Menu
×

Category Archives: Tempat Wisata

Bukit Pangguk Kediwung Tempat Wisata yang Sedang Populer di Bantul

Bukit Pangguk Kediwung, Dlingo, Bantul – Tidak hanya mempunyai beberapa objek wisata seperti, Sri Tanjung, Curug Lepo, Puncak Becici, dan Kebun Buah Mangunan yang berada pada daerah Kabupaten Bantul. Di Kabupaten tersebut juga terdapat tempat wisata lainnya, yaitu yang dikenal dengan nama Bukit Pangguk,Kediwung yang merupakan tempat wisata yang populer saat ini. Hal ini disebabkan karena tempat wisata yang satu ini memang sangat menarik untuk dikunjungi para penelusur alam. Yang membuat tempat wisata ini menjadi lebih menarik ialah, tempat ini terlihat seperti Punthuk Mongkrong yang ada di kota Magelang atau Bukit Sendaren yang ada di kota Purbalingga. Kediwung, Dlingo, Bantul ini menyuguhkan berbagai macam pemandangan alam yang sejuk dan asri, sehingga memang menjadi salah satu tempat wisata alam yang layak sekaligus yang direkomendasikan untuk didatangi.

Bukit Panguk Dlingo

sumber foto: pikinikasikdotcom

Keindahan yang terdapat pada Kediwung, Dlingo, Bantul

Tempat wisata yang terletak di bibir bukit ini sangatlah eksotis, selain itu juga terdapat pemandangan  yang menyajikan keindahan alam yang asri. Keindahan dan daya tarik buat tersebut sangatlah cocok untuk dijadikan sebagai latar belakang fotografi. Alasan mendasar yang membuat tempat ini semakin terlihat indah dan begitu menarik, karena di bukit ini para wisatawan dapat melihat pemandangan alam berupa hamparan pegunungan yang luas dan panorama langit biru yang amat menyejukkan jiwa pengunjung.

Di tempat ini sudah terdapat fasilitas berupa gardu pandang yang mengarah ke bibir tebing sehingga pengunjung dapat berpose selfie dengan angel yang diinginkan. Jika, ingin menikmati pemandangannya secara keseluruhan disarankan untuk  datang lebih pagi, karena di tempat ini telah menyediakan kejutan panorama alam yang membuat wisatawan merasakan takjub akan keindahan alam berupa selimut kabut yang dapat dilihat dari Gardu Pandang yang sudah disediakan.

Bukit Pangguk Kediwung

sumber foto: akun instagram @lovty1606

Keberadaan Bukit Pangguk Kediwung Dlingo

Tempat wisata Bukit Pangguk Kediwung, Dlingo, Bantul ini terletak di Dusun Kediwung, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul,lebih tepatnya di Puncak Bukit Batu Lawang, atau lebih tepatnya berada sekitar 2 kilometer dari Kebun Buah Mangunan. Tempat wisata ini termasuk baru karena resmi dibuka bulan Mei lalu, sehingga memang belum begitu banyak pengunjungnya karena tidak banyak yang mengetahui tempat wisata ini.

Akses jalan menuju Bukit Pangguk Kediwung Dlingo

Untuk menuju ke tepat wisata Bukit Pangguk Kediwung, akses jalannya dapat dimulai dengan mengikuti arah menuju Hutan Pinus atau Kebun Buah Mangunan. Dari arah Jogja bisa ambil jalur ke Imogiri, lalu mengarah ke tempat wilayah Dlingo, dimana terdapat Kebun Buah Mangunan berada. Jika wisatawan sudah sampai disekitar Kebun Buah Mangunan, agar tidak tersesat bertanyalah kepada warga setempat untuk mengetahui arah selanjutnya. Perlu juga untuk diingat bahwa akses jalan menuju tempat wisata Kediwung, Dlingo, Bantul cukup ekstrim atau membahayakan. Oleh karena itu, saat ingin menempuh perjalanan ke tempat wisata ini pastikan kondisi kendaraan anda prima begitu pula dengan kondisi fisik anda.

Tarif / harga tiket masuk ke Bukit Panguk Dlingo

Belum diwajibkan untuk membayar tiket masuk di tempat ini, namun jika ingin membantu proses pembangunan tempt wisata para wisatawan bisa membayar seikhlasnya. Akan tetapi, di tempat wisata ini para wisatawan tetap harus membayar parkir kendaraan, sekitar Rp. 2.000,- untuk sepeda motor dan sekitar Rp. 5000,- untuk mobil. Kendati demikian di tempat wisata ini sudah disediakan warung makan dan gazebo sebagai tempat untuk beristirahat.

Lokasi di Google Map:

Mau Merasa Seperti Berada di Tempat Pribadi, Datanglah ke Pantai Ngondo

Dengan adanya Pantai Ngondo ini menambah daftar panjang deretan pantai-pantai yang terdapat di Kabupaten Gunung Kidul. Walaupun nama Pantai Ngondo belum begitu terkenal di kalangan pelancong, tetapi sudah ada beberapa wisatawan silih berganti untuk mengunjungi pantai ini. Pantai Ngondo ini masih sepi pengunjung, sehingga para wisatawan yang datang ke tempat ini dapat merasa seperti berada di tempat pribadi. Pantai yang mempunyai pesona yang indah ini berada dalam kawasan Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul. Dengan mengambil informasi dari situs jogjalan.com, akan diberikan informasi yang lebih lengkap tentang Pantai Ngondo ini.
  1. Pesona yang Dimiliki Pantai Ini

Pantai Ngondo, Purwodadi, Tepus ini masih belum banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Akan tetapi, itulah yang menjadi daya tariknya karena para wisatawan yang mengunjungi pantai ini akan merasakan pengalaman baru dan seru. Di sekitaran bibir pantai terdapat pasir putih yang lembut indah dan bersih, para wisatawan dapat berkeliling di sekitar pantai sembari menikmati pemandangan laut jernih berwarna biru. Selain itu, pantai ini juga sangat cocok dijadikan sebagai lokasi untuk berkemah. Namun, fasilitas yang terdapat di pantai ini masih terbilang minim karena tidak ada warung ataupun rumah makan yang menjual makanan dan minuman, sehingga para wisatawan harus membawa perbekalan yang cukup dari rumah.

