tempat Wisata yang Sedang Populer di Bantul

Lokasi dan Rute Perjalanan Ke Candi Gampingan

Di awal sudah dijelaskan bahwa lokasi bangunan candi ini berada di Dusun Gampingan, Yogyakarta. Ada dua akses pilihan yang dapat ditempuh wisatawan untuk menuju ke candi ini, yaitu dengan menggunakan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Adapun rute perjalanan yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut ini :

Akses perjalanan dengan kendaraan umum :

Awal perjalanan bisa dimulai dari kota Yogyakarta dengan naik jurusan Jogja – Wonosari. Setelah itu, para wisatawan harus turun di perempatan jalan yaitu di sebelah Kids Fun. Untuk sampai ke tempat tujuan, para wisatawan bisa meneruskan perjalanan dengan naik becak sekitar 1 km.

Akses perjalanan dengan kendaraan pribadi :

Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, akan lebih mudah. Pasalnya, hanya tinggal berangkat dari Yogyakarta ke Wonosari kemudian langsung menuju Candi Gampingan yang letaknya sekitar 1 km dari area Kids Fun.

Saat berada di kawasan Candi Gampingan, para wisatawan dapat melihat candi yang bangunannya sudah tidak utuh lagi ini. Fasilitas yang dimiliki oleh candi ini hanyalah fasilitas tempat parkir dan warung-warung kecil yang dikelola oleh warga setempat.

Google Map Candi Gampingan

Padunya Pasir Putih dan Batu Karang Pantai Watu Lawang

Sejak dulu hingga sekarang, salah satu Kabupaten yang termasuk dalah wilayah DI Yogyakarta, memang terkenal akan keindahan pantai-pantai yang dimilikinya. Semua pantai yang terdapat di Gunung Kidul memang selalu menyimpan keindahan yang mempesona. Terdapat banyak sekali pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul, salah satu diantaranya adalah Pantai Watu Lawang. Pantai Watu Lawang, Gunung Kidul, Yogyakarta ini identik dengan pesona air laut berwarna biru yang berpadu dengan pasir putih dan bebatuan karang yang terdapat di sekitarnya. Selain itu, keberadaan Pantai Watu Lawang yang berada diantara Pantai Pok Tunggal dan Pantai Indrayanti ini membuatnya menjadi salah satu pantai yang banyak didatangi oleh para wisatawan.

Pantai Watu Lawang ini dibedakan menjadi dua bagian, berdasarkan letaknya, yaitu terdiri dari pantai yang ada di sebelah goa yang merupakan pantai yang lebih kecil dan di bagian lain terdapat pantai yang lebih luas jika dibandingkan dengan bagian sebelumnya. Selain terdapat pemandangan indah yang dapat disaksikan di sini, pantai ini juga mempunyai objek lain yang menarik untuk dilihat, yaitu sumber goa Watu Lawang yang biasa digunakan untuk melakukan upacara adat oleh masyarakat setempat. Jika beruntung, para wisatawan dapat menyaksikan bagaimana proses berlangsungnya upacara adat yang populer dengan nama upacara sadaran.

Lokasi dan Rute Perjalanan Menuju Lokasi

Setelah mengetahui apa yang ada di pantai ini, berikutnya juga akan diberikan informasi tentang lokasinya lengkap dengan rute perjalanan menuju ke Pantai Watu Lawang, Gunung Kidul, Yogyakarta. Secara administratif, pantai ini terdapat di wilayah Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, sehingga perlu rute perjalanan khusus untuk menuju ke pantai ini. Dengan menggunakan kendaraan pribadi, perjalanan bisa dimulai dari kota Yogyakarta menuju Wonosari. Setelah itu, hanya tinggal mengikuti papan petunjuk arah menuju Pantai Indrayanti dan barulah bisa melanjutkan perjalanan untuk menuju Pantai Watu Lawang. Namun, agar tidak salah arah, sebaiknya jangan sungkan untuk bertanya kepada penduduk setempat, mengingat akan minimnya papan petunjuk arah menuju Pantai Watu Lawang ini.