  1. Akses Jalan Menuju Pantai Ngondo

Setelah mengetahui pesona keindahan yang dimiliki oleh Pantai ini berikutnya juga perlu diketahui tentang akses jalan menuju Pantai Ngondo. Untuk tiba ke pantai ini, para wisatawan bisa memulai rute perjalanan dari kota Yogyakarta menuju Wonosari yang merupakan jalanan beraspal yang mulus, sehingga dapat dilewati menggunakan kendaraan pribadi. Saat memasuki wilayah Purwodadi medan jalanan akan terasa berkelok, naik-turun dan medan jalannya pun tidak rata, sehingga pengemudi harus berhati-hati ketika melintas. Papan petunjuk jalan menuju Pantai Ngondo sangatlah minim, sehingga para wisatawan harus rela naik-turun kendaraan untuk bertanya kepada penduduk setempat.

Pantai Ngondo

Pantai Ngondo

Saat tiba di tempat tujuan, para wisatawan akan melihat pemandangan yang menakjubkan. Oleh karena itu, jangan pernah mengotori area pantai dengan sampah. Menjaga kebersihan merupakan hal yang penting untuk dilakukan, agar kedepannya para wisatawan lain juga dapat menikmati keindahan yang dimiliki oleh pantai ini. Selain itu, penting juga untuk menjaga tingkah laku dan perkataan di tempat-tempat yang baru dikunjungi. Jika memutuskan untuk berkemah di pantai ini, sebaiknya lakukan bersama rombongan atau banyak orang guna untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat bahwa pantai ini merupakan kawasan yang masih sepi pengunjung, terutama di malam hari.

 

Pantai Lambor, Purwodadi, Tepus

Berkunjung atau mengunjungi tempat-tempat wisata yang anti mainstream akan membuat para wisatawan mendapatkan pengalaman baru yang tak terlupakan. Yang membuat tempat tersebut anti mainstream adalah biasanya tempat-tempat tersebut memang belum banyak diketahui oleh para wisatawan. Tempat wisata yang dimaksudkan adalah Pantai Lambor yang berada di wilayah Kabupaten Gunung Kidul, tepatnya ada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Mungkin belum banyak para wisatawan yang mengetahui bahwa terdapat pantai-pantai yang belum banyak terjamah oleh para wisatawan, karena lokasinya memang berada di tempat yang tersembunyi.

pantai nglambor gunung kidul

Sumber foto: akun instagram @nrifqi19

Namun, ketika mengunjungi tempat-tempat wisata pantai tersebut para wisatawan akan mendapatkan pengalaman yang seru karena akses jalan menuju ke pantai tersebut memang tidaklah mudah dan fasilitas yang terdapat di area pantai memang belum memadai, sehingga para wisatawan dapat merasakan berpetualang dengan bergantung pada alam. Ada salah satu pantai indah dan masih belum banyak didatangi oleh wisatawan, pantai tersebut dikenal dengan nama Pantai Lambor.

Karena belum banyak dikunjungi oleh para wisatawan, sudah dapat dipastikan belum banyak yang mengetahui rute perjalanan menuju Pantai Lambor, Purwodadi, Tepus ini. Berdasarkan informasi yang diambil dari situs lensanasrul.com, diketahui tentang akses perjalanan menuju Pantai Lambor beserta hal-hal penting yang harus diperhatikan.

  • Akses Perjalanan Menuju Lokasi

Saat ingin melakukan perjalanan menuju Pantai Lambor, disarankan untuk melewati Jalan Wonosari dari kota Yogyakarta. Perjalanan bisa ditempuh sekitar 2 jam jika melaju dengan kecepatan rata-rata. Untuk menuju Pantai Lambor ini belum banyak papan jalan yang dijadikan petunjuk menuju Pantai Lambor, sehingga harus sering bertanya kepada penduduk sekitar. Namun waktu dan usaha tersebut sepadan dengan apa yang di dapatkan di Pantai Lambor, Purwodadi, Tepus ini, karena di pantai ini para wisatawan akan melihat pesona pantai yang menakjubkan.

pantai_lambor_03

  • Keindahan yang Dimiliki Oleh Pantai Lambor

Sama seperti pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul, Pantai Lambor ini indentik dengan pasir putihnya yang lembut dan bersih, kemudian ditambah lagi dengan adanya pemandangan air laut jerih berwarna biru yang berpadu dengan birunya langit yang cerah. Pantai ini mempunyai suasana yang tenang dan udara yang sangat sejuk, sehingga dapat membuat para wisatawan betah berlama-lama berada di pantai ini. Pantai Nglambor ini juga sangat cocok dijadikan sebagai tempat camping atau berkemah. Akan tetapi, ingatlah selalu untuk menjaga kebersihan di sekitar pantai.

Nah, bagi yang ingin merasakan pengalaman baru dan seru, datanglah ke pantai-pantai yang belum terjamah di kawasan Gunung Kidul, seperti di Pantai Nglambor, Purwodadi, Tepus ini. Perlu diketahui, bagi para wisatawan yang belum pernah melakukan perjalanan jauh, sebaiknya siapkan dan bawalah semua perlengkapan / peralatan yang memadai.

 

 

Goa Cerme, Destinasi Wisata Religi dan Alami di Yogyakarta

Saat musim liburan panjang tiba, hampir sebagian besar pekerja hingga anak sekolah berbondong-bondong menuju tempat wisata di Indonesia guna mencapai kepuasan serta merilekskan pikiran dari penatnya pekerjaan dan tugas sekolah. Ada banyak pilihan destinasi wisata yang bisa dipilih, terutama bagi Anda yang berkunjung ke Yogyakarta. Salah satu dari sekian banyak tempat wisata Yogyakarta adalah Goa Cerme. Apa sajakah yang bisa kita temukan di sana? Mari ikut kami untuk mengeksplornya lebih jauh.

goa-cerme

Berdasarkan ceritera dari masyarakat sekitar, Goa Cerme memiliki sejarah yang cukup panjang sebagai tempat Sembilan Wali atau Wali Songo serta pemuka agama Islam lainnya melakukan musyawarah serta mendapatkan inspirasi. Sebenarnya penataan serta pengelolaan Goa Cerme jika lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah bisa menjadi aset utama serta destinasi wisata favorit untuk masyarakat. Tempat wisata ini berlokasi di Dusun Srunggo, tepatnya di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Apabila berkendara dari kota Bantul, jaraknya sekitar kurang lebih 25 kilometer.

Lokasi wisata Goa Cerme berada tepat di bawah tanah bagaikan goa, dan bisa menaikkan adrenalin Anda ketika berada di sana. Suasana di dalamnya begitu gelap serta sunyi yang bisa membuat bergidik tetapi juga membikin penasaran dengan keadaan di dalam. Kata Cerme sendiri mengandung arti ceramah atau pembicaraan. Dulunya lokasi ini dipergunakan para wali Songo untuk mendapatkan inspirasi dan pembekalan materi penyebaran agama Islam terutama di Pulau Jawa. Salah satu topic bahan pembicaraan yang taka sing lagi di telinga kita adalah perencanaan pembangunan dari masjid Agung Demak waktu itu. Goa Cerme menjadi tempat wisata sejak 1980 hingga sekarang.

goa-cerme

Panjang Goa Cerme sekitar 1,5 kilometer dan bisa menembus 2 wilayah sekaligus. Pintu masuknya terdapat di Dusun Srunggo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta dan pintu keluarnya mencapai daerah Ploso di Gunung Kidul. Adapun kedalaman goa ini bermeter-meter ke bawah, maka dari itu telah disediakan anak tangga dengan panjangnya 750 meter serta berjumlah 760an anak tangga. Saat mencapai di dalamnya, Anda akan menemukan pemandangan indah stalagmit dan juga stalagtit yang alami terbentuk dari tetesan air goa, serta ada sungai yang mengalir di bawah tanah, flowstone, gourdam, canopy, gordin, dan masih banyak lagi lainnya.

Salah satu keunikan lainnya dari gua ini adalah keberadaan sarang kelelawar yang bermunculan di beberapa tempat. Anda juga harus berbasah-basah ria karena di dalam Goa Cerme ada genangan air yang ketinggiannya bisa mencapai 1 hingga 1,5 meter. Beberapa ruangan bertapa terkenal yang berada di dalam Goa Cerme antara lain adalah: Air Zam-zam, Mustoko, Air Suci, Panggung Pertemuan, Watu kaji, Grojogan Sewu, Kahyangan, Pelungguhan / Paseban, Batu Gilang, Gamelan, Kraton, Gedung Sekakap, Lumbung Padi, Panggung, Watu Gantung serta Goa Lawa.

goa-cerme

Ada baiknya saat mengunjungi tempat ini Anda dipandu oleh guide yang akan menjelaskan satu persatu seluk beluk dari goa eksotis ini. Hal ini bertujuan supaya Anda tidak kehilangan jalan serta terhindar dari tersesat. Selain goa utama, juga ada beberapa goa lain di sekitar lokasi Goa Cerme, beberapa di antaranya adalah Goa Ledek, Goa Kaum, Goa Badut, Goa Dalang. Goa kecil ini utamanya sebagai tempat sembahyang atau melakukan tapa serta semedi.

Harga tiket untuk memasuki Goa Cerme sekitar Rp 2.500 dan biaya parkirnya bagi kendaraan roda dua atau sepeda motor sebesar Rp 2.000. Harga ini masih bisa naik lagi karena semakin banyak orang tahu serta berniat mengunjungi tempat ini. Telah disediakan pula tempat persewaan topi senter atau headlamp dengan harga lima ribu rupiah jika Anda tidak membawa persiapan penerangan memasuki goa yang gelap dan lembab. Ada pula penyewaan pemandu memasuki goa dan tariff yang dipasang bisa bervariasi. Disarankan untuk didampingi pemandu karena memang jalan di dalam berliku dan jika tidak biasa bisa tersesat nantinya. Beberapa fasilitas tambahan di Goa Cerme antara lain adalah toilet umum, tempat pertemuan, warung makan, serta pusat informasi penting. Semoga informasi ini bisa membuat Anda tertarik untuk berkunjung ke sini, dan selamat berlibur!

4 years ago Artikel , Tempat Wisata

Pantai Kesirat, Tempatnya Mancing dan Lihat Sunset

Yogyakarta tidak ada habisnya untuk dibicarakan, baik budayanya, seninya, kulinernya bahkan pesona alamnya. Untuk melihat pesona alam yang indah, Anda bisa mengunjungi salah satu pantai di Gunung Kidul, namanya pantai Kesirat. Ada juga yang menyebutnya pantai Gesirat.

Meski tidak sepopuler pantai-pantai lainnya di Wonosari Gunung Kidul, namun pantai ini memiliki keunikan tersendiri dan panorama sunset yang mempesona. Pantai Kesirat tidak tidak memiliki hamparan pasir seperti pantai pada umumnya. Karakter pantainya mirip seperti pantai Ngungap di Gunug Kidul. Pantai ini hanya berupa tebing yang berbatasan langsung dengan laut lepas. Anda bisa menikmati panorama laut selatan serta debur ombak yang eksotis dari atas tebing ini.