Sumber Gambar :  http://jpswisatadotcom

Pantai Watu Lawang

Ketika sudah sampai ke tempat lokasi, para wisatawan akan merasakan dan menikmati secara langsung pesona serta daya tarik yang dimiliki oleh Pantai Watu Lawang, Gunung Kidul, Yogyakarta ini. Terlebih lagi, di pantai ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas yang cukup baik, seperti warung makanan, warung minuman, tempat parkir, tempat untuk berteduh hingga kamar mandi. Dengan begitu, para wisatawan yang singgah dapat menikmati keindahannya sembari beristirahat untuk melepas lelah seusai menempuh perjalanan yang lama dan panjang. Selain itu, para wisatawan juga tak perlu membawa perbekalan terlalu banyak karena mereka dapat menikmati makanan dan minuman yang ada di warung-warung sekitar pantai.

Lokasi Peta Pantai Watu Lawang di Google Map :

Lampiaskan Hasrat Memancingmu di Pantai Botorubuh, Jepitu, Girisubo!

Pantai Botorubuh – Pantai memang selalu menjadi tempat favorit banyak orang. Oleh karena itu, tak heran jika pantai sering dijadikan sebagai tempat tujuan untuk menghabiskan waktu liburan atau waktu luang. Nah, bagi yang gemar menjadikan pantai sebagai tempat favorit, sepertinya sangat perlu untuk menjelajahi dan mengunjungi pantai-pantai indah yang berada di kawasan Gunung Kidul. Pantai-pantai tersebut sangat cocok didatangi oleh para petualang sejati, karena untuk menuju ke pantai tujuan diperlukan waktu dan perjuangan yang tidak mudah. Salah satu pantai yang dianjurkan untuk dikunjungi adalah Pantai Botorubuh.

Walaupun mempunyai nama yang unik, Pantai Botorubuh ini mempunyai pesona dan keindahan yang menakjubkan. Selain itu, para wisatawan yang mengunjungi pantai ini juga dapat merasakan sensasi memancing di pantai. Agar tidak menjadi lebih penasaran lagi, sebaiknya rencanakan waktu liburan untuk datang dan mengunjungi Pantai Botorubuh, Jetipu, Girisubo. Sebelum datang ke pantai ini, penting untuk mengetahui akses perjalanan menuju pantai ini. Dengan mengambil informasi dari sumber jogjalan.com, akan diberikan informasi tentang rute perjalanan yang harus ditempuh untuk menuju ke Pantai Botorubuh.

Pantai Botorubuh

sumber foto: akun instagram @vanbinu

Lokasi dan Akses Perjalanan Menuju Lokasi

Pantai Botorubuh, Jetipu, Girisubo, dari nama tersebut dapat diketahui dengan jelas bahwa pantai ini masuk dalam wilayah Desa Jetipu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Lebih tepatnya, pantai ini berada di sebelah timur dari Pantai Wedimo, sehingga untuk bisa sampai ke Pantai Botorubuh ini para wisatawan harus melewati rute perjalanan dari Yogyakarta menuju Pantai Wediombo terlebih dahulu. Dari kota Yogyakarta perjalanan bisa diteruskan menuju Wonosari yang merupakan jalanan beraspal dengan medan jalan yang naik – turun. Kemudian, perjalanan bisa dilanjutkan menuju Girisubo – Desa Jetipu dengan melihat papan petunjuk arah. Namun, saat berada semakin dekat dari Pantai Botorubuh jalanan yang dilewati akan semakin sulit dan menantang. Kemudian, untuk tiba ke Pantai Botorubuh para wisatawan harus bertanya kepada warga setempat agar tidak salah jalan, karena di kawasan ini papan petunjuk arah sulit untuk ditemukan.