Pantai Kesirat memiliki ciri khas seperti pantai Pantai Pok Tunggal, yakni adanya sebuah pohon, nama pohon tersebut adalah pohon Gebangkoro. Waktu Sore adalah waktu yang tepat untuk mengujungi pantai ini karena kita bisa secara langsung melihat Sunset atau matahari tenggelam. Gradasi warna kuning matahari berpadu dengan birunya langit melatarbelakangikeindahan pohon sebagai latar depanmenciptakan suasana matahari terbenam yang sangat indah. Apabila Anda ingin lebih menikmati pantai ini, Anda bisa camping di atas tebing ini sambil menikmati sunset yang memukau.

Untuk menuju Pantai Kesirat, ada baiknya menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil. Anda bisa menikmati berbagai pengalaman menyenangkan saat mengunjungi pantai tersebut. Bisa dikatakan, pantai tersebut masih alami. Artinya memang belum banyak dikunjungi.

Pantai ini sering digunakan oleh kelompok nelayan lokal untuk menangkap ikan dan juga lobster. Di sini sedikitnya ada 3 kelompok nelayan yang tiap hari mengais rejeki dari menangkap ikan di pantai ini. Banyak tali-tali tambang yang ada dan digunakan untuk memasang jaring. Biasanya mulai sore bakda ashar mereka mulai memasang jaring dan paginya mereka angkat hasil jaringannya. Ikan yang didapatnya pun tidak tentu kadang sedikit, kadang banyak juga, tetapi rata-rata bisa mendapatkan hasil tangkapan diatas 30 kilogram. Namun bagi pengunjung yang mau mancing, siap-siap membawa perbekalan pancing yang lengkap, karena kadang kail bisa mengenai batu karang.

Yang perlu diperhatikan lagi adalah Anda harus membawa payung/topi serta perbekalan konsumsi yang cukup, karena di sekitar pantai belum ada yang berjualan makanan maupun minuman. Di dekat pantai Kesirat terdapat pantai pasir putih yang sangat bagus, namanya pantai Wohkudu. Untuk informasi, lokasi dan rute menuju pantai Wohkudu akan saya tuliskan pada artikel berikutnya.

Lokasi Pantai

Pantai Kesirat terletak di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Tidak ada papan yang menunjukkan jalan ke pantai kesirat ini, jadi Anda harus lebih kreatif untuk menanyakan kepada warga setempat.

4 years ago Artikel , Tempat Wisata

Embung Batara Sriten Destinasi Berlibur di Yogyakarta

Embung Batara Sriten menjadi salah satu destinasi berlibur bagi banyak orang dengan sensasi yang berbeda. Terletak di Wonosari Gunungkidul objek wisata ini menawarkan pemandangan pegunungan yang mengagumkan dan memanjakan setiap pasang mata yang memandangnya. Dengan suasana tenang dan hening, objek wisata di Yogyakarta ini sangat cocok untuk sejenak melepas lelah dan beban dari kesibukan yang dijalani.

Keistimewaan Embung Batara Sriten

Keistimewaan sudah terlihat dari pemandangan luar biasa yang di tawarkan Embung Batara Sriten. Keindahan alam yang memanjakan mata ini tidak terlepas dari lokasinya yang tinggi, pemandangan luar biasa dengan view 360 derajat ke perkampungan, area persawahan dan beberapa wilayah yang berada di bawahnya seperti Klaten, Rawa Jombor, Wonogiri, Gunungkidul, Waduk Gajah Mungkur, Sleman dan sebagainya.

Berada pada titik koordinat S74956 E1103754, objek wisata yang di Padukuhan Sriten, Desa Pilangrejo, Nglipar, Gunungkidul, Embung Batara Sriten disebut-sebut sebagai Embung tertinggi di Yogyakarta karena dibangun di Puncak Magir Nglipar Gunung Kidul ketinggiannya berada daalm kisaran 880 Mdpl. Gunungkidul dan Kulonprogo yang merupakan kawasan perbukitan ini dinilai cocok sebagai objek wisata yang menawarkan pesona alam yang mengagumkan, ditambah lagi dengan adanya beberapa embung yang menambah daya tariknya.

Dari puncak manggir ini para wisatawan dimungkinkan untuk dapat melihat daerah klaten dengan jarak pandang yang tidak terbatas. Perbukitan berkabut dipadukan dengan keindahan langit biru berawan yang menyejukan pandang mata, dengan spot pemandangan yang mengagumkan ini tidak mengherankan jika kawasan objek wisata di Yogyakarta ini sangat cocok untuk mendukung aktivitas fotografi. Keistimewaan lainnya terdapat pada panorama alam yang begitu elok terutama ketika tiba waktu fajar, karena pada waktu tersebut para wisatawan akan disuguhi pemandanagn golden sunrise dari arah barat.

Bukan hanya disuguhi oleh pemandangan alam yang mempesona, para wisatawan juga akan dimanjakan dengan kebun buah yang menjadi icon utama dari wisata alam ini. Di perkebunan Baturagung utara Anda akan menemukan buah-buahan seperti kelengkeng dan juga manggis. Perkebunan yang berada di puncak Tugu Magir ini mempunyai ketinggian sekitar 896 mdpl.

Fasilitas yang ditawarkan Embung Batara Sriten berupa toilet, warung, mushola, rumah Joglo khas Jogjakarta dan gazebo yang dibangun disekitar sisi depan embung. Gazebo merupakan tempat bersantai yang dapat digunakan untuk menikmati pemandangan dari alam sekitar yaitu pemandangan embung yang dilengkapi pemandangan menyejukan dari perbukitan hijau sebagai latar belakangnya.