Memang tidak mudah untuk bisa sampai ke sini, namun setelah sampai di tempat tujuan para wisatawan tidak akan merasa kecewa ataupun merasa menyesal karena ada banyak hal yang bisa didapatkan di pantai ini. Selain dapat menyaksikan pemandangan pantai yang begitu indah, di pantai ini para wisatawan dapat merasakan sensasi memancing di pantai. Oleh karena itu, saat mengunjungi pantai ini jangan lupa untuk membawa peralatan memancing beserta perlengkapan yang dibutuhkan lainnya, seperti sunblock, baju ganti, makanan, minuman dan aneka perbekalan penting lainnya. Tak hanya itu saja, jangan lupa juga untuk selalu pergi bersama rombongan atau banyak orang untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Pantai Somandeng, Sebuah Harmoni Indah antara Natural dan Kesunyian

Pantai Somandeng – Sebenarnya ada banyak sekali pantai-pantai indah yang berada di kawasan Gunung Kidul. Namun dari sekian banyak pantai yang ada, terdapat beberapa jarang sekali dijamah oleh para wisatawan. Walaupun namanya tidak begitu tersohor di kalangan pelancong luar daerah, lantas hal tersebut tak dapat dijadikan sebagai bukti bahwa pantai-pantai tersebut tidak mempunyai keindahan yang luar biasa. Justru karena belum banyak dijamah oleh para wisatawan, membuat pantai-pantai tersebut memiliki daya pikat tersendiri, karena memiliki keindahan yang masih sangat natural.

Bagi yang ingin menjelajahi pantai-pantai indah yang ada di Gunung Kidul, sebaiknya jangan lupa untuk mengunjungi Pantai Somandeng. Pantai yang satu ini berada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul. Sebenarnya, keberadaan Pantai Somandeng ini masih berada salam satu kawasan dengan Pantai Indrayanti, sehingga bagi yang sudah pernah mengunjungi Pantai Indrayanti tidaklah sulit untuk menemukan Pantai Somandeng ini. Namun yang jadi menjadi pembeda diantara kedua pantai ini adalah Pantai Somandeng tidak banyak dikunjungi oleh para wisatawan.

Pantai Somandeng

Sumber foto: akun instagram @warihmustika

Entah apa alasannya yang membuat pantai ini sepi pengunjung, padahal di Pantai Somandeng, Sidoharjo, Tepus ini telah disediakan fasilitas payung berwarna-warni untuk dijadikan sebagai tempat bersantai untuk para wisatawan. Namun, keberadaan payung-payung tersebut hanya dijadikan sebagai pajangan semata karena pantai yang indah ini memang sepi pengunjung. Selain itu, pemandangan yang dimiliki oleh Pantai Somandeng ini tidak kalah bagusnya dengan Pantai Indrayanti. Mungkin, yang membuat pantai ini sepi pengunjung karena kurang gencarnya promosi yang dilakukan oleh pihak pengelola.

Untuk mendapatkan informasi lebih jelas tentang pantai yang letaknya hanya sekitar 50 meter dari Pantai Indrayanti ini, berikut ini akan diberikan informasi lengkap sebagai ulasannya, sesuai dengan apa yang diambil dari situs driau.com.

  • Panorama yang Ditawarkan

Pantai Somandeng mempunyai keindahan yang harus disaksikan secara langsung. Pantai ini mempunyai hamparan pasir putih yang lembut, bersih dan nampak lebih berkilau ketika terkena paparan sinar matahari. Kemudian, para wisatawan juga dapat menyaksikan dari keindahan laut biru yang jernih berpadu dengan warna langit yang biru. Selain itu, masih ada panorama keindahan lainnya yang ditawarkan di Pantai Somandeng ini.

  • Akses Jalan Ke Lokasi

Sama seperti akses jalan menuju Pantai Indrayanti, akses jalan ke Pantai Somandeng, Sidoharjo, Tepus juga terbilang sudah cukup baik, karena jalanan yang dilewati sudah cukup mulus. Namun, para pengendara atau para pengemudi harus terus berhati-hati karena akan melewati jalanan yang bekelok-kelok dan akan melewati turunan yang sedikit curam. Untuk sampai ke Pantai Somandeng ini, para wisatawan hanya bisa menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada fasilitas kendaraan umum untuk menuju ke pantai ini.

Untuk bisa sampai ke Pantai Somadeng ini, para wisatawan bisa mengambil rute perjalanan rute perjalanan dari kota Yogyakarta – Wonosari – Tepus. Para wisatawan hanya tinggal mengikuti papan petunjuk arah menuju Pantai Indrayanti. Kemudian, baru bisa meneruskan perjalanan sekitar 50 meter menuju Pantai Soamdeng. Sebenarnya, untuk masuk ke kawasan Pantai Somandeng ini tidak dipungut biaya apapun. Namun, para wisatawan harus membayar sejumlah uang saat memasuki kawasan Pantai Gunung Kidul saat berada di pos retribusi.

Jika ingin mengunjungi Pantai Indrayanti, jangan lupa untuk datang juga ke Pantai Somandeng, Sidoharjo, Tepus untuk mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Kapan lagi bisa menyaksikan keindahan dua panti tersebut dalam satu kawasan?

Pantai Nguluran, Wisata Pantai yang Alami dan Cantik

Pantai Nguluran Gunung Kidul – Sudah tidak dapat diragukan lagi, karena sejak dulu hingga sekarang wilayah Gunung Kidul memang dikenal mempunyai wisata pantai yang mempesona. Oleh karena itu, tak heran banyak para wisatawan yang berdatangan untuk menyaksikan keindahan pantainya secara langsung. Bahkan tak hanya satu, di wilayah Gunung Kidul terdapat banyak sekali pantai-pantai yang indah dan mempesona. Selain itu, ada beberapa dari pantai tersebut yang belum terjamah oleh para wisatawan, sehingga pantai tersebut mempunyai keindahan yang sangat cantik dan sangat alami. Itulah yang menjadikan daya pikat tersendiri bagi para wisatawan, terlebih mereka yang gemar mengunjungi tempat wisata yang anti main stream.

Memang ada banyak sekali pantai di Gunung Kidul yang belum terjamah oleh para wisatawan, tetapi pada kesempatan kali ini hanya akan diulas mengenai salah satu diantaranya, yaitu Pantai Nguluran. Pantai Nguluran masuk dalam wilayah Gunung Kidul yang lokasinya berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Berdasarkan informasi yang dianalisir dari sumber jogjalan.com, informasi selebihnya mengenai Pantai Nguluran, Purwodadi, Tepus ini bisa dilihat dari informasi di bawah ini :

  • Pesona yang Dimiliki Oleh Pantai Nguluran

Pesona Pantai Nguluran sungguh mengisahkan suasana tersendiri bagi para pengunjungnya. Sebab, pantai ini mempunyai pemandangan alam yang masih sangat alami, cantik dan begitu indah. Selain itu, pantai yang tenang ini mempunyai udara yang sejuk, sehingga dapat dijadikan sebagai tempat untuk bersantai dan melepas rasa lelah setelah melakukan perjalanan jauh yang sudah dilewati sebelumnya untuk menuju ke pantai ini. Pantai ini juga sangat sesuai untuk dijadikan sebagai tempat snorkeling, karena air lautnya yang jernih dan berwarna biru membuat trumbu karang dan biota laut yang dimilikinya menjadi terlihat sangat bagus.

  • Akses Perjalanan Menuju Lokasi

 Memang tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa sampai ke Pantai Nguluran, Purwodadi, Tepus. Walaupun keberadaan pantai ini ada di tempat yang jauh dan terpencil, tetapi untuk menuju ke pantai ini bisa dilalui menggunakan kendaraan pribadi. Namun, lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor karena jalanan yang akan dilewati mempunyai medan yang cukup sulit. Rute perjalanan menuju Pantai Nguluran bisa dimulai dari Kota Yogyakarta dan melewati Wonosari. Awalnya, perjalanan akan mulus karena jalanan sudah beraspal, tetapi beberapa saat kemudian medan yang dilewati menjadi sulit, karena akan sering melewati jalanan yang berliku-liku dan ditambah lagi dengan jalanan yang naik – turun. Namun, saat diperjalanan para wisatawan tidak akan merasa bosan karena pemandangan yang dilewati juga sangat indah. Saat sudah sampai di Desa Purwodadi, jangan lupa untuk bertanya kepada penduduk setempat tentang keberadaan Pantai Nguluran. Hal ini disebabkan karena Pantai Nguluran merupakan tempat wisata yang masih baru, sehingga papan petunjuk arah menuju ke pantai ini masih terbilang minim.