Akses Menuju Embung Batara Sriten

Untuk sampai ke Embung Batara Srite, akses rute yang dapat digunakan adalah melewati Jalan Wonosari-Pertigaan Sambi 7 kasuk ke arah Nglipar-Pertigaan dengan tugu di tengah jalan masuk ke arah ngawen- Pertigaan Ngrempak masuk ke arah Desa Pilangrejo- balai Desa Pilangrejo masuk ke arah Embung Sriten.

Anda dapat menggunakan kendaraan beroda dua untuk dapat sampai ke objek wisata tersebut, namun sangat disarankan untuk selalu berhati-hati mengingat akses jalan yang cukup terjal dengan tikungan tajam yang membuat dag dig dug ketika menelusurinya. Selain itu pastikan juga kendaraan yang digunakan dalam kondisi yang prima untuk menghindari mogok ditengah perjalanan dan juga untuk menghindari kejadian yang tidak menyengkan lainnya yang dikarenakan rem blong mengingat belum banyak pagar pembatas pada beberapa lokasi.

Pengendara motor akan dihadapakan pada kondisi jalan yang sebagian besarnya masih ditemukan banyak kerusakan, rute berbatu dan juga berliku. Kondisi jalan yang belum beraspal ini semakin diperparah ketika hujan turun yang akan membuat jalann menjadi becek dan gembur.

Dengan keadaan jalan yang menuntut kehati-hatian yang ekstra dari penggunaanya maka tidak mengherankan jika waktu yang diperlukan untuk sampai ke objek wisata ini dinilai sebagai perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan. Jika Anda berasal Jogja untuk menuju ke Embung Batara Sriten maka setidaknya diperlukan waktu sekitar dua jam untuk melakukan perjalanan tersebut. Jika ragu, Anda bisa menggunakan jasa rental mobil Jogja yang terpercaya untuk menuju ke destinasi wisata tersebut.

Perjalanan yang dipenuhi dengan berbagai tantangan, segera terbayarkan saat sampai di lokasi. Anda akan disuguhi oleh berbagai pemandangan yang mengagumkan. Suasana yang tenang ditambah lagi dengan keeksotisan serta keindahan langit biru yang mengagumkan dan sensasi seolah dapat menyentuh awan menjadi satu dari banyaknya alasan kenapa Embung Batara Sriten sangat banyak direkomendasikan untuk dikunjungi di Yogyakarta. Selamat berlibur.

4 years ago Artikel , Tempat Wisata

Jogja Bay Adventures Pirates Waterpark Terbesar Di Indonesia

Liburan di kota Yogyakarta kini akan lebih menyenangkan utamanya bagi Anda yang senang dengan jenis wisata air. Ya, bersiaplah untuk menantang adrenalin dengan sensasi keseruan yang ada di kawasan waterpark terbesar dan terbaik yang ada di Indonesia. Kawasan wisata air ini dikenal dengan nama Jogja Bay Adventures Pirates Waterpark.

Kawasan wisata air Jogja Bay ini berada di daerah Maguwoharjo, Sleman yang memang dikenal sebagai taman wisata air terbesar yang ada di Indonesia. Selain itu juga dinyatakan sebagai waterpark tercanggih dengan berbagai macam bentuk fasilitas terlengkap yang ada di wilayah Indonesia. Ingin tau seperti apa tampilan dari waterpark terbesar ini? Maka kunjungi lokasi tersebut dengan segera!

Taman wisata air ini memang masih terbilang baru dan bahkan ia pun baru saja dibuka pada tanggal 20 Desember 2015 lalu. Meskipun terbilang masih baru, namun tempat yang satu ini sudah banyak diminati oleh para pengunjung, utamanya mereka yang senang melakukan wisata air. Peresmian dari waterpark terbesar ini dilakukan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dikenal dengan berbagai macam kabar mengenai kedahsyataan yang dimilikinya.

Sebagai taman wisata air terbesar yang ada di Indonesia, Jogja Bay memiliki luas hingga mencapai angka 7,7 hektar, dengan lokasinya yang berada persis di sebelah bagian utara dari stadion Maguwoharjo. Sehingga tempat ini pun sangat mudah untuk Anda temukan. Seperti halnya yang sudah disebutkan di bagian atas tadi, jika taman air ini memiliki fasilitas yang lengkap, hal ini dibuktikan dengan jumlah wahana air yang bahkan hingga mencapai jumlah 19 buah. Wahana tersebut dapat menghibur para pengunjungnya hingga merasa puas, utamanya dalam berbagai pengalaman berenang serta bermain air dengan keseruannya.

jogja-bay-waterparkSalah satu wahana air yang diprediksi menjadi rebutan para pengunjungnya adalah wahana dari How to survive in tsunami and earthquake. Wahana air ini akan menggambarkan keberadaan dari tsunami yang cukup ganas. Sehingga para pengunjung pun dapat merasakan bagaimana derasnya ombak yang menggulung, dan rasanya tertelan oleh tsunami. Bagi Anda yang baru mendengarnya, mungkin akan merasa khawatir dengan wahana ini dan bahkan menganggap bahwa wahana tersebut adalah hal yang membahayakan.

Namun dalam kenyataannya Anda tidak perlu merasa kuatir sama sekali, karena semua bentuk wahana yang terdapat di taman air ini memang sudah terjaga keamanannya dan bahkan ia pun sudah teruji. Sehingga keberadaannya tidak akan membahayakan jiwa dari para pengunjung. Selain itu, dalam wahana tersebut para pengunjung juga akan diajarkan bagaimana atau apa hal yang sekiranya harus dilakukan ketika terjadi ombak yang besar.

Waterpark Jogja Bay ini juga mengusung tema yang unik dalam tampilannya, yang mana tema tersebut mengarah pada konsep bajak laut. Tema ini jelas termasuk dalam kategori tema populer dan bahkan sudah banyak dilakukan di berbagai belahan dunia, termasuk di kawasan Pulau Bali serta Orlando, Amerika Serikat, sehingga sangat menarik untuk Anda kunjungi.