Pantai Nguluran, Purwodadi, Tepus merupakan tempat yang sangat cocok didatangi oleh para pencinta wisata pantai sejati, khususnya bagi yang ingin mengunjungi dan menjelajahi tempat wisata pantai yang ada di wilayah Gunung Kidul.

Pantai Klumpit: Pantai Tempat Merilekskan Tubuh, Hati dan Pikiran

Pantai Klumpit – Mengunjungi ke pantai yang indah merupakan kegiatan yang sangat menarik dan menyenangkan untuk dilakukan, terutama saat mengisi waktu liburan serta untuk menenangkan hati dan pikiran dari rutinitas sehari-hari yang padat. Nah, bagi yang ingin menghabiskan waktu liburan untuk berwisata pantai, solusinya adalah datang ke wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta. Sebab, Gunung Kidul memang terkenal sebagai wilayah yang memiliki pantai-pantai yang indah. Namun, tentukanlah pilihan sebelum menuju ke wilayah Gunung Kidul, karena di sini ada banyak sekali pantai-pantai indah yang dapat dijadikan sebagai tempat tujuan.

Pantai-pantai yang terdapat di Gunung Kidul memang terkenal dengan hamparan pasir putihnya yang indah, tempatnya yang tenang dan air lautnya yang jernih. Hal tersebut juga ditemukan di Pantai Klumpit. Pantai Klumpit merupakan salah satu wisata pantai kebanggaan Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Menariknya, pantai ini termasuk pantai yang masih belum banyak dikunjungi oleh wisatawan sehingga keberadaannya masih sangat alami dan begitu cantik. Selain itu Pantai Klumpit ini juga mempunyai suasana yang tenang, sehingga para wisatawan dapat merilekskan tubuh, hati dan pikiran saat berada di pantai ini.

Pantai Klumpit

sumber foto: rentalmobilyogyakarta[dot]net

Namun, untuk bisa sampai ke Pantai Klumpit, Purwodadi, Tepus ini, bukanlah perkara yang mudah karena akses perjalanan menuju ke pantai ini memang belum memadai. Terlebih lagi, belum banyak petunjuk arah yang dapat dijadikan acuan untuk menuju ke pantai ini, sehingga para wisatawan harus rajin bertanya kepada penduduk setempat. Menurut informasi yang diambil dari situs jogjalan.com, untuk menuju ke pantai ini bisa dilakukan dengan cara :

  • Mengetahui Akses Perjalanan Menuju Pantai Klumpit

 Walaupun tidak mudah dan membutuhkan waktu lama untuk menuju ke pantai ini, namun rute perjalanan ke Pantai Klumpit, Purwodadi, Tepus bisa dilalui menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil ataupun sepeda motor, karena memang belum tersedia fasilitas kendaraan umum untuk menuju ke pantai ini. Rute perjalanan bisa dimulai dari kota Yogyakarta – Wonosari – Tepus – Purwodadi. Perjalanan dimulai dari Yogyakarta menuju Jalan Raya Wonosari untuk mendatangi wilayah Kecamatan Tepus, Desa Purwodadi. Saat tiba di Desa Purwodadi, para wisatawan tidak dapat menemukan petunjuk arah menuju Pantai Klumpit, sehingga jangan sungkan untuk bertanya kepada warga setempat agar tidak tersesat atau salah jalan.

Sesampainya di tempat tujuan, yaitu Pantai Klumpit, Purwodadi, Tepus para wisatawan akan merasa lega dan akan merasa puas dengan apa yang didapatkan di Pantai ini, sehingga semua perjalanan yang jauh dan rumit yang sudah dilalui akan terbalaskan dengan pengalaman yang menyenangkan saat berada di pantai ini. Di pantai ini para wisatawan dapat bermain-main dan melakukan aktivitas lainnya sepuasnya, bahkan para wisatawan juga bisa mendirikan tenda untuk bermalam di area pantai.