Selain itu, taman wisata ini juga memadukan dua unsur kebudayaan yang berbeda, yaitu antara unsur Jogja dengan unsur Eropa, sehingga membuat tempat ini menjadi lebih menarik. Waterpark ini sendiri pada dasarnya memiliki story telling tentang keadaan dari para bajak laut Eropa yang dalam kehadirannya dituangkan melaui on site live show, serta berbagai macam bentuk karekter, bahkan water riders dan juga merchandise yang dibangunnya. Untuk seting lokasi taman air ini juga menceritakan tentang perkampungan dari para bajak laut namun dengan nuansa tropical lust.

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh wahana air ini adalah bentuk area bermainnya yang memang dibuat dengan luas. Selain itu rapid river yang juga termasuk kategori wahana baru di wilayah Indonesia. Dengan berbagai macam bentuk keunggulan yang dimilikinya tentu saja Anda pun tidak ingin melewatknanya begitu saja bukan? Karena itulah sebelum mengunjungi tempat yang satu ini akan lebih baik jika Anda mencatat terlebih dahulu mengenai jadwal dari pertunjukkan yang hendak mereka adakan tersebut.

Fasilitas pendukung dari Jogja Bay Waterpark

Untuk mendukung kehadiran dari taman wisata air terbesar ini maka pihak perusahaan dari PT Taman Wisata Jogja selaku pihak yang mengurus berbagai macam bentuk kesiapan dari taman wisata air pun mulai menyiapkan beberapa bentuk fasilitas dukungan lainnya yang memang wajib untuk diperhatikan. Seperti halnya fasilitas dari tempat parkir yang untuk saat ini sudah disediakan hingga kekuatannya yang dapat menampung sebanyak 400 mobil dengan 30 bagian bus dan juga tempat untuk 1.000 kendaraan bermotor roda dua.

Tidak hanya fasilitas tersebut saja, tempat wisata ini juga menyiapkan bentuk shuttle bus yang terdapat di lingkungan komplek parkir dan tentunya dapat mengarahkan Anda menuju area pintu masuk, Waterpark ini juga dilengkapi dengan adanya Harbour Theater, yang membuat kehadirannya menjadi lebih lengkap bagi para pengunjung. Teater ini memiliki kapasitas untuk 1.500 orang pengunjung yang disertai dengan kelengkapan dari audio yang berkualitas tinggi. Untuk wahana lainnya yang juga dimiliki oleh taman air ini adalah wahana labirin yang diberi nama sebagai Jogja Bay Lighthouse. Bahkan ia juga memiliki fasilitas dukungan dari Kruger Bar yang mana dapat Anda gunakan untuk menikmati berbagai macam bentuk aneka makanan serta minuman lezat.

Jam buka serta harga tiket masuk

Karena masih terbilang sebagai area wisata hiburan air yang masih baru maka lokasi waterpark terbesar ini pun menargetkan untuk memberikan harga gratis bagi pengunjung dengan usia di bawah 2 tahun. Sedangkan untuk para pengunjung lainnya ditentukan beberapa harga yang berbeda. Seperti halnya pada anak-anak dengan tinggi di bawah 110 cm, maka akan dikenakan biaya tiket sebesar Rp 60.000, harga tiket ini sama halnya dengan orang tua yang sudah berada di usia lanjut atau 65 tahun ke atas. Sedangkan untuk usia dewasa lainnya diberikan tarif dengan nilai Rp 90.000,- saja.

Taman wisata air ini akan dibuka setiap harinya dimulai dari pukul 09.00 pagi hari hingga 18.00 sore. sedangkan untuk Harbour Theater akan dibuka dari pukul 19.00 hingga pukul 22.00 WIB. Ketika memasuki weekend, maka waterpark ini pun akan dibuka dalam waktu yang lebih cepat yaitu dimulai dari pukul 08.00 WIB.

4 years ago Artikel , Tempat Wisata

Menikmati Indahnya Curug Luweng Sampang, Grand Canyon Versi Yogyakarta

Wisata di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini semakin beragam dan memiliki keunggulan masing-masing di setiap daerahnya. Tentunya seiring dengan berkembang pesatnya potensi wisata di Yogyakarta, semakin banyak pula para pelancong atau wisatawan yang berbondong-bondong pergi ke sana. Salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang ingin kami perkenalkan kepada Anda adalah Curug Luweng Sampang, berikut penelusuran lebih lengkapnya untuk Anda.
curug-luweng-sampang2
Curug Luweng Sampang terletak di Dusun Karangasem, Sampang, Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tepatnya perbatasan antara Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul, DIY dengan Desa Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten Jawa Tengah. Apabila Anda penasaran dan ingin mengunjungi tempat ini, bisa bergerak melalui Jalan Yogyakarta Solo yang rata serta menghindari tanjakan curam berkelok.

Biasanya masyarakat melewati rute Jalan Yogyakarta – Solo dan bergerak menuju Kecamatan Ganti Warno. Anda tinggal mengikuti arah jalannya menuju tenggara hingga sampai di Desa Sampang. Selain lewat Desa Sampang, Anda juga bisa melalui rute perjalanan Yogyakarta Prambanan Srowot Wedi, lalu setelah sampai di Pasar Wedi, perjalanan terus dilanjutkan ke selatan lewat Desa Canan hingga menuju Jogoprayan. Lokasi Luweng Sampang tepat ada di pinggir jalan. Kendaraan baik itu mobil maupun sepeda motor bisa diparkirkan di rumah penduduk. Tidak ditemukan petunjuk atau tanda bahwa tempat ini memang dibuka sebagai objek wisata karena memang petunjuk jalan juga minim dan belum dikelola secara resmi oleh kepariwisataan di sekitar Luweng Sampang. Apabila bingung arah jalan, bisa menanyakan kepada warga sekitar tentang Luweng Sampang ini.

Setelah sampai di Curug Luweng Sampang, Anda akan diberikan pemandangan unik dan menarik, apalagi motif batuannya yang langka terbentuk karena terpaan air serta gerusan curug yang menampilkan ukiran alami yang cantik. Dua spot air terjun menyambut Anda diiringi dengan bunyi gemericik dari suara air terjun dan sungai yang mengalir alami.

Pemandangan unik dari pola garis lengkung yang berlekuk-lekuk mengikuti bentuk dan struktur batu menjadi perpaduan yang pas untuk dinikmati. Pemandangan alam yang masih asri, terjaga, seperti simfoni dari lagu-lagu musik dan goresan bebatuan yang diukir bagaikan karya seni maestro yang penuh ketelitian dan rasa serta cipta unggulan. Sungguh indah dan wajib Anda kunjungi bersama kerabat ataupun teman dekat!

Adapun air terjun Luweng Sampang ini mempunyai ketinggian sekitar lima meter, dan lebarnya sekitar satu setengah meter. Air terjun cantik ini dapit dengan batu bebatuan yang besar dan membentuk bukit kecil. Adapun bentuk serta penampakan dari bebatuan air terjun Luweng Sampang ini mirip dengan Antelope Canyon atau Grand Canyon di Negara Amerika Serikat.

Di balik derasnya air terjun ini ada sebuah terowongan kecil dan berdasarkan cerita dari penduduk setempat, bahwa tempat ini dulunya digunakan untuk pertapaan dari Sunan Kalijogo. Mbah Legiman yang merupakan juru kunci atau penjaga dari Curug Luweng Sampang bahwa curug ini tetap aman dari terpaan banjir serta didukung oleh lokasinya yang lebih tinggi dari aliran sungai. Bagi pria tujuh puluh lima tahun ini, air terjun tersebut menjadi anugerah yang diberikan Tuhan dan wajib dilindungi serta dijaga kebersihan maupun kelestariannya, agar anak cucu kita masih bisa menikmatinya.

Dahulu kala, ditempat grojogan yang tertinggi di Luweng Sampang ini, sekitar lima meter tingginya dipakai untuk pertapaan dari Sunan Kalijogo yang merupakan salah satu dari walisongo. Sunan Kalijogo adalah putra dari Adipati Tuban yaitu Tumenggung Wilatikta serta merupakan murid Sunan Bonang. Nama Luweng Sampang ini berasal dari kata Luweng yang artinya lubang, serta Sampang yang merupakan nama Desa di sana, yaitu Desa Sampang.

Batuan Karst terbentuk dikarenakan gerusan dan kucuran air di periode tertentu yang menyebabkan batuan di lokasi Luweng Sampang membentuk seperti aliran air meliuk-liuk indah dan eksotis. Adapun lokasi pertapaan juga dihiasi dengan beberapa grojogan berukuran kecil dan semakin menyemarakkan tempat wisata ini. Air sungai dan grojogannya biasanya dipakai untuk mandi atau bermain air serta memancing. Banyak juga fotografer amatir hingga professional memanfaatkan momen ini untuk berburu foto yang terbaik karena memang pemandangannya sungguh menakjubkan.

Lokasi Luweng Sampang di Google Map :

Anda bisa tempat ini dengan menggunakan rental mobil Jogja yang melayani perjalanan kunjungan wisata ke berbagai tempat wisata di Yogyakarta, dan sekitarnya.

Demikian ulasan terkait informasi Luweng Sampang untuk Anda. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menjadi tambahan koleksi informasi wisata Jogja untuk Anda. Simak ulasan lainnya terkait informasi dan tips wisata Jogja di halaman kami.

Desa Wisata Manding, Wisata Belanja yang Terkenal Karena Kerajinan Kulitnya

Asal mula kerajinan kulit di Manding dipelopori oleh tiga pemuda Manding pada tahun 1947, yakni Prapto Sudarmo, Ratno Suharjo dan Wardi Utomo. Semula ketiga pemuda tersebut bekerja di sebuah perusahaan kulit di Kota Yogyakarta yang memproduksi pakaian dan pelana kuda. Kemudian ketiga pemuda tersebut, mendirikan usaha sendiri dengan berbahan dasar kulit juga. Sejak berdiri tahun 1976 hingga tahun 90-an, pengrajin mampu mengeksport hasil kerajinan mereka hingga ke Spanyol. Hingga saat ini, di Desa Manding terdapat sekitar 40 showroom dan 100-an pengrajin kulit. Tempat ini juga dikenal kalangan wisatawan sebagai Desa Wisata Manding

Kerajinan kulit di Desa Wisata Manding tak kalah berkualitas jika dibandingkan dengan kerajinan kulit di Cibaduyut maupun Tanggulangin. Masyarakat Manding menata apik hasil kerajinan mereka di showroom-showroom sepanjang jalan Manding. Kerajinan kulit yang mereka buat antara lain berupa tas, sepatu, ikat pinggang, travellbag, sandal, dompet dan masih banyak lagi.

Desa Wisata Manding

sumber gambar : Google Map review

Kerajinan kulit Manding di produksi dengan cara yang masih rumahan, yaitu dalam hal proses membuat pola, mengguntingnya, sampai menjahitnya. Mereka mempekerjakan beberapa karyawan untuk menghasilkan karya-karya mereka. Oleh karena itu, pembeli tidak hanya bisa membeli dari hasil kerajinan yang sudah jadi, tetapi konsumen bisa memesannya, dengan model yang mereka inginkan, namun dengan harga yang berbeda tentunya dari harga barang yang sudah jadi. Walaupun merupakan produk rumahan tetapi kualitas tetap terjaga.