 

 

3 years ago Artikel , Tempat Wisata

Indahnya Panorama Sungai Oyo Dari Atas Jembatan Gantung Selopamioro

Jembatan Gantung Selopamioro – Jembatan tak dibuat hanya semata-mata sebagai hiasan saja, jembatan merupakan akses penting bagi masyarakat yang tinggal disekitarnya untuk beraktivitas seperti saat berangkat bekerja, bersekolah ataupun pada saat bepergian. Namun, berbeda halnya dengan keberadaan dari Jembatan Gantung Selopamioro ini. Jembatan ini tak hanya digunakan sebagai tempat penghubung antara desa ke sawah, ladang, sekolah atau tempat lainnya. Sebab, jembatan gantung yang satu ini mempunyai daya pikat tersendiri para wisatawan dalam maupun luar daerah.
Diantara jembatan terdapat bukit terjang, kemudian di jembatan gantung tersebut terlihat Sungai Oyo yang begitu jernih dan bening. Tak hanya itu saja, di sekitarnya juga nampak pemandangan yang terdiri dari hamparan sawah yang hijau jika itu sedang musim hujan. Di musim kemarau, pemandangannya juga tak kalah bagusnya karena pemandangannya akan berubah menjadi begitu kontras dengan pepohonan yang terlihat meranggas.

Jembatan Gantung Selopamioro

Sumber foto: akun instagram @ jembatan_gantung_selopa

Jembatan gantung berwarna kuning ini banyak didatangi di sore hari, karena di sore hari pantulan cahaya sinar matahari akan terlihat begitu menarik, ditambah lagi dengan adanya pemandangan tebing batu yang megah yang terdapat di bagian utara dan bagian selatan jembatan. Dengan adanya semua itu, maka tak heran jika jembatan ini kerap dijadikan sebagai lokasi pengambilan gambar baik fotografi maupun tempat untuk shooting.

Potensi yang ada di Jembatan Gantung Selopamioro

Selain dapat menikmati pemandangan yang ada di sekitar Jembatan Gantung Selopamioro, para wisatawan yang datang ke tempat wisata ini dapat menikmati wisata rafting atau tubing dengan menggunakan ban yang sudah disediakan. Ada paket-paket tertentu yang juga ditawarkan di sini untuk menikmati sensasi berwisata tubbing. Selain itu di sini, masyarakatnya juga menjual aneka makanan khas tradisional yang dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Tak hanya itu saja, di sini para wisatawan juga menyiapkan rumah tinggal yang dapat disewa untuk bermalam.

Lokasi / Letak Jembatan Gantung Selopamioro

Lokasi jembatan yang menyuguhkan banyak keindahan ini berada di wilayah Dusun Wunut, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Rute Jalan Menuju Jembatan Gantung Selopamioro

Agar bisa sampai ke tempat wisata Jembatan Gantung Selopamioro ini, para wisatawan bisa melewati perempatan Giwangan dengan masuk ke arah luruh bagian ke selatan menuju dengan Jln. Imogiri kilometer 15. Sampai di percabangan jalan, di dekat Pasar Imogiri masuklah ke arah kanan jalan menuju Jalan Panggang, ambil jalan ke kanan dan mengikuti terus jalan tersebut. Setelah melihat keberadaan SMP Negeri 2 Imogiri yang berada di kiri jalan, perjalanan selanjutnya dilanjutkan dengan mengambil ke arah kiri dan lurus ke arah timur sekitar 1 km. Setelah itu, akan terlihat keberadaan jembatan gantung berwarna kuning yang menjadi lokasi tujuan.

 

Anda bisa tempat ini dengan menggunakan rental mobil Jogja yang melayani perjalanan kunjungan wisata ke berbagai tempat wisata di Yogyakarta, dan sekitarnya.

Demikian ulasan terkait informasi Panorama Selopamioro untuk Anda. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menjadi tambahan koleksi informasi wisata Jogja untuk Anda. Simak ulasan lainnya terkait informasi dan tips wisata Jogja di halaman kami.

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^
1
Halo, dengan RentalMobilJogja.ID. Ada yang mau ditanyakan?
Powered by