Sekarang tunggu apalagi, tidak usah bingung mencari buah tangan berupa kerajinan kulit buat orang-orang tersayang. Nanti di Jalan Parangtritis Km.11 ada gapura besar bertuliskan Manding, jadi tak akan sulit untuk menemukan lokasi kerajinan kulit Desa Wisata Manding, dan setelah masuk gapura deretan toko telah menyambut dan memamerkan berbagai aksesories dan hasil kerajinan yang bagus, jadi silahkan memilih sesuai dompet dan sesuai banyak orang tersayang yang akan dibawakan oleh-oleh istimewa. Satu nilai tambah lagi, untuk masuk ke sentra kerajinan kulit ini tak perlu tiket masuk, hanya parkir saja. Bagi yang ingin dibuatkan Paket Tournya bisa klik Buat Paket Tour Anda Sendiri.

Wisata Lainnya klik di sini

4 years ago Artikel , Tempat Wisata

33 Pantai Indah di Jogja

Berkunjung ke Jogja seperti tidak pernah ada habisnya. Di bagian selatan Jogja, Anda akan menjumpai deretan pantai indah. Ada lebih dari 33 pantai di Jogja yang layak untuk dikunjungi, menyebar dari Wonosari, Bantul, sampai Kulon Progo. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Baron Baron merupakan salah satu pantai populer di Gunung Kidul, Jogja. Pantai ini berupa sebuah teluk yang dikelilingi bukit-bukit karst. Di teluk ini terdapat pertemuan antara air laut dan air tawar yang berasal dari sungai bawah tanah.
  2. Krakal Pantai Krakal memiliki daya tarik pasir putih dan karang-karangnya yang eksotis.
  3. Kukup Pantainya landai berpasir putih dan terdapat jalan setapak yang membelah bukit sampai Baron, serta sebuah pulau karang yang dihubungkan dengan jembatan. Kukup ini kaya akan biota laut dan keanekaragaman ikan hias air laut.
  4. Sundak Nama Sundak konon berasal dari Perkelahian Asu dan Landak.
  5. Somadeng Somandeng terkesan teduh karena sepanjang pantai ini ada pohon Cemara serta Gazebo yang berjajar dari satu ujung ke ujung yang lain.
  6. Pantai Indrayanti/Pulang Syawal
  7. Pantai Sadranan
  8. Pantai Jogan
  9. Pok Tunggal
  10. Pantai Slili
  11. Pantai Ngandong
  12. Drini Berada di Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul yang berjarak sekitar 40 km dari Yogyakarta.
  13. Ngobaran Terletak di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta tepatnya kurang lebih dua kilometer dari Pantai Ngrenehan. Kalau air di Pantai Ngobaran surut, anda bisa melihat hamparan alga (rumput laut) baik yang berwarna hijau maupun coklat. Puluhan jenis binatang laut juga terdapat di sela-sela karang, mulai dari landak laut, bintang laut, hingga golongan kerang-kerangan. Hal yang menarik lainnya adalah adanya tempat ibadah untuk empat agama atau kepercayaan berdiri berdekatan. Salah satunya adalah tempat ibadah semacam pura dengan patung-patung dewa berwarna putih.
  14. Pantai Ngrenehan Terletak di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Disini Anda dapat menyaksikan kegiatan nelayan dan menikmati ikan siap saji ataupun membawa ikan segar dari para nelayan sebagai oleh-oleh.
  15. Pantai Nguyahan Terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Panjang bibir pantai kurang lebih 100 meter yang diapit oleh dua buah bukit di kanan dan kirinya, seperti milik pribadi, karena tempatnya yang masih alami dan sepi.
  16. Sadeng Terletak di Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta. Melihat dari historinya, dulu Sadeng adalah muara dari Bengawan Solo Purba.
  17. Sepanjang Terletak di Desa Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Sepanjang memiliki garis pantai yang panjang, berpasir putih, dan ombak yang sedang. Anda tinggal memilih, ingin berjemur di atas pasir putih, berselancar, ataupun hanya melihat keindahannya.
  18. Siung terletak di Dusun Duwet, Desa Purwodadi, Tepus, Gunung Kidul. Keunggulannya adalah banyaknya tebing karang yang  mengelilingi pantai tersebut. Adanya Pesona tebing karang inilah yang akhirnya dinobatkan sebagai kawasan wisata minat khusus panjat tebing, yang diidentifikasikan secara simbolik dengan rumah panggung bernama Pondok Pemanjat, tempat khusus bagi para pemanjat yang ingin menjajal kemampuannya di sini.
  19. Pantai Wediombo terletak di Desa Jepitu, Kecamatan Giri Subo, Gunung Kidul. Wediombo berasal dari bahasa jawa yang berarti pasir yang luas (wedi : pasir dan ombo : luas).
  20. Pantai Jungwok
  21. Pantai Ngungap
  22. Pantai Timang
  23. Pantai Parangtritis terletak di kecamatan Kretek, Bantul, Yogyakarta. Parangtritis merupakan pantai yang landai, dengan bukit berbatu, pesisir dan berpasir putih serta pemandangan bukit kapur di sebelah utara pantai. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak pemda Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis.
  24. Parangkusumo
  25. Depok
  26. Samas
  27. Kuwaru
  28. Pandansimo
  29. Patehan/Pandansari
  30. Goa Cemara
  31. Trisik
  32. Glagah
  33. Congot

Akses menuju pantai-pantai di Jogja tersebut cukup mudah, sudah banyak petunjuk jalan yang dipasang oleh pemerintah maupun warga setempat. Kondisi jalannya pun halus. Namun belum ada alat transportasi umum menuju ke lokasi tersebut. Anda bisa menggunakan jasa persewaan mobil atau motor di Jogja.

Copyrights 2014 Rental Mobil Jogja. All rights reserved.

^